Friday, 1 September 2017

Sinopsis Hospital Ship Episode 4




Eun Jae membawa pasien itu ke rs tersekat, karena tidak ada ahli bedah karena semua sedang operasi ia yang melakukan operasi. Kwak Hyun berjalan-jalan di pantai. Ia duduk dan teringat kejadian tadi ketika ia tidak bisa melakukan intubasi. Ia hanya bisa menghela nafas. 


Direktur rs melihat saat Eun Jae melakukan operasi dan kagum melihatnya. Setelah selesai operasi ia mengajak Eun Jae ke ruangannya. Ia menawarkan Eun Jae untuk kerja On Call di rsnya. Eun Jae megatakan ia setuju asalkan tidak menggangu kerjanya di rs kapal. 


Eun Jae keluar rs itu, Kwak Hyun datang dan membawakan pakaian ganti untuk Eun Jae karena baju Eun Jae berlumuran darah. Eun Jae memuji diagnosa Kwak Hyun, ia mempertanyakan apa kejadian ini yang pertama saat melakukan intubasi. Kwak Hyun mengatakan kalu itu baru pertama kalinya terjadi. Eun Jae meminta Kwak Hyun memperbaikinya. Hal ini karena Kwak Hyun satu-satunya di rs kapal yang bisa ia ajak bekerjasama.

Direktur rs pedesaan menelpon tempat Eun Jae bekerja dulu. Ia tahu Eun Jae membuat masalah di rs Seoul. Ia segera menelpon Eun Jae dan meminta ke kantornya. Eun Jae datang ke rs pedesaan, direktur mengatakan kalau mereka sudah menemukan dokter lain dan minta maaf tidak bisa menerima Eun Jae. Eun Jae sadar, ketika ia akan menjelaskan, direktur mengatakan kalau itu masalah besar. Jae Gul melihat Eun Jae keluar dari rs itu. Jae Gul mempertanyakan kepada sekertaris direktur apa yang terjadi kepada Eun Jae. Sekertaris menjelaskan kalau Eun Jae dipecat, karena terkena masalah serius di tempat bekerja sebelumnya.


Jae Gul menemui direktur, direktur sepertinya tidak senang. Ternyata direktur ayah Jae Gul. Jae Gul berkomentar apa pengobatan oriental tidak masuk kriteria ayahnya. Ayahnya mempertanyakan kenapa disini. ibu Jae Gul datang dan mengatakan ia yang menyuruhnya. Ia menjelaskan untuk makan bersama memperingati Jae Min. Ayah Jae Gul mempertanyakan salah siapa Jae Min meninggal. Jae Min akan pergi, ibunya memcoba menhan Jae Gul. Namun Jae Gul tetap pergi. 

Eun Jae minum-minum sendiri, ia teringat saat itu. Flashback, saat itu Prof mengatakan kepada Eun Jae turut berduka cita atas kematian ibu Eun Jae. Prof mengajak Eun Jae kembali bekerjasama. Eun Jae kembali ke rs kapal, ia termenung di ruang operasi. Flashback, ia tidak berhasil menyelamatkan pasien. Prof menampar Eun Jae, Prof mengatakan agar Eun Jae keluar karena a tidak membutuhkan orang sombong.

Pagi itu ruang rs banyak barang baru yang dibutuhkan untuk operasi. Won Gong hanya bisa menghela nafas. Rumor tentang Eun Jae di pecat dari rs terdahulu mulai menyebar di rs kapal. 


Sung Woo menghampiri Eun Jae dan mempertanyakan tentang alat-alat keperluan operasi. Ia meminta Eun Jae pergi, Eun Jae dipecat. Eun Jae mengatakan kalau Sung Woo tidak berhak melakukan ini. Ia menambahakan tidak akan pergi dari rs kapal. 


Malam itu cuaca di laut tidak bagus. Salah satu staff bernama Jung Ho mengalami kecelakaan tangannya ketika memindahkan barang. Eun Jae datang lalu ia memeriksa tangan Jung Ho dan mengatakan ia tidak bisa merasakan denyut nadi di tangan Jung Ho. Eun Jae mengambil kapak dan memotong tangan Jung Ho. 

Komentar:

Entah kenapa masih banyak tanda tanya ketiga dokter di rs kapal.....Makin kesini makin penasaran. Oke sich aku suka jalan ceritanya.

Sinopsis Hospital Ship Episode 3


Eun Jae segera memeriksa anak kecil tersebut. Won Gong berkomentar kalau Eun Jae seharusnya masuk kerja tiga hari lagi. Eun Jae mengatakan kalau ia memutuskan untuk memulai lebih awal. Eun Jae mempertanyakan dimana ruang operasi. Won Gong menunjukkan ruang operasi. Dan ternyata ruangan tersebut tidak layak sama sekali. Bahkan lampu ruangan itu mati. Bahkan alat-alat yang diperlukan untuk operasi tidak lengkap. Won Gong mengatakan setidaknya mereka memiliki alat untuk mensterilkan alat-alat di ruang dokter gigi.


Eun Jae membawa anak kecil itu ke ruang dokter gigi. Kwak Hyun mempertanyakan apa yang dilakukan Eun Jae apa ini benar. Ia mengajak Eun Jae bicara berdua. Eun Jae mengatakan kalau mereka membiarkannya bisa menyebabkan terkena sepsis. Kwak Hyun mengatakan kalau penjaga pantai akan tiba 30 menit lagi. Eun Jae mengatakan kalau butuh 2,5 jam untuk ke rs terdekat, anak itu tidak akan dapat bertahan. Go Eun menghampiri mereka dan mengatakan kalau tekanan darah pasien menurun. Kwak Hyun mengatakan kalau mereka hanya memiliki 1 obat anastesi hanya bertahan 30 menit. Eun Jae mengatakan kalau operasi hanya benar-benar dilakukan manual. Akhirnya Kwak Hyun setuju untuk membantu Eun Jae.


Operasi berjalan lancar, dan anak itu dapat di selamatkan. Setelah selesai operasi Kwak Hyun berterima kasih dan minta maaf. Eun Jae mengatakan kalau operasi benar beresiko. Ketiga dokter pria mengajak Eun Jae ke asrama, tetapi Eun Jae menghiraukan mereka. Ia ke ruang operasi yang tidak layak tadi.


Di mobil Joon Young mengatakan kalau ia penasaran kenapa dokter bedah wanita datang ke rs kapal. Jae Gul membenarkan, padahal ia dan Joon Young ke rs kapal karena mereka dinas militer dan tidak memiliki pilihan lain. Tiba-tiba Kwak Hyun muncul dan berkomentar apa karenanya Eun Jae ke rs kapal. Karena sepertinya mereka saling kenal. Wkwkwkkw. 

Eun Jae mengatakan kepada Won Gong kalau ia ingin berhenti. Won Gong mengatakan kalau Eun Jae tidak ada pilihan lain. Eun Jae mengatakan kalau ia tidak bisa melakukan apa-apa disini karena keterbatasan alat-alat operasi. Won Gong mengatakan ia akan berusaha mencari dana untuk membeli alat-alat yang dibutuhkan.


Eun Jae di ruang operasi tadi melihat rekam medis pasien rs kapal. Ia menemukan rekam medis ibunya. Ia melhat hasi EKG ibunya. Eun Jae terlihat sangat terpukul. 


Pagi itu Kwak Hyun datang dan mneghampiri Eun Jae, ia berkomentar kalau ruangannya sekarang terlihat berbeda. Kwak Hyun mempertanyakan apa mereka pernah bertemu. Eun Jae mengatakan kalau ia tidak pernah mengel Kwak Hyun. Hahahhaha.


Kwak Hyun di ruangannya, ia masih memikirkan yakin pernah melihatnya. Lalu ia melihat sebuah foto dan benar saja itu Eun Jae. Go Eun menghampiri Won Gong dan mempertanyakan bagaimana bisa mendapatkan ahli bedah terkenal seperti Eun Jae. Ketika akan bicara Won Gong teringat Eun Jae pernah bicara kepadanya agar merahasiakan yang terjadi kenapa ia pindah ke rs kapal. Won Gang mengatakan kepada Go Eun kalau itu rahasia. Hihihihi. 

Kwak Hyun mempertanyaakn foto ini kepada Eun Jae, Eun Jae mengatakan aklau itu fotonya 7 tahun yang lalu. Ia mempertanayakn bagaimana Kwak Hyun mendapatkan fotonya. Kwak Hyun mengatakan kalau ibu Eun Jae yang memberikannya, ia mempertanyakan bagimana kabar ibu Eun Jae. Won Gong menarik Kwak Hyun dan memberitahu kalau ibu Eun Jae sudah meninggal.
Kwak Hyun menghampiri Eun Jae yang sedang mengganti lampu ruang operasi. Kwak Hyun mengatakan kalau ia. Eun Jae mengatakan tidak perlu karena itu faktanya. 


Kepala desa yang memberitahu pemberitahuan kepada warganya karena akan ada dokter dari rs kapal tiba-tiba terjatuh. Eun Jae dan Kwak Hyun segera berlari menghampirinya. Eun Jae meminta Kwak Hyun melakukan intubasi, tetapi tangan Kwak Hyun gemetar. Flashback, Kwak Hyun berlalri dan melihat keadaaan pasiennya drop dan dilakukan CPR. Namun nyawa pasiennya tidak tertolong. Ia ditonjok oleh seorang dokter pria, dan dokter itu mengatakan kalau Kwak Hyun tidak pantas menjadi dokter. Eun Jae mengambil alih dan melkaukan intubasi. 


Kwak Hyun memeriksa dan mengatakan kepada Eun Jae kalau mungkin ini Aneurisma perut. Eun Jae mengatakan ia harus membedahnya sekarang. Heli penjaga pantai sudah tiba. Eun Jae membedah perut pasien tersebut.

Thursday, 31 August 2017

Sinopsis Hospital Ship Episode 2


Pagi itu karena kapal rs datang, ibu Eun Jae periksa, ia mengatakan kepada Kwak Hyun kalau ia merasa pencernaannya tidak beres dan sesak nafas. Setelah selesai Kwak Hyun meminta agar ibu Eun Jae mengecek jantungnya untuk berjaga-jaga. Hal ini karena jantung yang lemah bisa menyebabkan pencernaan tidak beres. Ibu Eun Jae memberikan foto Eun Jae, Kwak Hyun sepertinya tertarik. Foto ibu Eun Jae ketinggalan, ketika akan mengembalikan ibu Eun Jae sudah pergi naik kapal.


Di rs Seoul terdengar ada pengumuman code blue. Ketika ia mengecek ke kamar pasien kecelakaan pasien itu baik-baik saja. Pasien itu mencoba memberikan uang kepada Eun Jae, tetapi Eun Jae menolak. Ibu Eun Jae mengunjungi Eun Jae ke Seoul untuk melakukan pemeriksaan. Ia menelpon Eun Jae, tetapi Eun Jae kesal karena mengira ibunya membawa pasien lagi dari pulau. Ibu Eun Jae kembali ke pulau tanpa melakukan pemeriksaan.

Eun Jae mendapat kabar kalau ibunya pingsan. Ia ke kamar pasien kecelakaan itu dan mmeinta bantuan helikopter. Eun Jae ke rs dekat pulau itu namun sayang ketika sampai di sana nyawa ibunya tidak tertolong. Ia tertunduk lesu di depan rs. 

Di rs kapal, pasien banyak yang datang ke rs tersebut. Jae Gul yang mengobati pasien dengan pengobatan oriental. Ketika Joon Young akan mencabut gigi, Go Eun menghampiri. Karena jika Joon Young mencabut gigi, pasien itu akan mengalami pendarahan yang tidak dapat dikendalikan karena pasien tersebut minum obat aspirin.

Ada seorang pasien anak yang mengeluh sakit perut. Kwak Hyun memeriksa dan ternyata menderita usus buntu akut dan harus segera di operasi. Won Gong mengatakan kalau karena cuaca helikopter tidak bisa mendarat. Tiba-tiba Eun Jae datang dan mengatakan kalau ia yang akan mengoperasinya.

Komentar:

Awalnya drama ini biasa aja, tapi makin kesini makin kece...




Sinopsis Hospital Ship Episode 1




Cuaca di lautan tidak bagus, saat itu ada seorang staff bernama Jung Ho tangannya terluka ketika memindahkan barang.  Rekannya segera melaporkan kejadian itu kepada Won Gong  dan Sung Woo. Sung Woo mengatakan kalau kapal tidak dapat bergerak. Won Gong mengatakan kalau Jung Ho akan di operasi di kapal ini. Terlihat seorang wanita berlari di lorong rs kapal tersebut.


Pagi hari Eun Jae lari di tengah hutan. Ia lalu sampai di jalan utama yang pagi itu terlihat sepi. Lalu ia melihat ada kecelakaan mobil. Eun Jae sampai di rs, ia melkukan CPR di atas ranjang pasien kecelakaan tersebut. Ia langsung membersihkan diri lalu melanjutkan operasi kepada pasien kecelakaan tadi. 


Kwak Hyun di parkiran mobilnya di tabrak oleh ibunya. Ia meminta agar ibunya istirahat di hotel. Ibunya meminta agar Kwak Hyun kembali ke Seoul. Tapi Kwak Hyun tetap meminta agar ibunya istirahat di hotel. 


Kwak Hyun sampai di rs kapal, ia menyapa Go Eun dan A Rim. Ia memperkenakan diri sebagai dokter penyakit dalam. Lalu mereka mengajak Kwak Hyun berkeliling rs kapal dan memperkenalkan kepada staff lain. Kwak Hyun sampai di ruangannya, ia terlihat menyukai ruangan tersebut.


Di rs Seoul Eun Jae masih melakukan operasi. Tiba-tiba kondisi pasien menurun. Ia meminta tidak gegabah dan menganggap pasien itu mayat. Ia meminta juniornya dr. Kim memasukkan tangannya. Eun Jae mengataakan kalau tangan dr. Kim gemetar. Seorang dokter melaporkan kepada Prof kalau pasien yang di tangani Eun Jae seorang pewaris perusahaan. Eun Jae dengan tenang berhasil menyelamatkan pasien tersebut. Prof datang dan meminta Eun Jae keluar. Lalu Prof meminta agar dijelaskan kondisi pasien tersebut.


Di luar para wartawan sudah menunggu, Prof melaukan preskon tentang kondisi pasien tersebut, sedangkan Eun Jae langsung pergi untuk beristirahat. 


Pagi itu ketiga dokter pria berkumpul. Mereka akhirnya bersantai-santai di rs kapal hal itu membuat A Rim kesal. Hiihihi. Mereka mengatakan masih ada waktu sebelum mereka bertugas, jadi mereka bersantai-santai sebentar. Wkwkkwk. Won Gong mengatakan kepada Sung Woo kalau ia baru pertama kali melihat dokter seperti itu. 


Eun Jae berpapasan dengan pasangan kakek dan nenek, dan mereka mengatakan kalau ibu Eun Jae benar. Eun Jae menelpon ibunya yang tinggal di pulau, ia kesal karena ibunya terus membawa pasien kepadanya. Ia berharap kalau ini adalah yang terakhir. Bahkan Eun Jae menutup telponya ketika ibunya belum selesai bicara.