Showing posts with label Kounodori. Show all posts
Showing posts with label Kounodori. Show all posts

Wednesday, 24 February 2016

Sinopsis Kounodori Episode 2-2



Hiro mendapat telpon dari ayahnya, tapi ia memutus telpon tersebut. Hiro melihat vidio-vidio istrinya ketika mulai hamil sampai terakhir. Di vidio terakhir istrinya mengatakan, “Ternyata memang ada.” Hiro bertanya, “Apa?”. Haru mengatakan, “.....”


Kondisi Haru menurun terkena serangan jantung, Hiro datang dan melihat Haru. Flashback Haru mengatakan, “Sesuatu yang lebih berharga dari nyawamu sendiri ternyata memang ada. Perasaan ini cinta kan?” Lalu Hiro meminta Kounotori untuk menyelamatkan istrinya sesuai permintaan istrinya. Akhirnya dilakukan operasi disitu juga, dan akhirnya bayinya berhasil diselamatkan. Setelah diperiksa keadaan bayi baik-baik saja.


Kase mengatakan saat bergabung di ER, dia merasa menyakitkan saat pasien meninggal. Kase merasa kehilangan rasa kepekaan terhadap itu. Konotori mengatakan kalau bayinya selamat, itu semua berkat Kase yang menjaga jantungnya tetap berdetak. Kase mengatakan  ia bersyukur bayinya selamat dan berterima kasih pada team Obgyn. Presdir mendapat kabar tentang kejadian itu, Presdir bergumam itu menyakitkan juga bagi Konotori.


Konotori datang dan maminta pada Kenchan agar mengijinkannya bermain piano. Konotori bermain piano untuk melepaskan emaosinya, sedih banget disini.



-1 Bulan Kemudian-

Konotori memberitahu Shinomiya kalau operasi plasenta Murakawa berhasil. Tidak ada pengangkatan rahim dan pendarahan hebat. Shinomiya mengatakan kalau Konotori dan pasiennya beruntung, lalu pergi. Shimoya dan Komatsu berkomentar tentang sikap Shinomiya. Konotori mengatakan kalau Shinomiya bukan orang seperti itu, ketika Konotori pergi ia mendapat telpon.


Ternyata Hiro dan bayinya datang untuk periksa, nama bayinya Mei. Hi Ro mengatakan kalau ia akan merawat Mei dan ia senang Mei lahir. 


Semua berkumpul untuk menyambut Komatsu yang bergabung di rs mereka. Komatsu kesal karena sudah mengundang Shinomiya tapi tidak datang. Seperti biasa Shinomiya membacakan buku cerita untuk Tsubomi, Shinomiya akan membelai rambut Tsubomi dan tiba-tiba terlihat tangannya berdarah dan memakai sarung. Flasback, Shinomiya sedang melakukan operasi, dan terjadi pendarahan hebat dan serangan jantung pada pasien, terdengar suara wanita meminta Shinomiya menyelamatkan bayinya. Shinomiya pun teringat kejadian itu. Sedangkan yang lain masih merayakan untuk menyambut Komatsu. Shinomiya meninggalkan ruang anak.

Komentar:

Drama yang sangat menarik dan sangat mengispirasi. Shinomiya tidak seperti yang kira, dia seperti itu ternyata ada sebabnya dan Konotori yang mengetahuinya. Setiap episode temanya berbeda-beda dan menambah pengetahuan kita.



Wednesday, 3 February 2016

Sinopsis Kounodori Episode 2-1



Hiro dikantor, ia berhasil mendapatkan kontrak. HiRo mendapat telpon dari istrinya. Setelah menutup telpon istrinya mengalami kecelakaan. Istri Hiro memegang perutnya untuk melindungi bayinya.


Kase menuju ruang rapat dan meminta bantuan dokter obgyn karena ada pasien kecelakaan, pasien tersebut sedang mengandung. Pasien tersebut bernama Harumi, usia kandungan 36 minggu. Konotori memeriksa bayi dikandungannya keadaannya baik. Dikantor Hiro mendapat kabar terlihat ada sesuatu. Di rs Harumi di ruang ICU.


Kase menjelaskan dia sudah mengoprasi dan berusaha maksimal, gumpalan darah sudah diambil. Tapi otak mengalami pembengkakan parah. Dan kesempatan untuk sadar kecil. Shimoya berkomentar kehamilan sudah 36 minggu. Konotori meminta Harumi dipindahkan ke bagian Obgyn, kandungannya baik kami bisa melakukan operasi. Tentu Shimoya kaget mendengarnya.


Hiro tiba di rs, Hiro mnegatakan itu akan berbahaya. Kontori tahu kalau pioritas Kase ibunya, tapi sebagai dokter obgyn nyawa janin menjadi pioritasnya. Sedangkan Shinomiya setuju kalau dipindahkan ke bagian obgyn tidak mungkin. Suster memberitahu kalau Hiro sudah tiba.


Hiro menjelaskan keadaan istri Hiro, Hi Ro tidak mempercayai kejadian tersebut menimpa istrinya. Hi Ro melihat langsung keadaan Harumi. Hi Ro menanyakan tentang bayinya, Konotori menjelaskan bayinya dalam keadaan baik. Lalu Konotori menunjukkan bayi tersebut melalui USG.


Konotori menjelaskan kita tidak akan tahu jika tiba-tiba ada perubahan mendadak, lalu Konotori menyuruh Hiro memilih mana yang diutamakan ketika terjadi perubahan mendadak. Hiro mengatakan selamatkan keduanya, lalu pergi. 


Shimoya mengatakan kalau itu apa tidak terlalu kejam, Kontori menjelaskan kalau tidak memutuskan kita tidak bisa bertindak saat kejadian darurat. Komatsu yang melihatnya bergumam, “Siapa yang dipilih?” 


Imahashi melihat Konotori sedang memikirkan sesuatu sendirian lalu memanggilnya, Konotori memikirkan masalah itu sambil memainkan jari-jarinya seakan-akan bermain piano. Tetapi Imahashi mengatakan kalau ada kalanya dia ingin sendiri lalu pergi. Sedangkan Hiro menunggu Harumi bergumam dia tidak tahu apa yang harus dilakukan.


Seorang wanita hamil merokok, lalu mengatakan saatnya pergi, wanita tersebut mendapat sms dari mertuanya. Saat pemeriksaan kehamilan, Shinomiya mencium bau rokok, dan mengatakan kalau Kimura masih merokok. Komura berkata ia sudah pernah mengatakan agar Kimura berhenti merokok. Kimura mengatakan ia sudah mengurangi, karena kalau tiba-tiba dia bisa depresi. Shinomiya mengatakan ia tidak bisa melanjutkan jika Kimura tidak bisa mengontrolnya. Shinomiya menambahkan jika tidak bisa berhenti merokok, tidak layak menjadi seorang ibu.


Akhirnya Komatsu yang menambahkan penjelasannya, plasenta seperti pohon dan akar. Sebuah pembuluh darah yang berjalan di seluruh tubuh menghubungkan ibu dan janin. Saat merokok, aliran darah pada pembuluh darah akan buruk sehingga janin tidak mendapatkan nutrisi dan oksigen. Dan yang paling menakutkan adalah terjadinya Abrupsio Plasenta. Hal tersebut bisa menyebabkan bayi meninggal dan pada ibunya terjadi pendarahan hebat sehingga nyawanya dalam bahaya. Dan akhirya Kimura mengatakan kalau dia mengerti.


Konotori menemui Murakawa, wanita hamil yang sudah memiliki dua anak. Murawakawa mengatakan maaf menyusahkan Konotori karena lebih baik jika mengangkat rahim, aku berharap masih mempunyai anak. Konotori mengatakan tidak, dan mengajak bersama-sama berusaha.


Hiro merokok, tapi ia teringat dia sudah berhenti merokok karena Harumi hamil. Lalu Hiro membuang rokoknya dengan kesal. 


Komatshu menanyakan Shimoya tentang kondisi Harumi. Shimoya mengatakan tidak ada perubahan dan suaminya belum membuat keputusan. Pres Osawa datang menyemangati mereka. Bahkan Pres Osawa menyindir Shinomiya. Pres Osawa menyuruh Shinomiya sedikit lembut pada pasien.


Orangtua Harumi datang menjenguk Harumi. Orangtua Hiro melihatnya dari luar, ibu Hiro mengatakan ini sulit bagi anaknya, bahkan tidak tahu bayinya akan lahir selamat atau tidak. Ayah Hiro mengatakan kita tidak bisa berharap sembuh total, lalu ibunya mengatakan Hiro masih muda hidupnya akan hancur lebih baik jika dia tidak. Hiro yang datang membawa minuman dan menyuruh orangtuanya pulang. Konotori yang melihatnya langsung keluar dan mengatakan ada yang ia bicarakan dengan Hiro.


Hiro mengatakan pada Konotori orangtuanya tidak seperti biasanya mengatakan hal kejam. Konotori mengatakan kalau kondisi bayinya baik, hal ini mungkin karena Harumi melindungi bayinya. Normalnya seseorang yang mengalami kecelakaan melindungi kepalanya. Tapi Harumi melindungi dengan memeluk perutnya. Jadi mungkin itu sebabnya bayi dalam keadaan baik. Konotori mengatakan dugaannya kalau Harumi menginginkan bayinya dilahirkan.

Komentar:

Shinomiya masih membuatku penasaran. Keputusan apa yang dibuat Hiro ya.



Saturday, 30 January 2016

Sinopsis Kounodori Episode 1-2

Yano melarikan diri dari rs, ternyata proses pasien yang akan melahirkan kemarin sudah 20 jam. Konotori yang mencari Yano, sedangkan Shimoya yang menangani Kobayakawa.


Akhirnya Konotori berhasil melihat Yano yang sedang beristirahat karena kesakitan. Konotori menghampirinya. Konotori mencoba membujuk, Yano pun pingsan. Sachiko mencoba memberi pengertian pada Yano. Yano mengatakan ia tidak punya rumah dan terlilit hutang, ia sudah lama memutuskan hubungan dengan orang tuanya. Konotori menjelaskan kalau ibu hamil mudah terkena infeksi dan beragam komplikasi, ditambah bayi yang tidak memiliki pemeriksaan ketika hamil kemungkinan meninggal tinggi. Konotori menambahkan tidak ada rs yang mau menerima jika ibu hamil tidak pernah melakukan pemeriksaan.


Yano menceritakan kalau ayahnya pergi setelah bertemu wanita lain, ibunya sering marah-marah. Sedangkan ayah dari bayinya tidak percaya kalau bayi yang dikandung Yano anaknya. Dan itu karena Yano menjual diri untuk membantu ayah bayi tersebut. Ayah bayi tersebut meninggalkan Yano. Yano pernah befikir ia dan bayinya mati, tetapi bayinya menendang perutnya terus seolah mengatakan bayinya ingin hidup. Lalu Sachiko mengatakan hal pertama yang dilakukan adalah mengubah gaya hidup Yano.

Dan akhirnya Kobayakawa akan melahirkan, ternyata bayinya menyangkut di pinggul. Detak jantung bayi menurun dan bahaya jika tidak segera keluar. Shinomiya datang, lalu Shimoya menjelaskan kejadiannya. Shinomiya mengambil alih, Shinomiya mengatakan agar bayinya mudah keluar, menggati posisi badan ibu. Mereka menaikan kaki dan menekan ke arah dada. Sehingga bayi bayi berbalik di jalan lahir dan melepaskan bahu. Dan akhirnya bahu bayi terlepas dan bayi lahir dengan selamat.

Yano menemui bayinya di ruang bayi, Imahashi melihatnya. Konotori yang melihat Yano mengajak Yano masuk, tapi Yano mengatakan kalau memeluknya ia tidak sanggup berpisah. Akhirnya Imahashi mendekatkan bayi Yano ke kaca depan dan Yano melihat bayinya dari kaca. Yano memberi nama bayinya Kokoro (hati). Kobayakawa dan suaminya menemui bayinya dan ternyata bayinya disebelah Kokoro. Kobayakawa memerlukan waktu 24 jam untuk melahirkan. Kobayakawa memuji Kokoro manis. Suaminya menambahkan manis seperti ibunya.  Lalu Kobayakawa dan suaminya ijin untuk masuk untuk melihat bayinya. Yano terharu menangis karena ada yang mengatakan kalau bayinya manis. 


Shinomiya melamun, lalu Komatsu menbuyarkan lamunannya. Ternyata Shimomiya memikirkan bayi mereka yang bersebelahan. Shinomiya masuk, Shimoya berterima kasih karena Shinomiya membantunya. Shinomiya mengatakan itu masalah yang tidak dapat diduga dan perlu keahlian. Shinomiya malah mengatakan kalau Shimoya hanya dokter magang tidak mempunyai keahlian itu dan satu-satunya kontribusi Shimoya adalah meminta Shinomiya mengambil alih. Wihh kata-katanya. 


Komatsu memberi semangat karena Shimoya sudah di tahun terakhir masa magangnya. Dan seperti biasa menyuruh Shimoya tersenyum. Komatsu mengatakan walaupun banyak pengalaman, proses kelahiran itu sulit.

Imahashi menelpon seseorang  dan mengatakan ia sepertinya akan lembur  dan menanyakan apa Ayaka sudah tidur. Lalu mengatakan apada anaknya Ayaka dia tidak bisa menepati janji dan mengucapkan selamat ulang tahun pada anaknya.


Beberapa waktu kemudian, Yano mendapat dukungan dari pusat sosial untuk mencari pekerjaan. Imahashi memberi tahu Konotori kalau Kokoro akan masuk ke rumah bayi dan berharap suatu saat bisa tinggal bersama ibunya. Konotori menatap Kokoro dan mengatakan kalau Kokoro akan mengalami masa yang berat mulai saat ini. Flashback, Konotori kecil pernah dikucilkan teman-temannya karena berasal dari penampungan, teman-teman mengatakan kalau Sakura anak buangan mereka pun berantem. Lalu Keiko Mama yang merawat Sakura meminta maaf pada ibu anak tersebut karena luka yang disebabkan perkelahian dengan Sakura. Sakura bertanya apakah dia dibuang, Keiko Mama menjawab tentu tidak karena ibu Sakura meninggal. Dan mengatakan pada Sakura kalau kau akan mengalami masa yang berat mulai saat ini tapi...


Ternyata kata-kata itu penyemangat dari Keiko Mama. Sakura melanjutkan tapi suatu saat kau akan lebih dari siapapun dan merasakan kebahagiaan sambil menyemangati Kokoro. 


Flashback, Sakura kecil pintar main piano, Keiko Mama memperhatikannya lalu mereka main piano bersama. Sakura bermain piano ditempat biasanya. Shinomiya membacakan buku cerita kepada pasien anak, setelah selesai ia membelai rambut anak tersebut yang bernama Tsubomi.


Pagi hari seorang wanita hamil menelpon suaminya yang bernama Hiro. Hiro memberitahu kalau hari ini ada berita bagus, lalu istrinya mengatakan kita harus merayakannya. Hiro menyuruh istrinya hati-hati di jalan. Setelah menutup telponnya wanita hamil tersebut melihat ada kecelakaan dan ketika akan mengenainya, ia melindungi bayi dengan memegang perutnya. 

Dokter Ugd mencari dokter bagian kandungan, dan ketika menerima telpon mengatakan 5 menit baiklah. Lalu dokter tersebut masuk ke rung rapat dan mengatakan kalau ada pasien kecelakan luka dikepala dan dia sedang hamil.

Komentar:

Drama ini sangat bagus dan menambah pengetahuan kita. Kasus-kasus tiap episode berbeda, pokoknya jangan lewatkan tiap episodenya. Konotori ternyata ibunya sudah meninggal, bagaimana dengan Ayahnya, masih penasaran siapa ya pasien anak yang ditemui Shinomiya. Bagaimana dengan pasien kecelakaan tersebut.