Showing posts with label On The Way to the Airport. Show all posts
Showing posts with label On The Way to the Airport. Show all posts

Monday, 14 November 2016

Sinopsis On The Way to the Airport Episode 12-2


Do Woo menelpon Soo A dan mengatakan ia ingin tahu tentang meja seperti apa yang diinginkan Soo A. Do Woo mengajak Soo A pergi. Di mobil Soo Amengatakan ia ingin duduk di belakang truk. Soo A menambahkan ia akan melakukannya nanti. Do Woo mengajak Soo A ke tempat tukang kayu. Do Woo mempertanyakan berapa lama Soo A akan tinggal. Soo A berkata ia belum memutuskannya. Soo A berkomentar kalau Do Woo terlihat lebih damai. Do Woo mengatakan kalau Soo A benar.

Jin Suk dan Kevin makan bersama, ternyata mereka akan terbang ke Jeju dalam waktu yang bersamaan. Tentu saja Kevin agak kaget mengetahuinya. Soo A bekerja di bandara, Do Woo membatu membuat meja. Mereka janjian siang untuk bertemu. Soo A selesai bekerja, ia mendapat telpon dari Kevin. Kevin memberitahu kalau Jin Suk akan ke Jeju. Do Woo mengangkat telpon dari Soo A yang memberitahu kalau ia tidak bisa datang. Do Woo menngatakan Soo A bisa menghubunginya bila urusannya sudah selesai.


Soo A memberitahu Hyo Eun kalau ayahnya akan datang. Ia meminta agar Hyo Eun tidak pulang dulu. Hyo Eun meminta agar ibunya tidak takut. Soo A pulang membereskan dan menyembunyikan semua tentang sekolah Hyo Eun. Lalu ia menata buku-buku Hyo Eun dengan rapi. Do Woo melihat Soo A diwarung terlihat buru-buru, Do Woo sekilas melihat Jin Suk dan Kevin yang datang ke arah rumah Soo A. Kevin dan Jin Suk sudah datang, Soo A pulang dari warung. Do Woo dimobil teringat Jin Suk waktu itu saat bersama Soo A.

Jin Suk melihat sekeliling rumah, lalu ia bicara berdua dengan Soo A. Ia menanyakan tentang Hyo Eun. Soo A menjelaskan Hyo Eun hanya perlu adaptasi. Jin Suk mengatakan kalau adik Soo A sering ke rumah Mi Jin. Jin Suk juga menjelaskan kalau Mi Jin hanya memberikannya lauk. Jin Suk mengatakan agar Soo A tidak usah menghubungi Mi Jin, karena ia sudah mengucapkan terimkasih.


Perempuan dari tukang kayu datang dan mengatakan kalau ia disuruh Do Woo untuk memeriksa ukuran meja. Soo A dan Jin Suk pergi ke toko perlengkapan rumah  tangga. Soo A mengatakan ia sudah memiliki meja. Soo A mengatakan ia hanya butuh meja. Mi Jin menemui Hyun Joo, Hyn Joo mengatakan kalau itu Jin Suk kan. Mi Jin mengatakan kalau Hyun Joo salah paham. Hyun Joo mengatakan kalau ia melihat Jin Suk dan Mi Jin di sudut bertengkar. Mi Jin mengatakan kalau itu sudah lama. Hyun Joo meminta agar Mi Jin minta maaf kepada Soo A. Mi Jin membuat kerajinan, padahal ia meminta Ji Eun menemaninya minum. Ji Eun mengatakan ia ada pertemuan. Pegawai menghampiri Ji Eun dan mengatakan kalau Do Woo di Jeju karena sudah menemukan tempat untuk menyimpan karya-karya ibunya.


Kevin menghampiri Soo A dan mempertanyakan apa Jin Suk sudah pergi, Soo A mengiyakan. Kevin mempertanyakan kalau tentang sekolah Hyo Eun ketahuan. Soo A mengatakan tidak, Jin Suk tidak curiga sedikitpun. Min Suk menghampiri petugas pengangut barang, ternyata mereka akan mengambil barang-barang Hye Won. Hye Won di cafe, ia teringat ketika ia bicara berdua bersama Annie. Flashback, saat Itu Annie mengingkan hanya mengguna nama aslinya bukan Annie. Hye Won mengatakan kalau keluarga baru perlu nama baru. Annie tidak sengaja menumpahkan minuman, Hye Won membersihan dengan saputangannya.Annie mempertanyakan apa mimpi Hye Won. Hye Won tidak menjawabnya. Hye Won setuju nama asli Annie dipanggil oleh Do Woo, tetapi Do Woo tidak layak untuk Annie karena terlalu baik. Annie mendesak mempertanyakan apa mimpi Hye Won, Hye Won tetap tidak menjawabnya. Ayahnya pernah mengatakan kalau Hye Won pernah mengatakan kalau mimpi hanya untuk anak sengsara, ia mengerti kenapa ibunya tidak pernah mencarinya.


Hye Won menemui Ny Hong, ia mengatakan kalau Do Woo akan merawat rumah tua dengan baik. Hye Won mengatakan kalau belajar dan bekerja itu mimpinya. Hye won memberikan berkas tentang pekerjaan dan pembelajaran yang inginkan. Ketika seedang membantu membuat meja, Min Suk menelpon memberitahu kalau Hye Won sudah memutuskan pindah dari rumah tua. Do Woo dan Hye Won berbicara ditelpon. Do Woo mengatakan ia akan datang ke Seoul unttuk menyelesaikannya. Hye Won bertanya apa jika Annie tidak muncul apa Do Woo masih melihatnya. Do Woo. Do Woo mengatakn ia sudah melihat Hye Won sebelumnya, ia tidak akan menikahi Hye Won jika tidak mencintai Hye Won. Do Woo meminta agar Hye Won mengunjungi Annie. Dan ternyata Hye Won ada di makam Annie. Hye Won mengatakan kalau seharusnya mereka hidup bersama.


Do Woo yang sedang menikmati keindahan Jeju mendapat pesan. Ternyata Do Woo menjemput Soo A. Di mobil Soo A mempertanyakan pasti Do Woo memiliki banyak pertaan, lalu Soo A meminta Do Woo menghentikaan mobilnya. Soo a bertanya apa ia bisa duduk dibelakang. Do Woo mengangguk. Lalu Soo A memberikan hpnya dan meminta Do Woo membaca pesan yang ia kirim sendiri karena ia memikirkan Do Woo. Do Woo membaca pesan-pesan tersebut. Do Woo selesai membacanya. Akhirnya Soo A menikmati duduk dibelakng truk.

Komentar:

Semoga yang terbaik untuk mereka. Makin penasaran apa yang terjadi selanjutnya hubungan semuanya.  



Sinopsis On The Way to the Airport Episode 12-1


Do Woo menghampiri Soo A dan menyapanya. Do Woo juga menyapa Kevin, Kevin menjelaskan kalau ia rekan kerja Jin Suk dan Soo A. Soo A minta maaf karena harus pergi, Do Woo kembali ke mobil. Sedangkan Kevin pergi untuk mengambil mobil. Do Woo akhirnya turun lagi dari mobil dan menghampiri Soo A. Dimobil Do Woo mengatakan pada Soo A kalau ia tidak tahu harus memulainya dari mana. Soo A mengatakan pada Do Woo ia harus menjemput Hyo Eun. Setelah mobil berhenti Soo A mendapat telpon dari Kevin, ia minta maaf dan mengatakan ia pulang dengan menggunakan bus. Soo A turun dari mobil dan menjemput Hyo Eun. Do Woo mengikuti mereka dengan mobilnya. Do Woo melanjutkan mengikuti mereka dengan jalan kaki. Soo A masuk ke rumah dan mengantar Hyo Eun masuk. Lalu Soo A keluar menemui Do Woo, Soo A mempertanyakan Do Woo tinggal dimana. Do Woo menjelaskan ia tinggal di ujung jalan sambil menunjukkan arahnya. Soo A mengatakan ia tidak yakin apa  yang dilakukannya.


Do Woo pulang lalu ia pergi lagi dengan sepedanya, Soo A dirumah melihat Do Woo dengan sepedanya. Ia lalu keluar menemui Do Woo. Do Woo menyapa Soo A dengan sebutan tetangga. Do Woo menambahkan kalau mereka akan sering bertemu. Do Woo menyuruh Soo A masuk karena cuacanya dingin. Min Suk menunjukkan rekaman pembicaraan Hye Won dan Annie. Min Suk emngatakan kalau bagaimanapun Hye Won dan Do Woo akan bercerai, ia meminta Hye Won agar lebih manusiawi. Min Suk meminta agar Hye Won tidak terobsesi dengan rumah tua.


Setelah Hyo Eun berangkat sekolah, Soo A jalan-jalan. Ia tidak sengaja melihat rumah Do Woo, Do Woo menyuruh Soo A masuk. Do Woo menanyakan apa Soo A butuhkan, ada tukang kayu didekat sini. Soo A memesan meja dan kursi. Do Woo senang karena Soo A hanya membutuhkan dua kursi. Ia akan membuat empat untuk berjaga-jaga. Do Woo meminta no Soo A, karena untuk menghubungi pelanggan. Hihihihi. Soo A menelpon Do Woo, Do Woo menyimpan no Soo A yang baru. Do Woo juga akhirnya tahu kalau wanita yang disorot lampu sepadanya malam itu adalah Soo A. Soo A pamit pergi. Do Woo berteriak ia akan mengubungi Soo A. Dalam perjalanan Soo A tersenyum.


Team Jin Suk baru selesai dari jadwal penerbangannya. Mi Jin pergi duluan, Jin Suk menyusul Mi Jin. Jin Suk mempertanyakan bagaimana keadaan Mi Jin. Mi Jin bertanya dimana Soo A, tetapi Jin Suk mempertanyaka siapa pria yang mendekati Mi Jin. Mi Jin tidak peduli kepada Jin Suk, lalu ia pergi. Do Woo yang berpapasan dengan Soo A menyapanya dengan sebutan tetangga. Soo A masuk rumah dengan tersenyum. Soo A akan membuang sampah, Do Woo melintas dan membuangkan sampah milik Soo A.


Ibu Jin Suk olahraga sendirian, terlihat tidak semangat. Dirumah ibu Jin Suk memperlihatkan kepada Jin Suk foto tempat tinggal adik Jin Suk. Ibu Jin Suk mengatakan kalau temannya yang biasa olahrganya masuk ugd siang tadi. Ia menambahakan kalau Soo A masih mengubunginya secara rutin setiap pagi. Soo A baik dan keluarga sangat penting. Ia menambahakn akan tinggal bersama adik Jin Suk.

Jae A masih saja dirumah Mi Jin. Hp Mi Jin bunyi, ternyata dari Kevin. Kevin mengajaknya minum, tapi sayang karena ada Jin Suk tidak bisa. Kevin mempertanyaakn apa Mi Jin bersama seseorang. Mi Jin menjelaskan ia bersama Jae A yang menjengkelkan. Hihihihhi. Kevin juga memberitahu kalau Soo A ada di Jeju.  Jin Suk ditelpon mengatakan pada Kevin kalau ia ada dirumah ibunya. Kevin mengatakan kalau ia akan segera memihat Jin Suk. Jin Suk menelpon Mi Jin tetapi tidak diangkat. Jin Suk kesal karena Mi Jin mengangkat telpon Kevin tetapi tidak mengangkat telponnya. Mi Jin minum-minum sendiri dirumah.



Jin Suk ke rumah Mi Jin, Mi Jin berkomentar kalau Jin Suk memiliki banyak waktu ketika istrinya pergi. Mi Jin meminta Jin Suk menguasai diri, sebelum merusak keluarganya. Soo A pergi ke Jeju mencoba untuk melindungi keluarganya. Soo A juga menambahkan kalau Jae A sering kesini, karena Jae A melihat Jin Suk masuk kerumahnya. 

Sunday, 30 October 2016

Sinopsis On The Way to the Airport Episode 10-2



Mi Jin menemui Soo A. Mereka bicara berdua. Mi Jin mengatakan kalau Jae Ah benar, Soo A meminta Mi Jin berhenti karena ia tdak ingin mendengarnya. Mi Jin mengatakan kalau ia tidak ingin Soo A mendengar dari orang lain. Mi Jin menjelaskan kalau ia mengenal Jin Suk sejak kuliah. Soo A menjelaskan ia hidup selama tiga tahun dengan Jin Suk setelah menjadi pramugari. Setelah itu Jin Suk selingkuh dengan Soo A. Mi Jin mengatakan kalau ia tidak pernah bicara Jin Suk sebelum bertemu istri Do Woo waktu itu. karena ia menjaga kesetiaan dengan Soo A. Soo A mempertanyakan apa tidak ada kejadian apa-apa ketika di hotel. Mi Jin mengatakan apa Soo A percaya jika ia hanya ngobrol. Soo A berdiri dan mengatakan kalau ia sedih karena wanita itu Mi Jin. Soo A mengatakan kalau ia lebih lama mengenal Mi Jin. Mi Jin berdiri dan mengatakan kalau ia minta maaf, tetapi ia tidak merasa bersalah kepada Soo A. Mi Jin emnagtakan kalau Soo A tidak masalah jika kehilangan satu teman. 


Hyo Eun keluar kamar dan mempertanyakan kepada Soo A kenapa tidak membangunkan. Ia jadi terlambat ke sekolah. Soo A mengajak Hyo Eun pergi ke tempat yang jauh. Min Suk keluar rumah dan membawakan tas pakaian. Ia mengatakan pada Do Woo akan pergi karena tidak tahan dengan Hye Won. Do Woo meminta Min Suk untuk tetap dirumah karena ia harus pergi untuk memenuhi keinginan ibunya. Akhirnya Do Woo memberitahu Hye Won kalu ia hrus pergi selama enam bulan sampai satu tahun. Do Woo mengatakan kalau selama ia pergi, ia menyerahkan semuanya kepada Min Suk. Hye Won dapat membantu dengan pameran. Do Woo mengatakan ia memiliki masalah pernikahan dengan Hye Won, tetapi bak dalam hubungan rekan kerja. Do Woo menambahakan tentang kerjasama dengan Ji Eun, mereka ingin bekerjasama dengan Hye Won. Setelah mereka berpisah dan hati Hye Won sudah tenang, Do Woo mengajak bercerai. 


Soo A dan Hyo Eun sampai di Jeju, mereka terlihat senang menikmati keindahan Jeju. Mereka melihat sekolah, dan mereka melihat anak-anak bermain bola. Hyo Eun bergabung main bola bersama, dan terlihat senang. Seorang wanita menghampiri Soo A, ia mengatakan pada Soo A kalau ia baru pindah dua bulan lalu. Ia mempertanyakan apa Soo A tinggal disini, Soo A mengatakan belum. Wanita tersebut mengatakan kalau banyak orang yang hanya melaukan perjalan kemari tetapi tidak kembali. Wanita tersebut mempertanyakan apa Soo A sudah memiliki tempat tinggal, Soo A mengatakan belum. Akhirnya wanita tersebut membawa Soo A dan Hyo Eun kesebuah rumah untuk ditempati beberapa hari. 


Hyo Eun menunjukan pada ibunya keong yang ia dapatkan. Soo A mengatakan pada Hyo Eun kalau mereka akan tinggal disini. Tent saja hal itu membuat Hyo Eun senang. Jin Suk kesal karena telpnnya tidak diangkat oleh Mi Jin. Soo A mengirim pesan pada Jin Suk kalau Hyo Eun masuk sekolah internasional di Jeju. Jin Suk segera menelpon Soo A, Soo A mempertanyakan apa mereka harus pergi. Jin Suk tentu saja setuju karena Hyo Eun bisa masuk sekolah internasional. Jin Suk mempertanyakan tentang asrama, Soo A mengatakan tidak ada. Do Woo mengangkat telpon dari Soo A, Soo A menagtakan kalau ia tidak bisa memenuhi permintaan Do Woo. Soo A memberitahu kalau ia dan Hyo Eun pergi ke tempat yang jauh. Soo A menambahkan jika mengakhirinya sekarang, tidak akan ada yang berubah.

Hyo Eun didepan sekolah, ibunya menghampiri dan mengatakan kalau mereka hanya butuh dokumen dan tempat tinggal. Soo A menjelaskan ia akan ke Seoul untuk mengambil dokumen dan mempersiapan kebutuhan mereka. Soo A menambahkan ia akan kembali sore, Hyo Eun meminta Soo A kembali sebelum gelap.

Do Woo memasukkan barangnya ke dalam koper. Min Suk meminta Do Woo tidak khawatir, ia akan menjaganya. Hye Won mulai bekerja di tempat Ji Eun. Mi Jin mendapat pesan dari Jin Suk yang memberitahu kalau Soo A dan Hyo Eun sudah pergi. Soo A mengangakat telpon dari Mi Jin. Mi Jin mempertanyakan apa Soo A akan pergi. Soo A mengatakan kalau Jin Suk pasti yang memberitahu Mi Jin. Soo A menambahkan kalau mereka akan berjauhan dan ia sekarang berhak menampar Mi Jin. Soo A menambahakan kalau ia tidak ingin melihat Mi Jin lalau menutup telponnya. Soo A membuang hpnya ke tempat sampah. Lalu ia membeli hp baru.

Soo A kekamar dan membuka laci meja rias, ia mengambil bola milik Annie. Ibu mertuanya menyinggung tentang uang yang diberikan setelah Soo A berhenti bekerja. Lalu Soo A mengatakan ia akan menghubungi setelah mendapat tempat tinggal.


Soo A menemui Jin Suk, Jin Suk mempertanyakan berapa uang yang harus diberikan. Soo A mengatakan kalau saat ini ia akan menggunakan uang yang didapatkan ketika berhenti. Soo A mengatakan kalau ia akan melihat bagaimana Hyo Eun beradaptasi baru memutuskan untu kedepannya. Jin Suk mengajak pergi, karena penerbanagan Soo A sebentar lagi. Ketika keluar dari restaurant, Soo A berpapasan dengan Do Woo. Jin Suk mengajak pergi, Soo A melewati Do Woo. Do Woo memegang tangan Soo A. Soo A menagis, lalu mereka saling berpandangan.

Komentar:

Makin seru, wihhh jalan ceritanya bagus banget. Dan makin jelas permasalahan sebenarnya diepisode kali ini. Mungkin hubungan Soo A dan Do Woo akan terungkap oleh Jin Suk di episode 13.

Sinopsis On The Way to the Airport Episode 10-1



Flashback, Annie yang diantar ayahnya ke tempat kerja Hye Won menemui Hye Won. Do Woo datang dan mempertanyakan siapa Annie. Hye Won bicara berdua dengan Annie, Hye Won meminta Annie mengatakan kalau ia yang merawatnya dari kecil. Ia juga meminta Annie pura-pura tidak tahu siapa ayahnya. Hye Won mengatakan pada Annie kalau Annie jangan percaya terhadap ayahnya, karena ayahnya meninggalkannya. Dan saat Annie akan kembali ke korea, ternyata Hye Won memberitahu kalau Ayah Annie sudah meninggal. Kata-kata itu yang membuat Annie kaget, dan ia berlari sehingga terjadi kecalakaan waktu itu. Do Woo yang membaca e-mail antara Annie dan ayah kandungnya kaget dan menangis.


Hye Won keluar dari kamar menghampiri Do Woo dan Min Suk. Min Suk meminta Hye Won dan Do Woo bicara. Hye Won berlutut, Do Woo meminta Hye Won duduk. Min Suk lalu membangunkan Hye Won dan menyuruhnya duduk. Hye Won beralasan kalau ia tidak memberi tahu ayah kandung Annie sudah meninggal karena akan memberitahunya nanti. Do Woo mempertanyakan kapan ayah kandung Annie meninggal. Hye Won mengatakan ayah Annie tahun 25 April 2014. Do Woo teringat e-mail Annie dan Ayahnya 25 April 2016 malam. Hye Won mengatakan kalau ia tidak ada apa-apanya sebelum itu, bahkan Do Woo tidak tertarik kepadanya sebelum melihat Annie. Hye Won juga menjelaskan kalau ia hanya berbohong mengatakan kalau ia yang membesarkannya. Do oo mengatakan kalau ia menikahi Hye Won karena ia mencintai Hye Won. Do Woo mempersalahkan tentang Annie, karena Annie sangat rindu kepada ayahnya. Do Woo mengatakan jangan minta maaf padaku, dan ia mempersalahkan karena Hye Won ibu Annie. Hye Won mengatakan menjadi ibu tidak berarti memiliki naluri keibuan. Ia takut kepada Annie, ketika ia melahirkan dan ketika ia kembali kepadanya saat itu. Do Woo mungkin bisa sangat cepat menyayangi Annie, tetapi ia tidak bisa. Do Woo mempertanyakan apa Annie tidak berarti bagi Hye Won. Hye Won mengatakan mungkin begitu. Do Woo semakin sedih mendengarnya. Hye Won mengatakan kalau ia hanay percaya dua orang Do Woo dan ibu mertuanya. Tapi sekarang ia bahkan tidak percaya kepada Do Woo. Tidak peduli setulus ia kepada Do Woo, Do Woo tidak akan bisa menghadapinya. Hye Won bahkan menyinggung tentang karirnya, Min Suk yang mendengar tentu marah. Hal ini disebabkan pada saat seperti ini Hye Won membicarakan tentang karirnya. Hye Won berteriak kalau karir adalah segalanya.


Soo A dalam perjalanan teringat perkataan Mi Jin, Mi Jin yang menjelaskan kepadanya kalau ia ke kamar Jin Suk berbicara omong kosong untuk menutupi kesalahan Soo Ayang berselingkuh. Soo A yang saat itu ketakutan meminta Mi Jin ada dipihaknya. Soo A termenung memikirkannya. Eun Joo mengatakan pada Mi Jin kalau ia tidak akan minta maaf. Eun Joo menjelaskan kalau saat itu ia melihat Mi Jin yang balik ke kamar Jin Suk. Eun Joo menambahakn kalau Mi Jin sampai pagi di kamar Jin Suk. Jin Suk mendapat pesan dari Mi Jin yang mempertanyakan apa Jin Suk menghibur Soo A yang berhenti bekerja. Jin Suk membalas pesan apa ia harus menghibur orang yang berhenti bekerja. Mi Jin mengajak minum, tapi Jin Suk membalas kalau ia lelah. Mi Jin akhirnya minum-minum sendiri. 


Hyo Eun menelpon pamannya dan mengatakan kalau ayah dan ibunya sedang bicara, ia dikamar bahkan tidak dapat ke kamar kecil. Hyo Eun bertanya-tanya kenapa mahar hanya karena berhenti bekerja. Pamannya mengatakan kalau ia mengerti karena mencari pekerjaan saat ini sulit.
Jin Suk dan Soo A bicara berdua, Jin Suk sudah tahu uang Soo A yang didapat saat berhenti bekerja. Ia menambahakan kalau Soo A bisa menggunakan itu dan pergi keluar negeri. Jin Suk juga sudah meminta adiknya untuk mempersiapkan disana. Soo A mengatakan kalau ia yang akan merawat Hyo Eun mulai sekarang. Soo A mempertanyakan apa Jin Suk tidak ingin hidup bersamanya. Jin Suk mengiyakan karena ia benci semuanya. Apalagi Soo A tidak berunding dulu sebelum memutuskan. Soo A mengatakan kalau ia tidak merasakan apapun ketika bicara dengan Jin Suk. 

 Jae Ah melihat Mi Jin yang mabuk berat, lalu ia mengantar Mi Jin kerumahnya. Jae Ah yang bingung bagaimana agar Mi Jin tahu kalau ia yang mengantar. Terlihat ponsel Mi Jin di meja bunyi. Jin Suk menekan bel rumah Mi Jin tetapi tidak dibuka, ia lalu masuk karena tahu kode rumah Mi Jin. Jae Ah ternyata mengawasi dari luar Mi Jin.

Jae Ah memberitahu Soo A tentang kedekatan Mi Jin dan Jin Suk. Bahkan mengatakan kalau mereka saling mengirim pesan. Bahkan Jae Ah menambahkan kalau Jin Suk tahu kode rumah Mi Jin. Soo A mengatakan kalau mereka bertiga memang dekat dan tentu saja ia tidak percaya. Jae Ah mencoba meyakinkan tetapi Soo A tetap tidak percaya. Soo A membaca bukti yang diberikan Jae Ah. Ternyata Jin Suk mengirim pesan pada Mi Jin, diantaranya memberitahu kalau Jin Suk menjual rumah dan ia akan tinggal bersama ibunya dan ia akan sesekali menemui Mi Jin. Soo A jadi teringat kalau Mi Jin pernah mengatakan kalau Mi Jin sedang  didekati  pria yang sudah menikah. Soo A sangat terkejut mengetahuinya.  



Soo A menerima pesan dari Do Woo yang memberitahu kalau Do Woo ada didekat sini dan mengajak Soo A bertemu. Soo A keluar lalu mencari mobil Do Woo, Soo A melihat mobil Do Woo. Akhirnya mereka bicara berdua, Do Woo memberitahu kalau ia hampir selesai mengumpulkan karya ibunya. Do Woo menjelaskan ia tidak paham maksud ibunya akan disimpan karya-karya tersebut. Soo A mengatakan kalau Do Woo pernah ke perpustakaan tua, walaupun kecil tetapi Do Woo menemukan apa yang dicari. Do Woo mengatakan kalau salah satu pemegang karya ibunya pernah mengatakan kalau hanya mendengar tentang dia, membuatnya senang. Do Woo bertanya-tanya apa hubungan mereka. Soo A mengatakan kalau mereka memiliki perasaan satu sama lain. ia mungkin salah, tetapi setiap orang memilii cara yang berbeda untuk mengungkapkannya. Do Woo mempertanyakan apa Soo A tidak masalah jika hanya sms selama enam bulan kedepan. Karena ia harus mengurus kesana-kemari karya ibunya. Soo A mengatakan kalau ia bisa melakukan itu. 


Jin Suk mengatar ibunya pulang, ibu Jin Suk mempertanyakan kenapa menjauhkan Soo A dan Hyo Eun. Jin Suk mengatakan kalau mereka tidak seimbang lalu pergi. Jae Ah di rumah Mi Jin menunggu kedatanagn Jin Suk, karena ia menduga Jin Suk akan datang lagi. Dan benar saja Jin Suk datang ke rumah Mi Jin. Ketika Jin Suk menekan kode, Mi Jin berteriak agar Jin Suk tidak masuk. Soo A menelpon Jin Suk dan memberitahu kalau ia sedang bersama pria. Mi Jin mengatakan kalau ia berkencan dengan Jin Suk sebelum Soo A menikah. Soo A menambahakan kalau ia putus, lalu Soo A menikah dengan Jin Suk. Jae Ah mengatakan kalau pacaran lagi. Jae Ah menambahkan kalau ia menunjukan pesan-pesan Mi Jin dengan Jin Suk kepada Soo A. Soo A tidak percaya dan masih menganggap Mi Jin teman. Dari balkon Jin Suk melihat Soo A dan Jae Ah yang keluar bersama. Jae Ah terlihat menahan Mi Jin.

Thursday, 20 October 2016

Sinopsis On The Way to the Airport Episode 8-2



Soo A menemui ibu mertuanya di rs, ternyata ibu mertuanya tidak mau berlatih untuk sekembuhan kakinya. Do Woo mengantar Marry ke makam Annie. Ibu mertua mempertanyakan siapa yang menjaga Hyo Eun besok. Soo A mengatakan kalau besok temannya yang akan menjaga Hyo Eun. Tiba-tiba hp Soo A bunyi.


Soo A mencari-cari Hyo Eun karena gurunya mengatakan kalau Hyo Eun bolos. Soo A berhasil menghubungi Hyo Eun dan menyakan dimana Hyo Eun sekarang. Akhirnya Hyo Eun mengatakan kalau ia tidak akan pergi sekolah, Soo A mencoba membujuk Hyo Eun. Hyo Eun mengatakan kalau penggangu masih mengolok-oloknya karena ia tidak bisa masuk team sepak bola. Soo A kaget karena anaknya diperlakukan seperti itu. 

Disekolah Soo A melihat sendiri Hyo Eun dipukul oleh temannya. Soo A mengatakan itu pada guru, tetapi guru tersebut mengatakan kalau mereka mungkin hanya bercanda. Soo A hanya bisa memeluk anaknya. Di mobil Do Woo mempertanyakan kapan penerbangan Marry. Marry mengatakan kalau masih ada waktu. Do Woo mengatakan pada Marry kalau ibu Hyo Eun banyak membantunya sejak kecelakaan itu. Do Woo mengantar Marry ke bandara, Marry meninggalkan barang Annie saat kecelakaan di mobil Do Woo.


Team Jin Suk masuk ke dalam pesawat, Mi Jin dan pramugari lain menyapa penumpang. Ternyata Eun Jo dan Hye Won berada dalam pesawat itu. Do Woo menemui ibu Ny Hong dan memberikan surat wasiat ibunya. Ny Hong mengerti dan mengatakan kalau ia akan mengeluarkan ibu Do Woo dari bisnis ini. Ny Hong memberikan kancing dari Hye Won kepada Do Woo, ia merasa  harus mengeluarkan Hye Won dari bisnisnya. Do Woo mengatakan kalau Hye Won adalah yang terbaik dalam pekerjaan ini. Ny Hong akan mempertimbangkannya, lalu memberikan amplop pada Do Woo. Amplop itu berisi tentang rumah Do Woo yang sangat layak untuk dilestarikan. Ny Hong meminta agar Do Woo menjaganya. 


Mi Jin membantu Eun Jo menurunkan sandaran kursinya dan membetulkan selimut. Hye Won merasa Mi Jin berlebihan, Eun Jo mengatakan kalau ia mengenal Mi Jin. Tidak sengaja Eun Jo mengatakan kalau Mi Jin juga mengenal Do Woo. Eun Jo menambahkan kalau Hye Won adalah istri Do Woo. Ketika Mi Jin mengatakan Annie, Eun Jo pura-pura mual. Di belakang Eun Jo mengatakan pada Mi Jin kalau jangan mengatakan kalau mengenal Do Woo karena Annie. Lalu Eun Jo mengatakan kalau jangan katakan kepada siapa-siapa, karena sebenarnya ia juga belum yakin. Mi Jin sepertinya memikirkan sesuatu.


Soo A berangkat untuk jadwal penerbangannya. Soo A di dalam bus mendapat pesan dari Do Woo yang mengatakan semoga perjalanan Soo A menyenangkan. Seorang wanita menemui Min Suk, ternyata dia yang merekomendasikan Hye Won. Ia tidak tahu apa-apa, tetapi ia mencoba menelpon guru Hye Won. Ternyata Hye Won menikah tetapi tidak didaftarkan, pria tersebut tukang kayu. Mereka berpisah, dan anak mereka dibesarkan oleh ayahnya. Hye Won langsung pergi setelah melahirkan, bahkan Hye Won tidak pernah tahu anaknya. 


Do Woo pergi ke tempat ia mengantar Annie ketika Annie akan bertemu ayahnya. Soo A meminta turun di halte berikutnya. Ia berjalan lalu melihat seorang wanita menjemur pakaian. Soo A terlihat damai melihatnya. ia menelpon dan mengatakan ia tidak ikut penerbangan hari ini. Lalu Soo A mengatakan kalau ia tahu dan segera menyerahkan surat pengunduran diri.

Komentar:

makin episode makin kece aja ini. Soo A dan Do Woo aku makin penasarannnnn. Entah kenapa Annie ini makin penasaran aku............. aaa pokoknya makin2 keceeee. Dan entah kenapa bikin recap bisa singkat karena emang gak perlu banyak percakapan yang bisa di kembangkan. Karena semua sudah bisa disingkat, padat dan jelas.

Sinopsis On The Way to the Airport Episode 8-1



Soo A menemui Do Woo di cafe, Do Woo kangsung memeluk Soo A. Mi Jin memeriksa Hyo Eun dikamarnya. Mi Jin berkeliling rumah tersebut, ia masuk kesebuah ruangan. Lalu ia melihat boneka yang ia berikan kepada Jin Suk ternyata masih disimpan. Mi Jin berkomentar kalau Jin Suk pasti tidak ingat siapa yang memberi boneka ini. Adik Soo A datang kerumah itu.


Jin Suk membayar tagihan lalu pergi dari cafe tersebut. Soo A dan Do Woo semakin dekat sekarang, mereka bahkan berciuman. Adik Soo A dan Mi Jin melihat Hyo Eun dikamar. Adik Soo A meminta Mi Jin tetap menjaga Hyo Eun. Jin Suk datang ke rs, tetapi ia hanya sebentar tidak masuk. Ia hanya menanyakan keadaan ibunya kepada perawat lalu pergi. Mi Jin sepertinya membuat kesepakatan dengan membuatkan adik Soo A makanan lalu ia pergi. ketika akan pergi, Jin Suk datang. Adik Soo A meminta agar Jin Suk bicara dengan Hyo Eun. Akhirnya Jae Ah dan Mi Jin pergi meninggalkan Jin Suk. Ji Suk ke kamar Hyo Eun membawakan air minum. Dalam tidurnya Hyo Eun menyebut nama semuanya kecuali ayahnya. Hyun Woo menutup cafeya.


Do Woo membuatkan minuman untuk Soo A. Mereka menikmati minuman dengan melihat matahari terbit. Do Woo mempertanyakan apa yang diinginkan Soo A. Soo A mengatakan kalau ia berharap tidak ada yang berubah. Do Woo memeluk Soo A, Soo A menyandarkan kepalanya di bahu Do Woo. Do Woo mengantar Soo A pulang. Mi Jin masih tidur terbangun dan bertanya-tanya jam berapa sekarang. Ia membuka hp dan melihat pesan dari Soo A. Mi Jin menelpon dan mempertanyakan dimana Soo A.


Soo A turun dari mobil Do Woo. Mi Jin yang melihat mencoba mengejar mobil tersebut dan bertanya-tanya siapa pria di dalam mobil. Soo A dan Mi Jin bicara berdua, Soo A mengakui ia menyukai pria lain. Soo A menyangkal tidak ada apa-apa diantara mereka. Mi Jin juga mengaku kalau ada pria yang sudah menikah datang kepadanya. Tentu saja Soo A meminta Mi Jin berhenti berhubungan dengan pria itu. Jin Suk melihat keduanya keluar dari rumah. Jin Suk menelpon Mi Jin mempertnayakan kenapa Soo A dan Mi Jin berdua. 


Eun Jo menghampiri Do Woo dan Hyun Woo, ia kebingungan meminta Do Woo membantunya. Karena tiba-tiba rekan kerjanya tidak bisa membantu. Do Woo mengatakan ia tahu orang yang tepat untuk bekerjasama dengan Eun Jo.  Do Woo dan Hye Won sedang menurunkan barang-barang. Hye Won mengatakan kalau ia mendapat telpon dari Eun Jo yang memberitahu kalau Do Woo yang memberinya saran agar Hye Won bekerjasama dengan Eun Jo. Min Suk mengatakan pada Do Woo kalau ia akan pergi ke tempat yang ditulis oleh ibu Do Woo. 


Hyo Eun dibujuk oleh Soo A agar berangkat sekolah. Soo A menerima telpon dari Mi Jin yang masih mempertanyakan siapa pria itu. Soo A mendoakan agar penerbanagan Mi Jin lancar. Soo A membereskan kamar Hyo Eun. Soo A mendapat pesan dari Do Woo yang mengajak jalan-jalan. Soo A menghampiri Do Woo, ternyata mereka pergi membantu seorang kakek. Setelah membantu kakek mereka bertiga ngobrol. Ternyata kakek tersebut kenal dengan ibu Do Woo. Kakek tersebut mengatakan kalau keinginan ibu Do Woo agar Do Woo bertemu dengan orang baru dan jalan-jalan ketempat yang belum pernah dikunjungi. Di mobil Do Woo berterima kasih karena Soo A telah mengantarnya. Soo A mengatakan kalau besok ia memiliki jadwal terbang, ia akan lama dalam penerbangan tersebut.

Tuesday, 11 October 2016

Sinopsis On The Way to the Airport Episode 6-2



Hye Won dan Do Woo menyiapkan sarapan bersama. Setelah sarapan, Hye Won dan Do Woo berkumpul bersama ibu Do Woo dan Min Suk. Ibu Do Woo mengatakan ia tidak ingin apapun, ia ingin bebas. Ia ingin menikmati apa yang ia lakukan saja. Ibu Do Woo mengatakan kalau menolak bisnis yang ditawarkan. Tapi Do Woo mengusulkan jika Hye Won yang mengambil bisnis ini. Ibu Do Woo mengatakan jika Hye Won menginginkan tidak apa-apa. Ibu Do Woo juga menyinggung kalau sepertinya ia pernah membuatkan kancing untuk Annie sebelum Annie ke rumah ini. Hye Won mengatakan kalau Ibu Do Woo membuatkan kancing untuk Annie, ia akan menyimpannya. Lalu ibu Do Woo menambahkan kalau seeorang menyuruh Annie berjaan ke arah pintu apa itu ayahnya. Hye Won mengatakan kalau itu pasti bukan Annie. Ibu Do Woo berfikir itu hanya harapannya. Ibu Do Woo mengatakan kalau hari ini ia merasa cemas. 

Hye Won dan Do Woo bicara, Hye Won mengatakan kalau mereka tidak butuh dirinya tanpa Do Woo atau ibunya. Hye Won menambahkan ia kerja disini karena karya ibu Do Woo. Ia benar-benar menyukai karya ibu Do Woo. Itu sebabnya ia tidak ingin karya ibu Do Woo dilihat sembarang orang. Hye Won mempertanyakan apa Do Woo tidak percaya kepadanya. Do Woo mengatakan kalau ia percaya kepada Hye Won. Ia percaya kalau Hye Won tulus kepada ibunya. Do Woo mempertanyakan tentang yah Annie, karena ketika ia mengantarnya ternyata Annie tidak pernah melihat ayahnya. Do Woo meminta agar ia dan Hye Won mengerti satu sama lain. 

Do Woo mengirim pesan kepada Soo A, ia mempertanyakan tentang nama yang ingin divantumkan di hp dan mempertanyakan apa namanya di hp Soo A. Soo A menjawab kalau ia menuliskan dengan nama Bandara. Do Woo memberitahu Soo A kalau ia mengubah nama menjadi sebuah tempat. Yaitu tempat dimana mereka bertemu tidak sengaja. Do Woo mengatakan ia sedang menuju kesana. Soo A mengatakan ia juga akan kesana.


Nenek Do Woo mencari Min Suk, tetapi tidak ada. Nenek Do Wo melihat CV Hye Won, dan membaca kalau Hye Won belum menikah. Ia merasa sakit perutnya setelah membaca itu. Soo A ke tempat Ibu Do Woo. Soo A berkomentar kalau ini bukan tempat yang tepat. Soo A mengirim pesan dan mempertanyakan dimana Do Woo. Ternyata benar saja Do Woo ke sungai Han. Nama diponsel Do Woo di depan Sungai Han. Soo A mengatakan ia berada di rumah Ibu Do Woo. Do Woo meminta Soo A berisirahat disana.


Ternyata di depan Sungai Han ia melihat Hyo Eun dan pamannya main bola. Soo A melihat sekeliling, Jendela terbuka, Soo A dan ibu Do Woo saling berpandangan. Soo A ingat Ibu Do Woo yang membuat kancing, lalu Ibu Do Woo meminta Soo A masuk. Ibu Do Woo menutup tulisannya ketika Soo A masuk. Soo A berkometar cara menatap ibu Do Woo mirip seseorang. Lalu Ibu Do Woo meminta Soo A membelikan makanan didekat rumah ini. Sebagai ucapan terima kasih karena ia telah membuatkan kancing. 


Bola mengarah ke Do Woo, adik Soo A meminta Do Woo memberikan bolanya. Hyo Eun yang melihat Do Woo seperti tidak asing. Do Woo dan Hyo Eun bicara berdua. Hyo Eun mengatakan kalau Annie sebenarnya tidak akan pergi karena tidak diperbolehkan pergi. Do Woo mencoba mencerna dan mengatakan kalau Annie ingin pergi tetapi tidak diperbolehkan. Hyo Eun mengatakan kalau Annie pernah mengatakan kalau ia tidak bisa pergi untuk melindungi sesuatu. Do Woo berjalan, ia tersadar dengan perkataan Annie. Ia akan menemukan apa yang ingin dilindungi Annie.


Soo A kembali ke rumah ibu Do Woo dengan membawakan makanan yang dipesan. Setelah memakan makanan itu ibu Do Woo mengatakan kalau sebelum meninggal neneknya memakan makanan ini. Ibu Do Woo mengatakan kalau sebelum meninggal, seseorang akan meninggalkan sesuatu yang istimewa untuk orang yang disayangi. Hal itu karena mereka menghargai orang itu. Soo A mengatakan ia pernah mendengarkan itu dari seseorang. Ibu Do Woo memberikan Soo A hadiah gelang kaki yang terbuat dari tali. Ketika memasangkan itu, Ibu Do Woo teringat kejadian saat Annie bertemu dengan Hye Won. Lalu ibu Do Woo meminta Soo A memanggilkan Min Suk. Lalu ia berpesan jika bertemu dengan anaknya, ia sudah menulis surat. Ia menunjukkan tempat ia menyimpan surat tersebut kepada Soo A. Ketika Soo A bertanya siapa nama anaknya, Ibu Do Woo meminta Soo A memanggilkan Min Suk.

Ibu Do Woo diruangannya teringat dulu seorang pria yang mengawasi, lalu Annie menayakan tentang pekerja yang bernama Hye Won. Ketika bertemu sepertinya Hye Won tidak mengenal Annie. Ibu Do Woo memejamkan matanya. Soo A mencari Min Suk dan mengira kalau Min Suk anak Ibu Do Woo. Hye Won juga ke arah sana dan menayakan dimana Do Woo. Soo A yang mendengarnya teringat kalau itu wanita yang bertemu di cafe. Soo A segera pergi dari sana.


Soo A menelpon tempat Ibu Do Woo dan mempertanyakan hubungan Do Woo dengan ibu Do Woo. Belum terjawab, Marry datang dan bertanya apa Do Woo ada disini. Pegawai mengatakan kalau ibu Do Woo sedang di rs. Soo A mendengar semuanya, ia tahu Marry datang dan ibu Do Woo di rs. Soo A bertanya apa benar ini rumah Do Woo, pegawai menhiyakan. Soo A mengatakan rumah sakit....


DI RS Do Woo mendengar Hye Won menelpon dan mengatakan apa masih ada lagi, ada lagi. Do Woo memikirkan hubungan Hye Won dan Annie. Hye Won menghampiri  Do Woo, dan mengatakan kalau Ny.Hong ingin mengunjungi. Min Suk dan Do Woo menjaga Ibu Do Woo yang tidak sadarkan diri. Lalu Min Suk cerita kalau ada seorang wanita yang membelikan makanan itu untuk ibu Do Woo. Dia adalah orang terakhir yang dilihat ibu Do Woo. Do Woo mempertanyakan kepada ibunya siapa wanita itu.

Soo A berlari karena ia teringat pesan ibu Do Woo. Di rs Ibu Do Woo meninggal, Do Woo menahan tangis memegang tangan ibunya. Soo A ke rs tempat pemakaman, ia melihat papan nama Ibu Do Wo dan Do Woo diruang satu. Marry juga datang ke tempat itu. Hye Won memcoba menelpon tetapi tidak diangkat, lalu mengirim pesan kepada Do Woo dimana karena banyak yang mencari Do Woo. Di luar hujan, telpon Soo A berbunyi. Ternyata dari Do Woo, Do Woo mempertanyakan apa yng dilakukaan Soo A padahal hujan. Akhirnya Soo A melihat Do Woo, lalu Soo A menghampiri Do Woo. Marry melihat Soo A dan berteriak Ibu Hyo Eun, Hye Won sepertinya mendengarnya.


Do Woo mempertanyakan apa Soo A yang membelikan makanan untuk ibunya. Soo A mengiyakan, Do Woo berterima kasih kepada Soo A. Do Woo menarik Soo A dan memeluknya. Mereka menagis bersama. Soo A memeluk Do Woo dan menangkannya. 

Komentar:

Makin suka jalan ceritanya, entah apa sebenarnya yang disembunyikan Hye Won. Mi Jin dan Jin Suk mereka kayaknya masih ada hubungan sampai terakhir dua tahun lalu. Kayaknya Mi Jin menghindar selama dua tahu sampai ia ada di team yang sama lagi dengan Jin Suk.