Showing posts with label voice. Show all posts
Showing posts with label voice. Show all posts

Wednesday, 17 May 2017

Sinopsis Voice Episode 16-2


Pagi hari, Jin Hyuk dan Kwon Joo beserta lainnya sudah ada di pelabuhan. Tae Gu terkepung turun dari mobil lalu lari. Mereka segera berpencar untuk mengejar Tae Gu. Sampai di kapal, Tae Gu memukul Sek Kim dan membunuhnya Lalu melemparkan mayatnya, Kwon Joo mendengar suara itu, mereka semua kesana. Dan akhirnya mereka menemukan mayat Sek Kim.


Tae Gu melihat Kwon Joo di tv yang sedang diwawancara. Kwon Joo menyinggung tentang seorang anak yang menyaksikan ayahnya membunuh seseorang. Dan itu bisa menghasilkan seorang kriminal. Ayah Tae Gu yang mendengar berita tentang anaknya terlihat frustasi. Tae Gu menghampiri Kwon Joo. Ayah Tae Gu merasa bersalah, ia bunuh diri. 


Kwon Joo terpojok, Tae Gu terus menekan Kwon Joo. Jin Hyuk datang, ia menembak Tae Gu. Ternyata wawancara di TV adalah rencana Kwon Joo, Kwon Joo memberitahu Jin Hyuk. Tae Gu terus membahas ketika ia membunuh istri Jin Hyuk, Jin Hyuk terus menembak Tae Gu tetapi. Jin Hyuk akan menembak kepala Tae Gu, tetapi Kwon Joo mencegahnya. Jin Hyuk menangkap Tae Gu dan meminta semuanya keluar.


Jin Hyuk menemui anaknya, ia membelai kepala anaknya. Ia mengatakan ia sudah menepati janjinya hari ini. Ia menyenderkan kepalanya disebelah kepala anaknya. Sweettttt.


Jin Hyuk mengunjungi makam istrinya, ia berkomentar kalau butuh lama agar ia siap datang ke sini. Kwon Joo juga mengunjungi makam ayahnya. Ia mengatakan kalau ia sudah menangkap pelaku. Kwon Joo dan Jin Hyuk melihat Dae Shik dari luar ruangan. Jari tangan Dae Shik bergerak, dokter menghampiri mereka. Dokter mengatakan kalau Dae Shik belum sadar, tetapi bisa bernafas tanpa alat bantu. 


Di sebuah rs, Tae Gu diresepkan obat oleh dokter. Ternyata itu di rs Sungwun. Tae Gu dibawa ke sebuah ruangan kosong, tiba-tiba keluar banyak orang yang mengeroyoknya. Terakhir dokter memukulnya dengan alat.


Terdengar suara Kwon Joo, tidak lama kemudian ia tahu kalau akhirnya Tae Gu dibunuh oleh pasien rs yang sama. Sebagaian pejabat polda Sungwun digantikan. Komisaris Bae dalam masa penyelidikan jaksa dalam kasus suap Sungwun Express. Team Golden Team telah diaktifkan lagi. Bahkan sekarang sudah diresmikan. 

Team Golden Time  mendapat kasus seorang pria yang memegang pisau di kereta bawah tanah. Kwon Joo membunyikan kode zero. 

Komentar:

Wihhh serem juga ending Tae Gu....aaa Hapend love drama ini. Drama terbaik sejauh ini di tahun 2017......

Sinopsis Voice Episode 16-1


Kwon Joo dan Jin Hyuk sampai di rumah Tae Gu, Kwon Joo yakin karena ia ingat no plat mobil Tae Gu ketika di fantasia dulu. Mereka masuk ke rumah tersebut, lalu mereka berkeliling rumah tersebut. Dae Shik masih di siksa oleh Tae Gu di ruangan itu. Tae Gu mergentakan gigi sambil membawa bola besi. Kwon Joo mengatakan pada Jin Hyuk ia menelpon Hyun Ho tadi. Hyun Ho mengatakan pada tahun 1992 ada seorang wanita yang tinggal di pantai Sungwun mendatangi polisi. Wanita itu melaprkan kalau suaminya membunuh seseorang. Lalu suaminya datang dan menjelaskan kalau istrinya bicara omong kosong. Dan suaminya itu adalah ayah Tae Gu. Hyun Ho menjelaskan kalau di tempat itu ada kasus pembunuhan.

Jin Hyuk yang mendengar cerita Kwon Joo berkomentar kalau di rumah ini sering terjadi pembunuhan. Kwon Joo yakin kalau Tae Gu dan ibunya menyaksikan pembunuhan di rumah itu. Ternyata pembunuhan dilakukan ketika Tae Gu dan Ibunya datang ke rumah ini. Ia bertambah yakin kalau kejiwaan Tae Gu memburuk karena melihat kejadian itu.


Tae Gu memukul Dae Shik dengan bola besi tersebut. Jin Hyuk berkomentar kalau ayah Tae Gu merasa bersalah kepada anaknya, sehingga menutupi kejahatan anaknya. Jin Hyuk mengajak Kwon Joo masuk ke rumah itu. sedangkan  Dae Shik asih di siksa di ruangan tersebut.


Kwon Joo dan Dae Shik berkeliling di dalam rumah Tae Gu. Terlihat ada cctv disana, sepertinya mereka tidak tahu. Tae Gu dapat melihat mereka di ruangan itu. Tae Gu mematikan listrik rumah bahkan sinyal diblokir. Mereka juga terkunci di ruangan itu. Mereka ke ruangan atas karena mendengar suara teriakan. Ternyata mereka menemukan mayat Madam, dan suara jeritan itu hanya dari rekaman film. Tae Gu tersenyum senang melihat itu.


Kwon Joo mendengar suara bola besi, dari bawah tanah. Mereka akhirnya menemukan ruangan bawah tanah itu. Akhirnya mereka melihat Dae Shik, dan Tae Gu datang membawa senjata. Jin Hyuk meminta Kwon Joo membawa Dae Shik, Ia segera mengejar Tae Gu. Kwon Joo segera menonaktifkan sinyal, segera Kwon Joo menghubungi Hyun Ho untuk minta bantuan. Jin Hyuk mengejar Tae Gu, namun sayang diluar sudah banyak polisi. 

Ayah Tae Gu yang mendengar itu meminta Tae Gu dibawa ke rs lain. Lalu ayah Tae Gu meminta bantuan seorang dokter, dan mengatakan Tae Gu akan dibawa ke rs Sungwun. Tae Gu yang terluka kena tembak segera ditangani di rs Sung wun. Dokter memberikan kapas yang dibasahi biji safflower ke mulut Tae Gu. Dokter menjelaskan kalau Tae Gu bunuh diri karena menelan potasium sianida. Mereka melakukan rekayasa dan Tae Gu pura-pura mati suri. Kwon Joo dan Jin Hyuk yang mendengar tentu saja merasa aneh. Kwon Joo dan Jin Hyuk ke tempat parkir, namun sayang mereka gagal karena Tae Gu sudah pergi. Kwon Joo mendapat kabar dari Hyun Ho kalau Sek Ketua membayar tiket di terminal Sungwun dan akan berangkat besok pagi. Ketua Mo meminta bantuan Jaksa Park, tetapi Jaksa Park meminta agar menyerahkan diri karena ini mustahil.

Wednesday, 19 April 2017

Sinopsis Voice Episode 14-2




Kwon Joo mendengar suara orang yang mendekati rumahnya. Ia segera memberitahu Jin Hyuk. Kwon Jo semakin waspada ia mengambil pisau unttk berjaga-jaga. Orang itu sampai didepan rumah, orang itu tertawa. Orang itu memutar suara percakapan Kwon Joo dengan pelaku saat menyerang ayahnya. Kwon Joo membuka pintu, sedangkan Jin Hyuk bergegas ke rumah Kwon Joo. Kwon Joo keluar, ia menemukan sebuah kotak. Jin Hyuk dan petugas lainnya sampai di rumah Kwon Joo. Jin Hyuk membuka kotak itu, berisi rambut dan foto Kwon Joo bersama ayahnya.


Kwon Joo memberitahu Jin Hyuk kalau kemungkinan Tae Gu memperkerjakan orang tunawisma untuk memuaskan rasa haus akan pembunuhan yang dilakukan. Ia menambahkan untuk menangkap Tae Gu setelah menemukan tempat pembunuhannya. Jin Hyuk menduga kalau istrinya tahu tempat itu sehingga Tae Gu membunuhnya. Ia menambahakan bisa menemukan tempat itu dari rekaman istrinya. Kwon Joo mendengarkan rekaman itu lagi, ia mendengar suara seperti ombak. Lalu ia mendengar suara bergema. Tae Gu menyimpan jubah dan bola besinya dalam koper di bagasi mobil. 


Pagi hari Tae Gu menemui ayahnya. Ketua mengatakan kalau Direktur Kwon menyusahkannya. Ia menambkan kalau orang perlu jalan supaya mereka dapat bekerja. Ketua mempertanyakan kemana Tae Gu kemarin saat jam kerja. Tae Gu mengatakan kalau ia ada janji. Ketua mengatakan kalau ia sudah membereskan polisi-polisi. Ketua menambahakan kalau ada apa-apa bilang saja kepada Jaksa Park. Mereka akhirnya pergi.

Sopir Bus mengadu kalau ada yang tidak beres dengan Bus kepada atasannya, tetapi atasannya tidak peduli. Sopir Park tidak bisa apa-apa, ia menandatangani surat asuransi keselamatan kerja. Sopir Park menyalakan mesin, lalu temannya memberikan berkas yang mengatakan kalau rutenya dirubah karena ada perbaikan jalan.

Ketua dan lainnya sedang berada di acara Proyek pembangunan jalan. Sedangkan Jin Hyuk sedang mencari kontainer. Para penumpang mempertanyakan kepeda Sopir apa mereka melalui jalan yang salah. Sopir memberitahu kalau mereka putar arah karena ada perbaikan jalan. 


Ketua memberikan sambutan dalam acara penandatanganan pembangunan jalan Surim-dong. Sopir Bus menghindari batu, dan terjadilah kecelakaan bus itu. Kecelakaan itu menyembabkan Bus terguling. 


Para penumpang mengalami cedera yang lumayan parah. Seorang wanita hamil menelpon pusat bantuan. Wanita itu hamil tujuh bulan, Kwon Joo meminta agar tenang. Jin Hyuk menemukan sebuah kontainer yang bau aneh, disana terlihat ada baju. Itu sepertinya kontainer tempat para tunawisma waktu dulu Sang Tae membawa para tunawisma.


Jin Hyuk datang ke acara itu, Tae Gu dan Jin Hyuk bicara berdua. Jin Hyuk mengertak Tae Gu dengan sebuah kunci kontainer. Kwon Joo mendengar suara gas bocor dan menduga bus terbalik. Ia menelpon Jin Hyuk dan memberitahu kalau ada kecelakaan bus dan terdengar suara gas.

Komentar:

Tae Gu ahhhh kenapa ya kok aku malah kesemsem sama Tae Gu. Wkwkkwkw. Kontainer itu dulu adalah tempat para tunawisma yang dibawa Sang Tae bukan tempat dimana Tae Gu menyimpan mayat-mayat.

Sinopsis Voice Episode 14-1




Di kantor, akhirnya Kwon Joo mengenali suara Tae Gu. Bahkan ketika diajak bersalaman oleh Tae Gu, Kwon Joo tidak merespon. Kwon Joo mengepalkan tangannya. Setelah Tae Gu pergi, Kwon Joo memberitahu Jin Hyuk kalau Tae Gu adalah pelakunya. 

Tae Gu diintrogasi, Kwon Joo dan Jin Hyuk melihatnya dari ruang atas. Petugas menanyakan kepada Tae Gu dimana saat Madam tewas. Tae Gu berkilah ia bertemu Sang Tae untuk merekrut pegawai. Tae Gu selesai diintrogasi oleh petugas.


Jaksa Park datang, ia membewa surat perintah untuk menyita barang-barang dan ia memberitahu kalau Golden Time dibubarkan. Jaksa Park berpapasan dengan Byung Gon, ia mengatakan kalau Ketua marah besar. 


Kyung Hak berbicara dengan Jin Hyuk. Tentang Dae Shik yang mendengarnya ketika berbicara lewat telpon. Ia tidak pernah menelpon siapa pun hari itu. Hari itu ia dan teamnya sibuk mengintai untuk menagkap Sang Tae. Bahkan setelah itu mereka pergi ke sauna. Jin Hyuk mempertanyakan apa Dae Shik berbohong. Kyung Hak menambahakan saat itu mereka membawa tas Sang Tae, ia melihat Dae Shik menawarkan diri untuk membawa barang bukti itu sendiri. Ayah Dae Shik dulu adalah direktur perusahaan bus. 


Jin Hyuk mengajak Dae Shik bicara, Jin Hyuk mengatakan kalau Kyung Hak tidak bicara ditelpon dengan siapa-siapa. Dae Shik mengatakan kalau ia yakin melihatnya. Dae Shik mengelak kalau apa ia lupa hari apa tepatnya. Jin Hyuk memegang tangan Dae Shik, ia meminta Dae Shik tetap mengawasi Sungwun Express.

Tae Gu meminta kepada tuan Kim membelikan sebuah kotak yang ada pitanya. Ia masuk mobil, Jin Hyuk menelpon. Jin Hyuk mengatakan kalau ayah Tae Gu mengirim seseorang ke kantornya dan membuat kekacawan. Tae Gu mengatakan aku ingin bermain tetapi ia sibuk ingin mengembalikan foto dan memberikan hadiah.


Dae Shik menemui ayahnya dan memerikan makanan untuk ayahnya. Dae Shik minta maaf karena jarang mengunjungi ayahnya. Ayah Dae Shik ingin bertemu Detektif Moo karena kejadian kecelakaan tabrak lari dulu ia belum berterima kasih. Dae Shik mengatakan kalau Jin Hyuk sibuk. Bahkan Dae Shik terlihat agak marah karena ayahnya ingin bertemu Jin Hyuk.

Dae Shik di luar ruang ayahnya, ia mendapat telpon. Ia mengatakan kalau jangan pernah menelpon, karena ia akan memberitahu jika Jin Hyuk mendapat bukti. Ia menambahakan agar jangan menyakiti Jin Hyuk.

Di rumahnya Kwon Joo berfikir jika ia menemukan bukti kalau Tae Gu melakukan itu. Lalu ia menelpon Hyun Ho meminta rincian transaksi Sungwun Express dan pembangunan GP atau Sang Tae. Kwon Joo meminta Hyun Ho tidak khawatir karena mereka satu team. Jin Hyuk menelpon Kwon Joo dan memberitahu kalau Tae Gu akan ke rumah Kwon Joo. Ia meminta Kwon Joo pergi dari rumahnya.