Showing posts with label Less than Evil. Show all posts
Showing posts with label Less than Evil. Show all posts

Thursday, 28 March 2019

Sinopsis Less than Evil Episode 32



Tae Seok mencengkram baju Choon Man. Ia menunjukkan rekaman Choon Man dan Hyung Min di hadapan rekan-rekan mereka. Tae Seok memukuli Tae Seok. Choon Man minta maaf karena ia tahu kalau Hyung Min mengincar Hae Joon. Tae Seok mengatakan kamu pasti pura-pura tidak tahu. Pikirmu berapa banyak yang mau mengaku mereka berbuat salah. Semua orang bilang tidak tahu. Tapi kamu tahu. Tae Seok pergi meninggalkan mereka. Akhirnya Choon Man ditangkap. 

Tae Seok ke rumah Sun Jae, namun rumahnya sudah kosong. Tae Seok menerima telepon dari Dong Yoon. Dong Yoon mengatakan kalau Sun Jae keluar dari pekerjaannya. Ia merasa dia melarikan diri karena kita mencurigainya, ia akan memeriksa rumahnya. Tae Seok mengatakan tidak, ia akan meneleponmu usai memeriksanya sendiri. 

Tae Seok mendapat telepon dari nomor tidak dikenal. Ternyata itu dari Sun Jae. Tae Seok mempertanyakan kamu di mana. Sun Jae mempertanyakan kenapa kamu mencariku. Kamu sudah menangkap pelaku yang membunuh orang tua asuhku. Tae Seok mengatakan kamu tahu kalau dia tidak bersalah, pelakunya itu kamu. Sun Jae mengatakan kamu akan menangkapku jiga ada buktinya. Tea Seok mengatakan mari bertemu. Sun Jae mempertanyakan lantas mau apa.  Tea Seok mengatakan mari bicara. Sun Jae mengatakan ia tidak bisa menebak kamu ingin menangkapku atau malah membebaskanku. Jika mau bertemu carilah aku. 

Tae Seok ke rumah orang tua angkat Sun Jae. Ia menapak tilas membayangkan perbuatan Sun Jae saat membunuh orang tua angkatnya. Ji Deuk di telepon memberi tahu lokasi Sun Jae. 


Tae Seok menemui Sun Jae. Sun Jae mengatakan kamu jauh-jauh datang kemari mau menangkapku. Tae Seok mengiyakan. Sun Jae mengatakan kamu yang menciptakan monster ini, kamu yakin berhak menangkapku. Tae Seok mengatakan ia tidak berhak melakukan itu. Jadi ia menyerahkan kasus ini kepada orang lain. Tapi jika tidak menangkapmu, jika ia tidak sanggup menangkap seorang tersangka, ia tidak bisa menjadi polisi lagi. Sun Jae mengatakan berhenti saja, kamu bisa melepaskanku dan mengajukan pensiun. Untuk apa kamu menjadi polisi jika tidak berhak menghukumku. 

Tae Seok mengatakan karena inilah satu-satunya hal yang kumiliki di hidupku sekarang. Sun Jae mengatakan kamu meninggalkan keputusasaan dalam hidupku, tapi berani meninggalkan harapan dalam hidupmu sendiri. Tidak boleh begitu, itu tidak adil. Tae Seok mempertanyakan itukah keinginanmu selama ini. Kamu mau aku melepaskanmu dan hidup tanpa harapan. Sun Jae mengatakan jika kamu melakukan itu, ia mungkin memaafkanmu. Tae Seok mengatakan kamu tidak pernah berniat untuk memaafkanku. 

Sun Jae mengatakan kenapa kamu yakin sekali. Tae Seok mengatakan karena aku tahu dosa yang kulakukan tidak termaafkan. Kamu harus menderita karena aku. Seperti ucapanmu, kamu tidak bisa melupakannya atau pura-pura tidak terjadi. Sun Jae mengatakan jika kamu melepaskanku, ia akan memaafkanmu. Memang tidak sebanding dengan kehilanganku, tapi setidaknya kamu akan kehilangan sesuatu yang berharga bagimu. Ia tidak akan bisa memaafkanmu, tapi akan berpura-pura lupa soal perbuatanmu kepadaku. Sun Jae akan pergi, namun Tae Seok memegang tangannya. Sun Jae mengatakan kamu bisa memenjarakan dia menggantikanku. Kamu punya banayak kesempatan untuk berjasa kepadaku, Ia juga berencana. Belum selesai Sun Jae bicara, Tae Seok melepaskan Sun Jae. 


Tae Seok mengatakan kamu tidak bisa memaafkanku. Sun Jae membenarkan, itu tidak termaafkan. Bukankah ini tragis. Sun Jae melempar Tae Seok, Tae Seok tergantung di jembatan dan akhirnya ia melepaskan tangannya lalu jatuh ke sungai. Sun Jae mengatakan dalam hati jangan tinggalkan aku lagi. Akhirnya mereka berdua jatuh ke sungai. 


Moon Ki mempertanyakan apa ada kabar soal ketua tim baru. Dong Yoon mengatakan tidak ada. Moon Ki mengatakan kalau ini hanya sementara. Sudah setahun berlalu sejak ia mulai bekerja di posisi ini tanpa bayaran lebih. Ji Deuk datang menggunakan seragam. 

Petugas forensik mengatakan kepada Moon Ki kalau simulasi pemakaian senjata dari kasus Hwaseo-dong sudah keluar. Moon Ki mengatakan kita harus bekerja. Ka Young menghampiri Dong Yoon dan mempertanyakan kamu belum mengembalikan senjata setelah operasi kemarin bukan. Dong Yoon membenarkan ia lupa. Ka Young mengatakan ia sudah mengembalikannya. Ia meminta Dong Yoon mentraktirnya. Ia mengatakan tempat yang bagus untuk kencan. Ji Deuk menggoda Dong Yoon.


Moon Ki mengatakan kalau kasus itu seorang penyiksa anak tewas bukan. Ia mempertanyakan apa senjata pembunuhannya. Petugas forensik mengatakan ia yakin ini. Moon Ki menatap senjata itu, seperti tusuk konde. Moon Ki berkomentar kalau ini milik Sun Jae. Petugas mengatakan tidak persis sama, ia mempertanyakan apa yang terjadi dengan Sun Jae. Moon Ki mengatakan ia tidak tahu, dia hilang ditelan bumi. Entah dia sudah mati atau masih hidup. 


Jung Woo menjenguk Choon Man. Ia berkomentar kalau Choon Man masih pemarah. Ia memberitahu kalau sekarang ia seorang Komisaris Jenderal. 


Doo Jin mempertanyakan apa Tae Seok belum datang. Dong Yoon mempertanyakan dia sudah boleh keluar. Moon Ki mengatakan berarti ia tidak menjadi ketua tim lagi. Doo Jin mengatakan kalian belum dengar, tim SNS kini ada di bawah Unit Penyelidikan Wilayah dan Tae Seok menjadi kaptennya. Tae Seok datang, ia mengatakan yang penting menagkap penjahat. 


Mereka akhirnya mendapat telepon, lalu bergerak menuju TKP. Sampai di TKP mereka langsung menangkap dan melumpuhkan penjahat. Mereka keluar setelah berhasil melumpuhkan semuanya. Sun Jae ternyata mengawasi mereka dari kejauhan. Sun Jae melepaskan tusuk kondenya. Tae Seok seperti merasakan kehadiran Sun Jae. 

Komentar:
Aaa endingnya.......

Sinopsis Less than Evil Episode 31


Jae Geun mengatakan kalau yang ia akan ceritakan adalah rahasia di antara kamu dan aku. Ia tidak akan mengulangi ucapanku di ruang sidang atau di mana pun. Ia tidak akan pernah mengakui pengakuannya. 

Jae Geun mengatakan ia melakukan dua kesalahan. Saat itu ia meninggalkan truknya di rumah klien karena keadaan darurat. Bosnya yang merupakan ayah angkat Sun Jae menyebabkan kecelakaan saat mengemudi kembali. 



Flashback, saat itu ayah angkat Sun Jae meminta Jae Geun untuk melakukan apa pun mengubur atau membakar Yeo Wool. Lakukan sejauh mungkin, bayaranmu akan setimpal. Ibu angkat Sun Jae meminta agar menyingkirkan truknya. Kami tidak bisa meninggalkan bukti. Ia kesal kenapa Jae Geun membuat suaminya mengemudi dan menyebabkan ini. Jae Geun menolak. Namun ayah angkat Sun Jae mengatakan bagaimana dengan biaya rumah sakit istrimu. Kamu tidak punya uang untuk membayar operasi atau pengobatannya, kamu akan membiarkannya mati. Jika kamu melakukan ini kami akan membayar semuanya. 

Ibu angkat Sun Jae mengatakan kamulah yang mengendarai truk di pabrik. Jika kamu pergi sekarang, kami akan memberi tahu polisi kamu yang melakukannya. Ayah angkat Sun Jae meminta membuang sejauh mungkin. Akhirnya Jae Geun membawa truk itu bersama Yeo Wool yang ada di belakang. Ia berhenti di sebuah tempat, ia bersiap untuk membakar mobil itu dan Yeo Wool. Namun ketika ia membuka pintu mobil ia melihat Yeo Wool masih hidup. Ia meninggalkan Yeo Wool di depan rumah sakit. 

Jae Geun mengatakan ia berpikir itu sempurna menyelamatkan Yeo Wool dan menutupi kejahatan orang tua angkat Sun Jae. Ia mengatakan kalau itu kesalahan pertamanya. Flashback, Jae Geun mengatakan kepada ayah angkat Sun Jae kalau gadis itu masih hidup. Jae Geun mengatakan dia tidak mengatakan apa-apa jadi ia pikir semua terpecahkan. Pada awalnya ia tidak mengenali kalau Sun Jae adalah Yeo Wool karena memiliki wajah yang berbeda. Namun ia kemudian tahu bahwa mereka mencari di semua panti asuhan sekitar rumah sakit. Mereka adalah orang-orang yang menakutkan. Mereka mengadopsi gadis yang sebelumnya ingin mereka bunuh karena takut akan di tangkap. Ia mengira kalau mereka akan memberikan kasih sayang, namun mereka lebih hina dari yang ia pikirkan. Mereka cemas mungkin Sun Jae akan mendapatkan kembali ingatannya dan melarangnya keluar. Putus asa untuk cinta dan penerimaan mereka, Sun Jae bertahan dalam penyiksaan. Semakin dia bertahan, semakin buruk penyiksaannya. Mereka mengirim Sun Jae ke luar negeri. 

Tae Seok mempertanyakan apa Sun Jae tahu tentang ini. Jae Geun mengiyakan dia tahu. Ketika tahu ia sakit parah, ia bertanya-tanya kenapa ia menghabiskan bertahun-tahun bekerja keras untuk mereka. Ia menyesali segalanya. Ia akhirnya berhenti bekerja. Flashback, Jae Geun memberikan surat pengunduran dirinya. Di luar ketika akan pergi ia berpapasan dengan Sun Jae. Sun Jae pulang mendengar orang tua angkatnya membecirakan tentang Jae Geun yang berhenti dan bagaimana jika Jae Geun memberitahu segalanya tentang Sun Jae. Sun Jae menemui Jae Geun. Akhirnya Jae Geun menceritakan semuanya. 

Jae Geun mengatakan saat itulah ia melakukan kesalah kedua. Ia tidak tahu kehancuran seperti apa yang dipicu kata-katanya. Keesokan harinya orang tua angkat Sun Jae tewas. Ia berusaha tidak percaya bahwa itu bukan Sun Jae. Namun dia meminta bantuanku. Flashback, Sun Jae memberikan kotak kue dan mengatakan ia akan memberikan kesempatan untuk memaafkan Jae Geun. Tae Seok pergi meninggalkan Jae Geun.


Dong Yoon masuk ke dalam mobil, tiba-tiba seorang pria masuk. Dong Yoon mengatakan kamu kepala Provos. Pria itu mengatakan kalau ia menerima laporan bahwa Tae Seok akan melakukan investigasi ilegal terhadap anak di bawah umur. Dong Yoon mengatakan itu tidak akan terjadi. Pria itu mengatakan tentu saja tidak. Namun ia menerima laporan, ia tidak bisa mengabaikannya. Itu sebabnya ia meminta bantuan Dong Yoon. Ia meminta Dong Yoon menyimpan mikrofon ini di pakaianmu mulai besok, ia perlu memeriksa jika tidak ada yang dilakukan secara ilegal selama proses investigasi. Dong Yoon mengatakan bagaimana bisa kamu melakukan hal ini sesama detektif. Jika kamu tahu banyaknya hal yang kami lakukan di lapangan, kamu tidak akan melakukan ini. Kamu memintaku mengadukan rekanku. Pria itu mengatakan jika tidak ada yang mencurigakan, pakai saja benda itu. Ia lalu keluar dari mobil Dong Yoon. 


Dong Yoon sampai kantor, ia mempertanyakan Tae Seok belum datang. Moon Ki mengatakan dia belum datang, ia ingin tahu di mana dia. Apakah dia sudah pergi menemui anak-anak. Ji Deuk mengatakan dia sudah memulai rencananya. Dia mungkin sudah menemuinya. Moon Ki berharap dia tidak akan mendapat masalah. Seharusnya kita bersamanya agar bisa memperbaiki situasi. Ka Young mengatakan dia tidak selalu melakukan hal-hal buruk, itu hanya prasangka. Ji Deuk mengatakan kamu tidak bisa mengatakan sesuatu yang tidak kamu percayai. 

Ka Young mendapat telepon dari Tae Seok. Ia mempertanyakan apa Tae Seok menemui anak-anak. Ka Young mengatakan ibu Jae Hoon memberi persetujuan kalau begitu. Moon Ki mengatakan Jae Hoon yang paling tidak mencurigakan, dia hanya berjaga. Ji Deuk mengatakan ia mendengar kalau ibunya adalah seorang pengacara. Ia yakin dia akan melakukan apa pun untuk mengeluarkannya dari ini. Ka Young mengatakan kalau dia bahkan merekam kesaksiannya. Dia mengatakan Min Woo memukulnya. Dong Yoon mengatakan ayah Choi Min Woo adalah anggota kongres tiga kali. bukankah menurutmu mereka menyalahkan Min Woo karena berpikir dia akan bisa keluar dari masalah ini. 

Di telepon Ka Young mempertanyakan apa kamu bersama ibu Jae Hoon sekarang. Tae Seok mengiyakan. Ia menambahkan kalau Jae Hoon juga ada di sini. Tae Seok ternyata di atap, ia memutar rekaman percakapan Hyung Min dengan Choon Man. 


Mereka mendengarkan percakapan tim Tae Seok. Petugas mengatakan kepada Choon Man kalau tidak ada masalah dengan tim Tae Seok. Choon Man mengatakan kalau Tae Seok bukan idiot, dia tidak akan menyebabkan masalah yang jelas. Mari kita memantau kabar dari mereka. Ia izin ke kamar kecil.

Choon Man menelepon anggota kongres Choi Yang Soo. Yang Soo mempertanyakan apa itu. Choon Man mengatakan apa yang kamu lakukan, kamu tidak membantu. Ia sedang membicarakan tentang teman Min Woo, Jae Hoon. Kamu harus menjaga mulut ibunya tertutup agar ia bisa melakukan pekerjaannya. 


Dong Yoon mengatakan kepada Tae Seok kalau kepala Provos mengunjunginya semalam. Tae Seok mempertanyakan ada apa. Dong Yoon mengatakan dia mendapat laporan bahwa kamu melakukan investigasi ilegal. Dia menyuruhku memakai mikrofon. Ka Young mempertanyakan lalu. Dong Yoon menjawab kalau ia menolak. 

Tae Seok datang ketiga semua orang tua murid berkumpul. Ketika masuk Dong Yoon melihat Ka Young memakai mikrofon. Tae Seok dan lainnya masuk. Tea Seok memutar rekaman saat anak-anak menganiaya Ji Ho. Mereka saling menyalahkan. Choon Man dan petugas mendengar percakapan mereka. Bahkan anak-anak ikut bicara. Akhirnya semua terbongkar. 


Doo Jin melakukan preskon. Ia mengatakan anggota dewan yang terkenal, rumah sakit terkenal dan sekolah berkonspirasi bersama untuk menutupi kebenaran siswa SMA yang tewas karena kekerasan di sekolah. Kami menemukan salah satu orang tua penyerang direktur rs melakukan RJP berlebihan pada pasien yang sudah meninggal untuk menyembunyikan memar karena pemukulan. Dan anggota kongres itu orang tua dari penyerang lain terus mengerahkan pengaruhnya untuk menekan polisi.


Dong Yoon mempertanyakan kepada Ka Young kamu dan Tae Seok berencana memakai mikrofon yang kamu kenakan. Kamu seharusnya memberiku peringatan. Ka Young mengatakan kamu pikir ia mengkhianati Tae Seok. Saat mendapat tawaran seperti itu berpikirlah. Menolak bekerja sama tidak akan menyelesaikan apa pun. 


Flashback, saat itu Boo Kyung mengunjungi direktur untuk menunjukkan rekaman saat anaknya disiksa. Direktur saat itu mengatakan rekaman itu bukan saat kejadian. Bahkan direktur merendahkan Ji Ho. Karena kesal Boo Kyung tidak sengaja mendorong direktur. Tae Seok melihat Boo Kyung keluar dari kantor polisi didampingi petugas. Boo Kyung mengatakan kepada Tae Seok kalau ia tidak bermaksud membunuhnya. Hanya ketika ia membunuh direktur rs, dunia memperhatikan anakku. Satu-satunya yang bisa dilakukan ibu miskin dan sendirian sepertiku adalah mengorbankan hidupku.