Ha Min menelpon Han Joo dan mempertanayakan apa yang terjadi
terjadi sebenarnya. Jae In meminta bantuan Do Hoon untuk mengirim bantuan ke
Jungye-dong. Jae In sampai di TKP. Jae In mengendap-ngendap masuk karena
penjagaan disana ketat. Pastor Wang datang ke TKP. Ia mempertanyakan kepada
para pendukung Han Joo apa pernah melihat surga. Ia mengatakan akan membantu
melihatnnya.
= Pilpres ke 20, H-1 =
Jae In masih berusaha mengendap-mengendap masuk ke TKP. Kim
Dan datang ke TKP, ia mendapat pesan dari Jae In kalau gedung sudah diblokir.
Jae In meminta Kim Dan mengambil headset di mobilnya. Kim Dan mengambil headset
di mobil Jae In. Jae In berhasil masuk gudung, ia memsang headset di
telinganya.
Jae In berhasil masuk ruangan dimana para pendukung Han Joo
ditangkap. Kim Dan berhasil menghubungi Jae In. Jae In meminta Kim Dan tidak
masuk sebelum bantuan datang. Jae In meminta Kim Dan pergi ke ruang kontrol,
karena seseorang pasti mengontrol gedung ini. Jae In mulai merakit bom buatan. Para
pendukung Han Joo diminta membuat vidio sebelum mereka bunuh diri.
Ha Min menghampiri Han Joo, ia melihat kalau Han Joo sedang
mengawasi pembuatan vidio para pendukung Han Joo. Jae In menghadang para bawahan
Pastor Wang yang membawa salah satu pendukung Han Joo. Jae In menyekap bawahan
Pastor Wang. sedangkan Kim Dan berhasil mengalahkan yang ada di ruang kontrol
dan ia sekarang mengendalikan ruang kontrol. Jae In mengganti pakaiannya dan
pura-pura menjadi pendukung Han Joo. Kim Dan melihat Jae In dari ruang kontrol.
Jae In sadar kalau ada yang salah dengan suara Kim Dan. Kim Dan mengatakan kalau
ia sedikit terluka karena keserempet mobil A-Hyun. Kim Dan mengatakan kalau ia
muntah darah sedikit. Jae In meminta Kim Dan keluar. Namun Kim Dan mengatakan
ia tidak bisa karena ia ingin tetap di sini. Jae In mengatakan kalau ia akan
ikut pura-pura menjadi pendukung Han Joo.
Tiba-tiba lampu mati, ternyata itu cara Jae In masuk. Jae In
meminta semua tenang karena ia seorang polisi. Bantuan dari kepolisian sudah
sampai di lokasi. Semua pendukung Han Joo sudah mulai dibawa ke atap. Kim Dan
sampai sebuah rungan, ia melihat bom buatan Jae In dan mengambilnya.
Ha Min dan Han Joo bicara berdua. Han Joo mengatakan kalau
buruh yang melawan saingannya di pilpres akan bunuh diri massal. Dan catatan
bunuh diri akan mengguncang dunia. Ha Min meminta Han Joo mempertimbangkan lagi.
Namun sepertinya Han Joo akan melanjutkan seperti yang direncanakan.
Semua sudah sampai atap gedung. Baris pertama mulai naik.
Jae In bergumam meminta Kim Dan cepat. Kim Dan sudah mengawasi mereka, ia mulai
melempar bom rakitan Jae In. Kim Dan melemparkan tembakan, ia meminta semuanya
mengikutinya. Bantuan dari kepolisian mulai masuk dalam gedung.
No comments:
Post a Comment