Showing posts with label Priest. Show all posts
Showing posts with label Priest. Show all posts

Tuesday, 5 February 2019

Sinopsis Priest Episode 16-2



Soo Min dan Eu Ho terkapar, anggota 634 Regia lainnya datang. Mi Yeon meminta Young Pil mengambil tandu. Ki Sun meminta Soo Min tidak bicara. Soo Min mengatakan perekamnya. Ki Sun memeluk Soo Min. 


Eun Ho dibawa ke rs, semua di ruang karantina kaget karena Eun Ho yang datang dengan belati yang tertancap. Karena tertular mereka membawa Eun Ho ke ruang karantina. Mi So mengatakan kepada Yoo Ri bagaimana, pendarahannya hebat. Yoo Ri meminta agar mempersiapkan ruang Red Room. Mereka akan melakukan operasi darurat.


Anggota Regia 634 lainnya di luar. Di dalam Ki Sun bersiap melakukan eksorsis kepada Soo Min. Soo Min mulai berubah. Ia meminta agar melepaskan ikatannya. Ki Sun mengatakan kamu akan mati dis ini. Soo Min mengatakan maksudmu ia akan mati bersama bocah kesayanganmu ini. Ki Sun mulai melakukan eksorsis. Soo Min kesakitan, ia menyerang Ki Sun dari jarak jauh. Ki Sun terlempar, ia lalu berdiri lagi. Soo Min mengatakan kamu lemah, kamu tidak bisa menyelamatkan siapa pun. Seharusnya kamu tunduk, kamu membunuh temanmu. Kamu membunuh orang suci. Kini kamu menghancurkan hidup Soo Min. Kamu pastor yang lemah dan lalai. 

Ki Sun tetap melanjutkan eksorsis. Soo Min bisa melepaskan dirinya, ia menggunakan kekuatan untuk mengacak-acak semuanya dan melempar Ki Sun. Ki Sun muntah darah. Ia berusaha berdiri dan melanjutkan proses eksorsis. Ia menyerang dengan air suci. Soo Min melempar Ki Sun, ia akan keluar namun tidak bisa karena dikelilingi garam suci.


Jae Moon datang, namun anggota Regia 634 melarang. Tiba-tiba wajah Do Kyun berubah, sepertinya orang lain datang. Tiba-tiba Suster Lee dan para biara wati masuk untuk membantu. Soo Min akhirnya sedikit tenang.

Ki Sun meminta maaf kepada Suster Lee. Suster Lee mengatakan kamu khawatir ia menyakiti inang iblis itu dengan belati. Ki Sun mengatakan ia tidak menerima cara itu. Suster Lee mengatakan pertempurannya sulit. Ki Sun mengatakan ia paham, ia bertekad melawannya. Suster Lee mengatakan kamu tidak berubah, masih tetap berani menghadapi kesukaran. Suster Lee menambahkan ia akan membantu Ki Sun. Ki Sun berterima kasih.


Ki Sun melanjutkan eksorsis dibantu suster Lee. Ia menyiprat Soo Min dengan air suci. Ki Sun meminta agar menyebut namanya. Soo Min mengatakan beraninya menanyakan nama penguasa dunia. Tiba-tiba para biarawati terkapar, hanya Suster Lee yang masih bertahan. Ki Sun teringat klau Soo Min mengatakan perekam.


Ia keluar dan mempertanyakan di mana perekamnya. Young Pil menunjukkan di mana perekamnya. Akhirnya Ki Sun mengetahui nama iblis itu, “Samael.”

Suster Lee mencoba menangkan Soo Min, terlihat di mulut Suster Lee ada darahnya. Ki Sun kembali masuk. Soo Min mengatakan kamu tidak bisa menang. Jika ingin membunuhku, kalian harus membunuh bocah ini. Ki Sun melanjutkan eksorsis dibantu Suster Lee. KI Sun berteriak, “Samael.”
Soo Min kaget dan berkomentar, “Oh Soo Min, kamu.” Soo Min sadar dan meminta iblis keluar dari tubuhnya. Ki Sun akhirnya berhasil mengeluarkan iblis dari tubuh Soo Min. Soo Min pun terkapar.


Iblis keluar, Ki Sun menghampiri iblis. Iblis mengatakan kalian tidak berhak menyebut namaku. Ki Sun melanjutkan eksorsisnya. Iblis itu mencekik Ki Sun dan mengatakan bisa-biasanya makhluk rendahan melakukan ini, mengetahui namaku. Soo Min dengan sisa-sisa tenaga membantunya. Akhirnya mereka bertiga berhasil mengalahkan iblis itu. 


Ki Sun menghampiri Soo Min. Ki Sun memeluk Soo Min. Para biarawati akhirnya berdiri. Eun Ho di operasi oleh Yoo Ri, operasi berjalan lancar. Young Jin menemui ibunya, mereka berpelukan. Di rs semua yang terkena penyakit karena iblis sembuh.


Soo Min berlatih tinju bersama Ki Sun. Soo Min berkomentar kenapa petarung veteran melawan petarung pemula. Ki Sun mempertanyakan apa itu muncul dalam alam bawah sadarmu. Ia hanya mencoba mengajarimu. 


Mereka makan bersama, namun tidak terlihat Mi Yeon di sana. Ki Sun mempertanyakan di mana Mi Yeon. Young Pil mengatakan dia bersama keluarganya. Semuanya berkumpul untuk menikmati jamuan tahun baru. Do Kyun berkomentar kalau keluarga konglomerat memang berbeda. Soo Min mempertanyakan kenapa pakaian kalian rapi. Do Kyun mengatakan memang kamu tidak dikabari. Young Pil mengatakan kalau hari ini akan berfoto bersama, sehingga ia berpakaian rapi. 


Mi Yeon menghampiri mereka. Ia berkomentar kalian makan tanpaku. Do Kyun mengatakan kamu ada acara keluarga. Mi Yeon mengatakan ayolah, ini juga acara kumpul keluarga. Ia segera memesan makanan.


Di rs atasan memarahi Yoo Ri dan laiinya karena mengoperasi pasien luka bakar tanpa izin. Pasien itu tidak memenuhi kualifikasi pasien darurat yang tidak butuh izin wali untuk operasi. Sun Young masuk melihat mereka. Yoo Ri mengatakan pasien itu mengalami nyeri hebat da situasinya tidak pasti. Sun Young tersenyum mendengar penjelasan Yoo Ri. Atasan mereka berkomentar padahal Eun Ho sudah keluar dari sini, tapi kini seperti ada empat Eun Ho. Mereka hanya tersenyum.

Semua bersiap akan berfoto. Tiba-tiba Eun Ho datang. Soo Min sepertinya tidak mengenali Eun Ho. Ki Sun memperkenalkan Eun Ho. Ia menambahkan kalau Eun Ho anggota baru 634 Regia. Eun Ho memperkenalkan diri. Soo Min juga memperkenalkan dirinya. Do Kyun mengatakan disini, mari berfoto bersama. 


Flashback, Ki Sun mempertanyakan apa kamu yakin. Eun Ho mengiyakan. Ki Sun meminta Eun Ho mempertimbangkannya. Saat eksorsis, Soo Min hanya kehilangan ingatan tentang Eun Ho namun ingatanmu. Eun Ho mengatakan ingatannya kembali. Ki Sun mempertanyakan kenapa kamu ingin bergabung. Eun Ho mengatakan ia ingin berhenti menghindari takdirnya. Ki Sun mengatakan Soo Min adalah pastor, kamu yakin bisa menerimanya. Eun Ho mengatakan kalau ia ingin melindunginya. Hanya itu yang ia butuhkan. Ia akan merahasiakan ini seumur hidupnya. 



Semua anggota 634 Regia akhirnya berfoto bersama. mereka mengucapkan bersama, “Saat memberi, jangan sampai tangan kiri tahu perbuatan tangan kananmu.” Terdengar suara Eun Ho. Aku membuka lembaran baru untuk menolong yang amat membutuhkan bantuan. Kami bukan makhluk kuat seperti takdir dewa, malaikat atau iblis. Kami bertekad untuk melindungi hanya dengan tekad dan keyakinan kami. 


Mereka berjalan bersama. Terdengar suara Soo Min. Berkat keyakinan kami, kami bisa melawan musuh yang tidak kasatmata di tempat yang tersembunyi. Saat orang-orang berkeyakinan sama bersatu, para iblis tidak akan mampu mengalahkan kami. Terdengar suara Eun Ho. Kami, 634 Regia bersama melawan musuh tidak kasatmata di tempat tersembunyi. Terdengar suara Soo Min. Jika kami bersatu, segalanya bisa terwujud.

Komentar:

Aa akhirnya endingnya terbaik untuk mereka untuk saling melindungi walaupun tidak bisa bersama. Suatu saat ingatan Soo Min akan kembali, aku yakin mereka akan tetap seperti ini.


Sinopsis Priest Episode 16-1



Jae Moon mengatakan entah apa alasannya, tapi iblis itu mungkin menginginkan Eun Ho. Melihat situasi di rs, kemungkinan besar dia sudah kerasukan. Kita harus bergegas ke rs. Soo Min mengatakan sebelum itu jelaskan untuk apa belati itu. Jae Moon mengatakan untuk membinasakan iblis. Soo Min mempertanyakan bagaimana cara memakainya. Jae Moon mengatakan jika Eun Ho dirasuki. Ia akan menusuknya bersama iblis itu. Soo Min mengatakan itu pembunuhan. 

Jae Moon mengatakan iblis itu makin kuat hingga membahayakan manusia lain yang tidak dirasuki. Sayangnya peti mutiaranya sudah hancur dan tidak ada cara eksorsis yang baru. Hanya itu harapan kita. Soo Min mengatakan kamu siap membunuh manusia untuk membinasakan iblis, tidak masuk akal. Pastor eksorsis diutus Tuhan untuk melindungi manusia. 

Jae Moon mempertanyakan lalu bagaimana dengan manusia lain yang sekarat di rs akibat satu orang. Untuk menyelamatkan mereka, kita harus menanggung risiko itu dan memakai belatinya. Ini harus diakhiri. Soo Min mengatakan baiklah, kami akan membantu. Apa langkah pertama yang akan dilakukan. Jae Moon mengatakan pertemukan aku dengan Eun Ho. 


Eun Ho melakukan CPR kepada salah satu pasien. tiba-tiba pasien itu berubah dan mencekiknya. Eun Ho sadar. Ia melihat pasiennya sudah meninggal. Won Seok mengatakan Eun Ho pingsan saat melakukan CPR kepadanya. Ia meminta Eun Ho beristirahat. 

Eun Ho mendengar Sun Young berteriak nama anaknya. Eun Ho sadar itu Young Jin. Ia langsung berlari.

Jae Moon mempertanyakan sejak kapan kamu menjadi pastor. Soo Min mengatakan saat ibunya meninggal karena kerasukan. Jae Moon mengatakan jadi kamu bercita-cita menjadi pastor sejak itu. Soo Min mengiyakan. Jae Moon mempertanyakan kedekatan Soo Min dan Eun Ho. Soo Min mengatakan kami berteman baru-baru ini, dia membantu 634 Regia. 

Jae Moon mempertanyakan kepada Ki Sun kalau ingatan Soo Min belum pulih bukan. Suster Lee meminta tidak melibatkannya jika ingatan dia pulih. Ki Sun mengatakan dia orang yang sangat ia sayangi. Jika ingatannya pulih tanpa kamu minta ia tidak akan melibatkannya. 

Ki Sun mempertanyakan kenapa kamu bersedia membantu. Soo Min mengatakan kalau iblis mengincar Eun Ho. Ki Sun mengatakan ia tidak setuju dengan perasaanmu terhadap Eun Ho. Namun ia juga tidak setuju dengan mereka yang berniat menusuk Eun Ho. 

Semua anggota Regia berkumpul, mereka mulai beraksi. Mi Yeon pura-pura kerasukan. Soo Min mengendap-endap mencuri belati itu. Soo Min ketahuan, mereka mengejar Soo Min. Namun anggota 634 membuat mereka takut. 

Eun Ho mengatakan kepada Sun Young kalau kondisi Young Jin membaik. Ia mempertanyakan apa ada lagi yang bisa membantu kami. Persediaan obat habis, semua kelelahan. Sun Young mengatakan perlukah ia masuk. Eun Ho mengatakan tunggulah sampai Young Jin sembuh dan pulang dari sini. Ia meminta agar meminta bantuan. 


Jae Moon memanggil rekannya, namun tidak ada yang menjawab. Ia melihat kalau belatinya sudah tidak ada. Ia menemukan rekannya sudah diikat. Ia mempertanyakan apa rencana kalian. Ki Sun mengatakan kalau kita sepakat membinasakan iblis, namun ia tidak setuju dengan cara kalian. Jae Moon mengatakan pihak Vatikan tidak akan memaafkan cara kalian. Ki Sun mengatakan insiden ini urusan 634 Regia, biar kami yang menaganinya. Kami akan bertanggung jawab atas tindakan kami. 

Soo Min mencoba menghubungi seseorang, sepertinya Eun Ho. Namun Eun Ho tidak dapat di hubungi. Eun Ho mulai merasa linglung, ia mendengar seseorang memanggil namanya. Ia akhirnya sadar melihat Young Jin. Young Jin mengatakan kalau ia melihat ada orang aneh di belakang Eun Ho, sepertinya bukan manusia. Ia melihat kebelakang namun tidak ada apa-apa. Soo Min sampai di rs. dan ternyata iblis itu mulai mendekati Eun Ho. Soo Min melihatnya dan berkata tidak.

Eun Ho melihat dirinya mulai kerasukan ia bersembunyi. Soo Min pura-pura menjadi pasien. Mi So yang memeriksa Soo Min. Soo Min memberitahu Mi So kalau Eun Ho kerasukan. Tampaknya dia juga menyadarinya, dia barusan pergi ke Red Room. Ia harus segera menyusulnya. Mi So membawa Soo Min ke ruangan itu. Soo Min masuk ke ruangan itu melihat Eun Ho bersembunyi. 


Soo Min melukai tangannya dengan pisau. Lalu ia menempelkan darahnya dan membuat tanda salib di leher belakang Eun Ho. Soo Min mengatakan dengan ini proses kerasukannya sudah ia perlambat. Masih ada waktu, kita bisa melakukan eksorsis. Ayo kita pergi dari sini. 

Eun Ho mengatakan ia tidak bisa keluar dari zona karantina. Soo Min mengatakan ini bukan virus yang menyebar. Semua ini ulah iblis. Iblis merasukimu Eun Ho. Setelah iblis itu dibunuh, semuanya akan selamat. Jadi tolong percaya kepadaku. Eun Ho akhirnya mengerti. 


Mereka sembunyi-sembunyi keluar melalui pintu belakang. Eun Ho melihat petugas, ia mengatakan butuh obat. Namun petugas mengatakan ia sedang piket, tidak bisa meninggalkan posisinya. Do Kyun datang dan mengatakan kalau ia sebagai petugas berikutnya yang berjaga. Akhirnya Eun Ho dan Soo Min bisa keluar dari rs. Anggota Regia 634 lainnya datang, Eun Ho menyapa mereka. 


Jae Moon dan lainnya datang ke rs mencari Eun Ho. Pastor mengabarkan kalau mereka menemukannya di parkiran. Mereka segera bergegas ke parkiran. Namun Anggota Regia 634 lainnya mencegah mereka. Soo Min dan Eun Ho ke mobil, Soo Min mengikat Eun Ho dengan kain salib. Mereka akhirnya pergi. 


Soo Min dan Eun Ho sampai di tempat untuk melakukan eksorsis. Soo Min bersiap untuk melakukan eksorsis kepada Eun Ho. Soo Min mempersiapkan alat perekam juga. Eun Ho mengatakan ia tidak sanggup lagi. Eun Ho mulai kesakitan. Soo Min memulai melakukan eksorsis, ia menutup mata Eun Ho dengan kain salib. Eun Ho mengatakan perbuatan ini tidak bisa diterima. Soo Min tetap melakukan eksorsis. Eun Ho tertawa dan mengatakan payah sekali sampai ia tidak tahan mendengarnya, lekas hentikan. 

Eun Ho mengatakan menyedihkan, kalian sudah kalah saat peti mutiara hancur. Soo Min tetap melanjutkan proses eksorsis. Eun Ho mengatakan tanpa peti mutiara pun, masih ada cara untuk mengalahkanku. Ia memberi kode ke arah belati, tusuk aku. 

Soo Min tetap melakukan eksorsis. Tiba-tiba Eun Ho muntah darah. Soo Min melakukan eksorsis, Eun Ho kesakitan. Semua lampu dan lilin padam. Eun Ho mengatakan sebagai pastor, bukankah kamu harus berjuang menyelamatkan semuanya. Berkat kebodohan dan ketidaktahuanmu, banyak manusia sekarat. Kamu cukup membunuh satu orang untuk menyelamatkan banyak orang. Jadi bunuh saja aku. Soo Min mengatakan itu bukan pilihan, ia tetap melanjutkan eksorsis. Ia membukam mulut Eun Ho dengan kain salib yang sudah diberi air suci.

Soo Min memutar alat perekam dan mendengar proses eksorsis tadi. ia membuka kain di mulut dan mata Eun Ho. Eun Ho menangis, Soo Min meminta Eun Ho bersabar. Eun Ho mempertanyakan benarkah ucapan iblis tadi. Jika ia mati, wabah penyakit ini akan lenyap. Soo Min mengatakan itu hanya muslihat iblis. 

Eun Ho meminta Soo Min jujur. Soo Min mengatakan bukan kamu yang harus mati, tapi iblis itu. Ia akan berusaha semampunya untuk melindungimu. Eun Ho mengatakan lukamu begitu dalam, wajahmu juga hatimu. Soo Min mengatakan semua ini tanggung jawabnya. Eun Ho mengatakan tidak, ini tanggung jawabnya. Akulah yang dirasuki iblis, mohon bunuhlah aku. Orang-orang tidak bersalah sakit karena salahku. Ia tidak tahan melihat penderitaan mereka. 

Soo Min mengatakan ia tidak bisa. Eun Ho berhasil melepaskan dirinya, ia mengambil belati itu. So Min melihatnya. Eun Ho mengatakan ia harus mati agar semua selamat. Ia menusuk dirinya dan meminta Soo Min menjauh.

Iblis meminta agar menarik belatinya, jika tidak wanita ini akan mati. Eun Ho mengatakan jangan mendengarkannya. Soo Min melepaskan semuanya dan menjadi pengabdi setan. Ia melakukannya sambil menatap Eun Ho.

Iblis tertawa, Soo Min menangis sambil menghapus air mata Eun Ho. Ia meminta iblis memberi tahu namanya yang agung. Ia memeluk Eun Ho. Akhirnya iblis itu keluar dari tubuh Eun Ho, namun berpindah ke Soo Min . Iblis mengatakan nama penguasa iblis yang kamu sembah yaitu aku yang lebih berkuasa dari Tuhan adalah....