Ji Sang menemui Jae wook dan membawa J. Ji Sang menyuruh Jae
Wook membunuh J untuknya. Baik manusia
atau yang terinfeksi aku belum pernah membunuh siapapun. Dari yang ku lihat kau
melakukannya dengan santai.
Jae Wook menjawab, "itu tidak mudah, kenapa kau tidak
gunakan kesempatan ini untuk melakukannya, pada akhirnya akan tiba kau
melakukan itu."
Ji Sang menjawab jika sudah saatnya ia akan melakukannya. Sekarang
aku meminta kau melakukannya, dan kirimkan fotonya. Bukan aku tidak percaya,
hanya ingin melihat bagaimana kondisinya saat meregang nyawa. Dia tidak akan
muncul di tempat lain kan, aku akan pergi sekarang maaf merepotkanmu.

Ji Sang, Hyun Woo Dan Ri Ta ngobrol, Luuvy lewat hehehheehe (bawa
2 kantung plastik). Mereka membahas tentang Jae Wook. Hyun Woo berkata, "efek obatnya sebentar lagi
habis."
Ji Sang berkata kalau direktur membunuh, berarti ia membunuh pengikut
setianya, kalau tidak membunuhnya berarti ia menunjukkan siapa ia padaku.
Ri Ta
berkata kalau ini dilema, Hyun Woo berkata bahwa ini akan membuat Jae Wook frustasi, kita tunggu
fotonya. Ji Sang berkata kalau tidak mungkin direktur membunuhnya, Ri Ta bertanya,
"kenapa?"
Ji Sang menjawab itu akan melukai harga dirinya. Ri Ta berkata, "kita tidur
tenang malam ini."


Jae Wook dirumahnya sudah ada Chul Hoon dan J yang sudah
sadar. Jae Wook menyuruh Chul Hoon membunuhnya. J berterima kasih atas segalanya
kepada Jae Wook. Chul Hoon berkata kalau J sudah seperti saudaranya.
Jae Wook
bertanya, "lalu?"
Chul Hoon berkata ia akan membunuh Ji Sang. Jae Wook berubah
mencengkram J, Chul Hoon berkata, "cukup telah mengorbankan 2 orang." (pas episode
Jae Wook membuka jati dirinya ke Ji Sang).
Lalu Jae Wook melempar J dan berkata, "kenapa kamu menjadi kelemahanku."
Ri Ta menemui Ji Sang, lalu berkata, "apa mau tidur di dalam aku
di lantai kau diranjang." Wkwkwkkw, lalu Ji Sang berkata, "pria dan wanita harus
menjaga jarak."
Ri Ta berkata ia seperti
pengganggu, dan akan kerumahnya, tapi Ji
Sang marah dan berkata, "kamu boleh pergi ketika aku mengatakan keadaan sudah
aman."
Ri Ta menyuruh Ji Sang tidur lalu
pergi, tapi Ji Sang menahan tangan Ri Ta dan berkata ia tidak bisa tidur dan
menyuruh Ri Ta tetap disisinya. Ji Sang tidur, Ri Ta membelai rambutnya.
Ji Sang menemui Jae Wook dan bertanya, "kenapa tidak mengirim
fotonya?"
Jae Wook berkata itu tidak ada gunanya. Ji Sang bertanya, "kenapa?"
Jae Wook
berkata, "kita tidak perlu mempublisnya."
Ji Sang berkata, "terima kasih sudah
memenuhi permintaanku. Aku akan melakukan sesuatu, akan ada sedikit kekacauan
tolong dimengerti."
Ri Ta bertanya, "apa benar? bagaimana sesudahnya."
Ji Sang
menjawab, "aku mengandalkanmu."
Ri Ta menjawab, "ya lakukan aku akan bertanggung
jawab." lalu pergi. Ji Sang hanya tersenyum.
Ji Sang dan Ri Ta menemui suster, Ji Sang berkata ia akan
mengambil darah 4-5 orang tolong persiapkan. Ji Sang mengambil darah Na Jung,
Yoo Jin. Ketika mengambil darah Yoo Jin, Ji Sang menyuruh Ga Yeon pergi, tapi Ga
yeon menolak. Ri Ta mengambil darah pasien Ji Sang.
Team keamanan berlari, Jae
Wook menerima telpon dan berkata, "tahan mereka seperti terakhir kali."
Team keamana menghadang Ri Ta dan Ji Sang. Ji Sang mengangkat
tangan. Ri Ta ikut-ikutan hahahhaa. Ji Sang menoleh bingung, lalu senyum.
Ji Sang memperingatkan agar minggir sebelum ia
selesai berhitung kalau tidak kalian akan memandangi langit-langit. Ri Ta pun
menurunkan tangannya. wkwkkwkwkwk.
Ji Sang berhitung dan sampai selesai, akhirnya
Ji Sang berkelahi dan mereka semua kalah. Ri Ta menyuruh suster memanggil
petugas klinik mereka tampak kesakitan wkwkkwk.
Jae Wook menerima telpon dan berkata, "cepat pergi ke sana."
Ji
Tae sedang melihat data, dan berkata. "kenapa bisa begini?"
Soo Eun masuk
memberikan data pasien, Ji Tae buru-buru
menutup laptopnya Soo Eun curiga, lalu ia berkata kalau ada yang disembunyikan
ia akan kecewa, Ji Tae mengerti.
Ri Ta masuk, di luar Ji Sang berkelahi. Ri Ta menyerahkan
sample kepada Ji Tae. Jae Wook berjalan dengan emosi.
Team keamanan berjaga
diluar, Soo Eun memasukkan sample untuk diuji. Ri Ta bergumam apa kita ini kriminal
wkwkwkwk. Ji Tae berkata ia telah menyisihkan sample ditempat lain, dan menyuruh
Ji Sang menyerahkan pada Hyun Woo, Ji Sang berterima kasih.
Ri Ta berkata, "kita
seharusnya menyelesaikannya waktu itu seandainya tidak ada paman."
Soo Eun Juga
berkata, "dan aku juga tidak dipermalukan Hye Ri." Soo Eun curiga mereka
menyembunyikan sesuatu.
Jae Wook datang dan
meminta Ji Sang bicara pribadi. Jae Wook berkata, "kau bertindak sembarangan,
menggunakan kekuatan orang terinfeksi."
Ji Sang berkata, "aku petarung yang baik."
wkwkwkkw. Ji Sang terus menekan Jae Wook.
Jae Wook berkata, "Ji Sang makin lepas."
Ji Sang berkata, "sekarang aku tidak takut." Je wook bertanya, "bagaimana jika ini
tersebar ke publik?" Ji Sang berkata, "ini hanya untuk grupnya."
Kyung In melihat surat kematian dan data-data Hye Rin
terdengar suara berkata Hye Ri sudah mengepak barang mobilnya masih diparkiran
tapi belum bisa menemukannya, lalu menelpon seseorang dan berkata hentikan
penyelidikan ini.
Ga Yeon sedang duduk dan berfikir tentang kata-kata Jae Wook
agar ia tidak terpengaruh yang lain dan juga berfikir tentang kejadian di
bangsal 21A. Lalu Soo Yun datang dan meminta sesuatu. In Hoo datang dan
menyuruh Ji Tae dan Soo Eun tidak melihat hasilnya.
Hasil keluar Soo Eun bergerak In
Hoo menyuruhnya berhenti. Ji Tae menyuruh Soo Eun mengambil tapi dilarang In Hoo. Ji
Sang datang dan berdebat dengan In Hoo, hp In Hoo berbunyi dan ternyata dari
direktur, lalu In Hoo pun pergi. Soo Eun mengambil hasilnya lalu membacanya Ji Tae
berkata, "seharusnya seniormu dulu." wkwkkw. Soo Eun terkejut melihatnya.
Soo Eun lalu mengajak Ri Ta ngobrol. Soo Eun kaget karna
vampir benar-benar ada. Soo Eun mempunyai firasat kalau Ji Sang vampir, Ri Ta
dengan segala cara mengelakkannya wkwkwkkw.
Soo Eun berkata ia kan menemukannya
sendiri. wkwkkwkkw. Ri Ta pun diolok-olok Soo Eun karena mereka tinggal satu
rumah.
Pasien Ji Sang ngobrol dengan istrinya, ia berkata obatnya
bekerja baik, tetapi moodnya selalu berubah, istrinya menjawab ia bisa memahaminya
karena da kemajuan. Soo Yun datang dan memberikan surat, ia berkata kertasnya
diberi Ga Yeon. Ketika surat diberikan kepada ayahnya, Soo yun menariknya
sambil berkata ayah tidak boleh membaca keras-keras. Tangan ayahnya tergores
dan berdarah ia berubah menjadi marah dan mendorong Soo Yun. Lalu moodnya berubah
baik lagi dan memanggil Soo Yun dengan lembut.
Ga Yeon berbicara dengan In Hoo, Ga Yeon berkata, " pasien Ji Sang diberi vaksin tahap 3 kan, itu bukan vaksin yang aku ketahui bukan."
In Hoo menjawab, "aku tidak
perlu melapor kepadamu." In Hoo pergi.
Ga Yeon memegang tangannya dan
matanya berubah hijau. Begitu juga In Hoo matanya berubah dan menepis tangan Ga
Yeon.
In Hoo berkata, "karena direktur menghargaimu, bukan berati aku melakukan
itu, jangan sentuh aku." lalu pergi.


Hyun Woo membagikan hasil uji darah, dan berkata kalau Na
Jung bersih. Ji Sang berkata kalau hasil analisanya vaksin dimasukkan dalam serum. Ri
Ta bertanya, "apa itu mungkin dicampurkan?" Hyun Woo berkata kalau VBT-01 membuatnya mungkin.
Ga Yeon menemui Jae Wook dan
meminta penjelasan tentang vaksin tersebut. Jae Wook berkata, "vaksin itu lebih baik dari yang kamu ketahui."
Hyun Woo
menjelaskan sederhananya
itu jenis hibrida
yang merupakan perpaduan serum imun dan vaksin. Ri Ta berkata, "serum imun
meningkatkan imun."
Ji Sang berkata, "tapi, struktur vaksin dan lavelnya tidak, mungkin
vaksin hidup.
Hyun Woo berkata, "minimalisasi dari dampak VBT-01."
Ri Ta
bertanya, "maksudnya?" Ji Sang menjawab, "itu bukan vaksin, kondisinya sama seperti
individu terinfeksi."
Hyun Woo berkata, "kalau serum imun tidak bekerja, kau
terinfeksi."
Ga Yeon meminta agar Na Jung tidak menjadi subyek penelitian, Jae
Wook mengiyakan dan berkata, "kau jangan menjadi kelemahanku."
Di sebuah gedung J sedang memimpin anak buahnnya, Chul Hoon
sedang bicara dengan Jae Wook di telpon, dan berkata pastikab mereka
menginjeksikan
dan menyembunyikan
identitasnya.
Ga Yeon dimarahi seniornya, lalu Byung Soo berkata,
"biar aku yang mengurusnya."
Byung soo berkata kalau seharusnya bilang ijin padaku, lalu
menyuruh Ga Yeon ganti dan ke ICU. (Byung soo sambil tersenyum pada Ga Yeon).
Ji Sang dan Ri Ta jalan-jalan, mereka ngobrol Ji Sang
berkata ia ingat Ri Ta saat pertama ia datang kesini dengan make up LA. hahhahhahhah Ri Ta menyuruh Ji Sang menghentikannya merekapun tertawa. Mereka melihat
couple, ceweknya pura-pura bersembunyi dan bertanya, "dimana aku?" cowoknya
pura-pura gak lihat hahhahah lucu banget.
Ri Ta minta Ji Sang untuk melakukan
hal yang sama, Ji Sang menolak. Akhirnya Ri Ta pura pura bersembunyi tapi Ji
Sang menjawabnya, walaupun jawabannya bukan yang diharapkan. wkwkwkkwk.
Ri Ta berkata, "apa yang akan kau lakukan tanganku bengkok?"
Ji Sang berkata, "aku bisa meluruskannya.: lalu memasukkan jarinya di
sela-sela jari Ri Ta dan menggandengnya.
Ji Sang berkata kalau sudah lurus aku
bisa melepaskannya, Ri Ta berkata, "belum." Ji Sang dan Ri Ta tersenyum.
In Hoo diruangannya terlihat kelelahan lalu memeriksa suhu
32,20C. Lalu menutup tirai ruangannya. Byung soo yang lewat
mendengar teriakan lalu mengintip, dan ia melihat In Hoo berubah.
In Hoo
melihatnya Byung Soo lari. Lalu mengintip keadaan aman, ternyata In Hoo
didepannya lalu mencekik dan mengankat Byung Soo. Jae Wook mendapat telpon, lalu
segera menyuruh mereset cctv. Dokter magang membuka ruangan dan terkejut
melihat Byung soo bunuh diri.

Ji Sang dikamarnya sedang membersihkan rambut, lalu berkata kalau rambutmu
rontok. Lalu Ri Ta berkata, "mempunyai rambut panjang begitu, apa kau tidak
pernah pacaran dengan rambut panjang?"
Ji Sang menjawab tidak, pendek Ji Sang
menjawab tidak atau medium Ji Sang juga menjawab tidak wkwkkwkwk.
Ji Sang
berkata. "ketika seseorang terinfeksi kelenjar dibawah otak itu menyebabkan
bahaya."
Ri Ta berkata. "saat kau semakin dekat denganku, memegang tanganku, apa
baik-baik saja, aku hanya bagian dari rekan kerja atau
semacamnya.
Ji Sang berhenti membersihkan lalu berkata, "ada pengecualian jika
kelenjar bawah otak terstimulasi secara signifikan, jika bagian lain
terstimulasi akan baik-baik saja."
Ri Ta berkata, "dimana bagian itu?" lalu Ji Sang
memegang dada kirinya.
"Biarkan aku melanjutkan penelitian ini," Ji Sang memeluk
Ri Ta.
Ri Ta berkata, "kau gugup."
Ji Sang berkata kalau akan baik-baik saja juga di
masa datang. Telpon Ji Sang berbunyi Ri Ta ngomel. hahhahahhaa. Ri Ta mengatakan kalau itu penggangu. Ji
Sang kaget setelah menerima telpon itu.

In Hoo ke rumah Jae Wook, Jae Wook sudah menunggu ia sudah berubah
lalu menghajar In Hoo sampai In Hoo tergeletak, lalu berteriak.
Ji Sang dan Ri
Ta ke RS, dokter magang berkata pada Ri
Ta kalau ini tidak masuk akal, tidak ada alasan baginya bunuh diri. Polisi bertanya, "siapa
penanggung jawab?" Ji Sang mengiyakan. Polisi berkata kalau tidak ada catatan atau
surat, ini benar-benar seperti bunuh diri.
Dokter magang berkata ia bukan orang
seperti itu, polisi berkata kalau ada hal lain akan menghubungi anda.
Ri Ta bertanya pada dokter magang, "benar
tidak ada yang terjadi sebelumnya?" dokter magang mengiyakan. Ga Yeon berkata,
"saat terakhir aku melihatnya ia tersenyum."
Ji Sang melihat ruangan, lalu ada
flasback ketika Byung Soo lari lalu dicekik oleh seseorang.
Ri Ta bertanya pada Ji Sang, "ada yang lain?"
Ji Sang menjawab,
"aku merasakan sedikit bau individu terinfeksi."
Ri Ta berkata itu berarti orang
yang terinfeksi melukai Byung Soo, "kenapa?"
Ji Sang menjawab, "aku tidak tahu,
tapi seseorang yang tidak berhubungan dibunuh oleh orang terinfeksi, maka hanya
ada satu alasan, kebetulan atau tanpa sengaja Byung Soo tahu rahasia mereka."
In
Hoo dikamar mandi membersihkan darah di wajahnya.

Di Rumah Ri Ta, Ji Sang, dan Hyun Woo ngobrol, Hyun Woo
bertanya, "siapa yang melakukan?"
Ji Sang menjawab kalau yang pasti dilihat dari pelaku
sulit dideteksi pasti menggunakan obat direktur. Hyun Woo mendesah aahhh
terlalu banyak yang terjadi, aku tidak tahu selanjutnya.
Ri Ta berkata bahwa
di RS hanya direktur yang terinfeksi, Ji Sang menjawab kalau bisa saja dari luar.
Ri
Ta berkata, "dari dalam atau luar ini bahaya."
Hyun Woo berkata jika dibiarkan
kita menjadi pengamat dari korban yang berjatuhan. Ri Ta berkata, "senyawa
pengatur tubuh." Ji Sang bertanya, "apa?"
Ri Ta menjelaskan orang terinfeksi
menggunakan ini aku rasa ada cara untuk menditeksinya. Hyun Woo berkata,
"mengidentifikasi?"
Ri Ta berkata mungkin saja senyawa ini akan bereaksi unik
dengan senyawa lain. Hyun Woo berkata kalau ini benar, kenapa tidak terfikirkan.

Seok Joo berkata, "kenapa bisa terjadi, bunuh diri?"
Jae Wook
minta maaf akan memastikan tidak terjadi. Seok Joo berkata, "bagamana dengan
polisi dan media?"
Kyung In berkata kalau sudah diselesaikan. Seok Joo menyuruh Kyung
In keluar. Seok Joo ingin bicara pada Jae Wook, tapi Jae Wook ada operasi. Lalu
Seok Joo berkata ia akan tunggu sampai selesai operasi.
Ri Ta berkata, "berat badan bertambah, semua baik, minggu
depan bisa operasi."
Na Jung berkata, "aku tidak operasi." Ga Yeon tersenyum. Ri Ta
berkata kalau setelah operasi kau akan pulih dengan cepat.
Na Jung berkata, "kau
membuat hidupku menjadi sulit." Ga yeon berkata ia ingin mengatakannya minggu
depan, tapi aku mengatakan sekarang, "Tolong jaga Na Jung."
Ri Ta berkata, "kau
seperti keluarganya."
Ga Yeon berkata, "dia seperti adik saya." sambil tersenyum.
Ga Yeon ke ruangan Na Jung, ia melihat ada yang aneh sama
Yoo Jin. Selesai operasi Ji Sang Dan Hyun Woo membicarakan tentang serum imun.
Ji Sang menekan Jae Wook.
Jae Wook berkata, "kau benar-benar tidak takut."
Ji Sang
menjawab, "tentu saja agar aku dapat melangkah sejauh ini."
Seok Joo marah meminta Jae Wook agar ia menjadi subyeknya (plus udah ngeluarin banyak uang buat penelitian ini), Jae Wook menjawab agar seok Joo tenang, penelitian hampir selesai.
Ri Ta turun dari eskalator melihat Dr Park, lalu menyapa. Dan
Ri Ta bertanya tentang pamannya, Dr.Park berkata, "apa wakil direktur sudah
memberitahumu?" Ri Ta bertanya, "tentang apa? Dr.Park berkata ia tidak
memberitahumu.
Jae Wook berkata pada In Hoo, "jika Ketua ingin divaksin, jangan merespon dan segera
hubungi aku. Kalau ketua tahu efek sampingnya kita tidak dapat melanjutkan
penelitian ini."


Ji Tae berkata pada Ji Sang data yang diberikan VTH-16, Ji
Sang mengiyakan. Ji Tae bertanya, "bagaimana bisa menemukan antibodi itu?"
Ji Sang
menjawab kalau Hyun Woo menemukannya. Ji Tae berkata, "imunitas dari antibodi bahaya,
tidak hanya membunuh virus tapi sel sehat juga. Sebagai tambahan hasil uji
pasien bangsal 21A, sangat fatal."
Ji Sang berkata, "kita tidak dapat menemukan
alasan kenapa penelitian itu harus diakhiri."
Ji Tae berkata kalau tidak mudah
menemukan penyebabnya.
Ji Sang berkata ia juga membuka kembali penelitian ini
tapi gagal. Ji Tae berkata ia akan melanjutkan. Ji Sang berkata, "kau harus
melakukannya."
Ji Tae bertanya, "bagaimana perang dengan direktur?"
Ji Sang berkata,
"berlanjut dengan baik." Ji Tae berkata ,"haruskah kita memprovokasi lebih jauh?"
Ji
Sang berkata, "kupikir begitu," lalu tersenyum.
Ri Ta menemui Kyung In. Ri Ta
bertanya tentang hasil pemerikasaan paman. Kyung In berkata hanya Glukosanya
sedikit naik, Ri Ta berkata, "Syukurlah."

Jae Wook diruangannya terdapat cd tulisannya “bomb”, lalu
memutar cd, yang isinya data yang sama diputar Ji Tae.
Ji Sang sambil jalan tersenyum. Lalu berpapasan dengan Ri
Ta, lalu menggenggam tangan Ri Ta dan bertanya, "apa terjadi sesuatu?"
Ri Ta
berkata pada Ji Sang untuk kembali bekerja lalu pergi. Ri Ta diruangannya
teringat obrolan dengan Dr.Park tentang pamannya yang sakit penyakit langka,
dan bertanya, "apa ini penyakit genetik?" Dr.park berkata, "kemungkinan 50:50,
ayahmu tidak, bukan berarti kau aman."

Ji Sang dimobil, Jae Wook mengajaknya membicarakan data. Ji
Sang ke rumah Jae Wook. Sampe2 cd dipecah Jae Wook. Mereka beradu pendapat. Ji Sang terus
memancing amarah Jae Wook.
Jae wook mengatakan Vampir To
Human (VTH-16). Ji Sang menawarkan
bantuan, lalu berkata, "apa harga dirimu terluka, atau itu bukan karena harga
diri, apa kau tidak mendapat persetujuan pembimbing dan teman-teman mu, atau
kau maju sendirian."
Jae Wook berkata, "kenapa kau bicara kurang sopan padaku?
ketakutan seseorang membuat sia-sia.
Ji Sang berkata. "keserakahanmu hingga
mengabaikan pembimbing dan teman-teman, Jae Wook berkata mereka pecundang.
Ji Sang menambahkan, "kau membeci mereka, dan membuatmu berfikir memiliki sendiri."
Jae Wook marah, Ji Sang dengan nada keras, "itu
sebabnya kau membunuh orang tuaku dan semuanya!"
Jae Wook berkata, "itu benar aku
membunuh mereka, aku memerintahkan mereka untuk dibunuh, aku yang melakukannya."
Komentar:
Episode ini hubungan Ri Ta dan Ji Sang jadi makin ehem
ehemmm
Ternyata Chul Hoon waktu itu bisa melihat kejadian rumah Ri
Ta padahal tidak ada disana saat kejadiana terjawab sudah ;)
Ri Ta akhirnya tahu tentang kondisi pamannya
Sukaaaaaa hubungan Ji Tae dan Ji Sang, kloppppppp, akhirnya
dengan jurus-jurus tekanan wkwkkwkk Jae Wook ngakuuuuu.