Monday, 24 April 2017

Sinopsis Tunnel Episode 6-1




Kwang Ho ke tempat dimana ia pertama kali bertemu Kwang Ho 1988. Ia teringat ada mobil di belakang Kwang Ho yang mengejarnya, Kwang Ho yakin kalau Kwang Ho 1988 sedang dikejar-kejar. Di pegunungan, terlihat mobil Kwang Ho 88.

Di kantor polisi, Kwang Ho datang. Sung Sik menghampirinya. Kwang Ho mempertanyakan tentang mobil Kwang Ho 1988. Sung Sik menjelaskan kalau seniornya masih menyelidiki mobl tersebut, tetapi belum juga ditemukan. Sung Sik memberitahu lokasi terakhir hp Kwang Ho 1988 yang ternyata berada di sekitar Hwaho. Tentu saja hal itu membuat Kwang Ho kesal karena wilayah Hwaho itu luas. Sung Sik mempertanyakan apa Kwang Ho baik-baik saja tentang istrinya. Kwang Ho mengatakan kalau lebih baik segera menemukan Kwang Ho 1988.

Sun Jae menemui dr. Mok. Sun Jae mengatakan kesulitan bernafas. dr. Mok mengiyakan. Sun Jae mengatakan kalau dua tahun lalu korban Yang Hyo Jin meninggal kesulitan bernafas juga. dr. Mok mempertanyakan apa Sun Jae yakin pembunuhnya sama. Sun Jae menjelaskan aklau metode pembunuhan serupa, stocking, susah bernafas dan wanita umur dua puluhan. dr. Mok mengatakan kalau tidak ada petunjuk lain, yang penting adalah identitas.


Rektor Universitas meminta Prof. Shin mundur sebagai konsultan. Prof Shin mengatakan kalau dari awal tidak akan ia mulai jika ia ingin hidup damai. Prof Shin pamit karena ia harus mengajar. Prof Shin meminta mahasiswa memilih barang-barang yang digunakan untuk membunuh. Dan hanya obat tidur yang tidak terpilih. Prof Shin meminta mahasiswa melakukan penelitian pada pembunuh dengan media yang telah dipilih.


Sun Jae menatap artikel yang ia kumpulkan. Ia mencopot semua artikel itu. Terlihat disana ada foto ketika ia bayi dan ibunya. Sun Jae membawa sebuah kotak ke Universitas. Ia berpapasan dengan Rektor Univ. 


Mereka bicara berdua, Rektor mempertanyakan tentang Sun Jae yang mempertanyakan kepadanya bagaimana Prof. Shin. Ia balik bertanya bagaimana Prof Shin menurut Sun Jae. Sun Jae mengatakan kalau Prof Shin orang yang tidak dapat mengekspresikan rasa sakit. Rektor Univ meminta agar jangan membiarkan Prof Shin ke TKP. Sun Jae bertanya bagaimana orangtua Prof Shin meninggal, ia mendengar akibat kebakaran. Rektor Univ menjelaskan kalau penyebab kebakaran belum juga diketahui. Polisi menduga ibu Prof Shin memiliki riwayat ganguan psikologis. Ternyata Prof Shin diadopsi ke Inggris saat kecil. Sun Jae menemui Prof Shin. Ia memberikan data tentang Jung Ho Young.

Kwang Ho dan Sung Sik memeriksa CCTV saat Kwang Ho 1988 mengendarai mobil. Mereka melihat ada seseorang yang mengejar tetapi platnya tidak terlihat. Sung Sik meminta petugas menghubunginya saat ada perkembangan. Di mobil, Sung Sik mengatakan kepada Kwang Ho kalau Kwang Ho 1988 tidak terditeksi keberadaannya empat bulan terakhir. Sung Sik mengatakan kalau mereka tidak bisa melakukan pencarian terbuka karena Kwang Ho menggunakan identitasnya. 

Terlihat ada banyak polisi dan ramai, Kwang Ho meminta Sung Sik putar arah. Ada seorang wanita yang mengatakan bagaimana menyuruh membayar, ia tidak tahu apa-apa. Polisi menjelaskan kepada Sung Sik dan Kwang Ho kalau wanita itu membuat keributan akibat tagihan kartu kredit. Padahal transaksi juga dilakukan dari laptop wanita itu. kwang Ho mengambil kartu identitas wanita itu, wanita itu bernama Yoon Yeong Joo. Yeong Joo berteriak kalau seseorang mencuri identitasnya. 


Di kantor polisi, Yeong Joo mengatakan kalau ia tidak menggunakan kartu itu. Ia mengingat saat itu ia mendapat surat dari perusahaan kartu kredit. Padahal ia bukan nasabahnya. Ia mendapat telpon kalau ia ada tagihan kartu kredit. Akhirnya ia membayar banyak atas uang yang ia tidak pakai. Ia sampai dipecat, bahkan sampai ada yang mengaku tunangannya. Ia memberikan kartu nama pria tersebut. 

Sung Sik mengajak Kwang Ho bicara, ia mempertanyakan apa yakin Kwang Ho akan mengambil kasus ini. Kwang Ho mengatakan ia tidak mencuri identitas Kwang Ho 1988 dengan niat buruk. Sung Sik mengatakan kalau itu sama saja. Sung Sik mengatakan agar memastikan Sun Jae tidak tahu, karena Sun Jae sangat teliti. Ia kesal karena Sun Jae belum datang juga.


Kwang Ho dan Sun Jae ke kantor Dong Ik. Tapi yang ada disana bukan Dong Ik. Karyawan tersebut menjelaskan kalau Dong Ik meninggal tiba-tiba. Mereka datang ke pemakaman Dong Ik. Seorang pria menjelaskan kalau malam itu Dong Ik menelponnya. Ternyata seorang wanita yang memintanya datang. Sesampai disana Dong Ik meninggal. Pacar Dong Ik tidak ada satupun yang tahu. Sun Jae meminta ijin untuk mengotopsi Dong Ik.

Di dalam mobil, ketika melihat mayat Dong Ik masuk ambulance Kwang Ho teringat saat itu. ia memikirkan apa anak kecil dan ayahnya baik-baik saja. Ia menceritakan kepada Sun Jae dulu ada seorang pria yang istrinya dibunuh. Suaminya datang ke kantor bersama anaknya setiap hari untuk menanyakan apa ada perkembangan kasus itu. Ia menambahakan sangat ingin menangkap pelakunya. Sun Jae mempertanyakan apa pelakunya lolos, Kwang Ho mengiyakan. 

Di kantor Sung Sik mempertanyakan kepada Yeong Joo kemana malam jumat minggu kemarin. Yeong Joo mengatakan kalau setelah dipecat ia hanya dirumah. Kwang Ho dan Sun Jae ke rumah Dong Ik, mereka menemukan album foto. 

Sampai rumah Kwang Ho meihat Prof Shin membawa barang, ia membantu membawa ke dalam rumah. Ternyata itu adalah kasus Jung Ho Young. Kwang Ho mempertanyakan dan menebak pasti Sun Jae yang minta tolong. Prof Shin sepertinya bisa menebak kalau Kwang Ho butuh bantuannya. Namun sayang Kwang Ho tidak bisa membicarakan lebih detail tentang Kwang Ho 1988 kepada Prof Shin.

Wednesday, 19 April 2017

Sinopsis Voice Episode 14-2




Kwon Joo mendengar suara orang yang mendekati rumahnya. Ia segera memberitahu Jin Hyuk. Kwon Jo semakin waspada ia mengambil pisau unttk berjaga-jaga. Orang itu sampai didepan rumah, orang itu tertawa. Orang itu memutar suara percakapan Kwon Joo dengan pelaku saat menyerang ayahnya. Kwon Joo membuka pintu, sedangkan Jin Hyuk bergegas ke rumah Kwon Joo. Kwon Joo keluar, ia menemukan sebuah kotak. Jin Hyuk dan petugas lainnya sampai di rumah Kwon Joo. Jin Hyuk membuka kotak itu, berisi rambut dan foto Kwon Joo bersama ayahnya.


Kwon Joo memberitahu Jin Hyuk kalau kemungkinan Tae Gu memperkerjakan orang tunawisma untuk memuaskan rasa haus akan pembunuhan yang dilakukan. Ia menambahkan untuk menangkap Tae Gu setelah menemukan tempat pembunuhannya. Jin Hyuk menduga kalau istrinya tahu tempat itu sehingga Tae Gu membunuhnya. Ia menambahakan bisa menemukan tempat itu dari rekaman istrinya. Kwon Joo mendengarkan rekaman itu lagi, ia mendengar suara seperti ombak. Lalu ia mendengar suara bergema. Tae Gu menyimpan jubah dan bola besinya dalam koper di bagasi mobil. 


Pagi hari Tae Gu menemui ayahnya. Ketua mengatakan kalau Direktur Kwon menyusahkannya. Ia menambkan kalau orang perlu jalan supaya mereka dapat bekerja. Ketua mempertanyakan kemana Tae Gu kemarin saat jam kerja. Tae Gu mengatakan kalau ia ada janji. Ketua mengatakan kalau ia sudah membereskan polisi-polisi. Ketua menambahakan kalau ada apa-apa bilang saja kepada Jaksa Park. Mereka akhirnya pergi.

Sopir Bus mengadu kalau ada yang tidak beres dengan Bus kepada atasannya, tetapi atasannya tidak peduli. Sopir Park tidak bisa apa-apa, ia menandatangani surat asuransi keselamatan kerja. Sopir Park menyalakan mesin, lalu temannya memberikan berkas yang mengatakan kalau rutenya dirubah karena ada perbaikan jalan.

Ketua dan lainnya sedang berada di acara Proyek pembangunan jalan. Sedangkan Jin Hyuk sedang mencari kontainer. Para penumpang mempertanyakan kepeda Sopir apa mereka melalui jalan yang salah. Sopir memberitahu kalau mereka putar arah karena ada perbaikan jalan. 


Ketua memberikan sambutan dalam acara penandatanganan pembangunan jalan Surim-dong. Sopir Bus menghindari batu, dan terjadilah kecelakaan bus itu. Kecelakaan itu menyembabkan Bus terguling. 


Para penumpang mengalami cedera yang lumayan parah. Seorang wanita hamil menelpon pusat bantuan. Wanita itu hamil tujuh bulan, Kwon Joo meminta agar tenang. Jin Hyuk menemukan sebuah kontainer yang bau aneh, disana terlihat ada baju. Itu sepertinya kontainer tempat para tunawisma waktu dulu Sang Tae membawa para tunawisma.


Jin Hyuk datang ke acara itu, Tae Gu dan Jin Hyuk bicara berdua. Jin Hyuk mengertak Tae Gu dengan sebuah kunci kontainer. Kwon Joo mendengar suara gas bocor dan menduga bus terbalik. Ia menelpon Jin Hyuk dan memberitahu kalau ada kecelakaan bus dan terdengar suara gas.

Komentar:

Tae Gu ahhhh kenapa ya kok aku malah kesemsem sama Tae Gu. Wkwkkwkw. Kontainer itu dulu adalah tempat para tunawisma yang dibawa Sang Tae bukan tempat dimana Tae Gu menyimpan mayat-mayat.

Sinopsis Voice Episode 14-1




Di kantor, akhirnya Kwon Joo mengenali suara Tae Gu. Bahkan ketika diajak bersalaman oleh Tae Gu, Kwon Joo tidak merespon. Kwon Joo mengepalkan tangannya. Setelah Tae Gu pergi, Kwon Joo memberitahu Jin Hyuk kalau Tae Gu adalah pelakunya. 

Tae Gu diintrogasi, Kwon Joo dan Jin Hyuk melihatnya dari ruang atas. Petugas menanyakan kepada Tae Gu dimana saat Madam tewas. Tae Gu berkilah ia bertemu Sang Tae untuk merekrut pegawai. Tae Gu selesai diintrogasi oleh petugas.


Jaksa Park datang, ia membewa surat perintah untuk menyita barang-barang dan ia memberitahu kalau Golden Time dibubarkan. Jaksa Park berpapasan dengan Byung Gon, ia mengatakan kalau Ketua marah besar. 


Kyung Hak berbicara dengan Jin Hyuk. Tentang Dae Shik yang mendengarnya ketika berbicara lewat telpon. Ia tidak pernah menelpon siapa pun hari itu. Hari itu ia dan teamnya sibuk mengintai untuk menagkap Sang Tae. Bahkan setelah itu mereka pergi ke sauna. Jin Hyuk mempertanyakan apa Dae Shik berbohong. Kyung Hak menambahakan saat itu mereka membawa tas Sang Tae, ia melihat Dae Shik menawarkan diri untuk membawa barang bukti itu sendiri. Ayah Dae Shik dulu adalah direktur perusahaan bus. 


Jin Hyuk mengajak Dae Shik bicara, Jin Hyuk mengatakan kalau Kyung Hak tidak bicara ditelpon dengan siapa-siapa. Dae Shik mengatakan kalau ia yakin melihatnya. Dae Shik mengelak kalau apa ia lupa hari apa tepatnya. Jin Hyuk memegang tangan Dae Shik, ia meminta Dae Shik tetap mengawasi Sungwun Express.

Tae Gu meminta kepada tuan Kim membelikan sebuah kotak yang ada pitanya. Ia masuk mobil, Jin Hyuk menelpon. Jin Hyuk mengatakan kalau ayah Tae Gu mengirim seseorang ke kantornya dan membuat kekacawan. Tae Gu mengatakan aku ingin bermain tetapi ia sibuk ingin mengembalikan foto dan memberikan hadiah.


Dae Shik menemui ayahnya dan memerikan makanan untuk ayahnya. Dae Shik minta maaf karena jarang mengunjungi ayahnya. Ayah Dae Shik ingin bertemu Detektif Moo karena kejadian kecelakaan tabrak lari dulu ia belum berterima kasih. Dae Shik mengatakan kalau Jin Hyuk sibuk. Bahkan Dae Shik terlihat agak marah karena ayahnya ingin bertemu Jin Hyuk.

Dae Shik di luar ruang ayahnya, ia mendapat telpon. Ia mengatakan kalau jangan pernah menelpon, karena ia akan memberitahu jika Jin Hyuk mendapat bukti. Ia menambahakan agar jangan menyakiti Jin Hyuk.

Di rumahnya Kwon Joo berfikir jika ia menemukan bukti kalau Tae Gu melakukan itu. Lalu ia menelpon Hyun Ho meminta rincian transaksi Sungwun Express dan pembangunan GP atau Sang Tae. Kwon Joo meminta Hyun Ho tidak khawatir karena mereka satu team. Jin Hyuk menelpon Kwon Joo dan memberitahu kalau Tae Gu akan ke rumah Kwon Joo. Ia meminta Kwon Joo pergi dari rumahnya.

Thursday, 13 April 2017

Sinopsis Voice Episode 12-2




Jin Hyuk dan Dae Shik mengejar direktur. Jin Hyuk melapor kepada Kwon Joo kalau bukan hanya gelandangan yang menjadi percobaan medis, tetapi juga ke anak-anak. Jin Hyuk ke ruang direktur, Jin Hyuk melihat sae Bom, Sae Bom menunjukkan dimana direktur bersembunyi. Jin Hyuk meminta Dae Shik membawa Sae Bom keluar. Jin Hyuk menarik lemari dan menemukan sebuah pintu. Ia berhasil melumpuhkan direktur.

Istri Jin Goo datang, ia menangis. Dae Shik cerita kepada Jin Hyuk kalau Jin Goo tadinya bos pabrik busana. Tapi karena perusahaan bangkrut dan ia tidak ingin menyusahkan keluarganya ia hidup di jalanan. Dae Shik mendapat telpon dari Kwon Joo yang meminta tolong mencari tunawisma bernama Gong Chul Han. Dae Shik mencari-cari dan meminta kalau ada yang bernama Gong Chul Han angkat tangan. Tetapi tidak ada yang bernama Gong Chul Han. Jin Goo mendengar itu, tapi ia tidak bisa berteriak karena masih kesakitan. Kwon Joo memperhartikan data-data istri Jin Hyuk dan Gong Chul Han.

Hyun Ho dan Eun Soo makan bersama, mereka juga membelikan untuk Kwon Joo. Tae Gu ada di restaurant, ternyata Sang Tae datang ke restaurant itu juga. Sang Tae minta bantuan agar ia bisa pergi jauh. Tapi Tae Gu sepertinya tidak peduli. Tae Gu menusukan garpu ke tangan Sang Tae yang terluka. Sampai-sampai tangan Sang Tae berdarah. 

Anak buah Sang Tae masih di intrgasi, Jin Hyuk yang baru datang masuk ke ruang introgasi. Jin Hyuk mempertanyakan siapa orang dibalik Sang Tae, karena ia tahu bukan Sang Tae yang membunuh istrinya. Tapi anak buah Sang Tae tetap saja bungkam.

Jin Hyuk menghampiri Kyung Hak yang sedang menelpon anaknya. Mereka akhirnya bicara berdua. Jin Hyuk mempertanyakan siapa orang yang memeras Kyung Hak. Kyung Hak hanya bisa minta maaf. Jin Goo mengatakan kepada istrinya kalau orang dari 112 mencari Gong Chul Han hanya ia yang tahu. Ia mengatakan walau hanya sedikit yang ia tahu. 

Jin Goo menelpon 112. Ia membertahu Kwon Joo kalau ia dulu satu penampungan dengan Gong Cheol. Walau tidak dekat ia tahu sedikit kalau Gong Cheol menjadi pengemudi bus di Sungwun Express. Kwon Joo berterima kasih atas info dari Jin Goo. Hyun Ho dan Eun Soo datang memberikan makanan untuk Kwon Joo. Kwon Joo di telpon mengatakan kepada Jin Hyuk ada yang ingin dibicarakan. Jin Hyuk menagtakan ia ada di kedai Byul.

Jin Hyuk yang sedang minum memikirkan ketika bicara dengan Kyung Hak. Karena Kyung Hak sebenarnya tidak ada hubungan dengan kematian istrinya. Kyung Hak mempertanyakan apa Jin Hyuk percaya kepada Kwon Joo. Karena Kwon Joo sedang mengutak-atik kehidupan pribadi istri Jin Hyuk. Ia menambahakan kalau Kwon Joo mencurigai insiden itu ada kaitannya dengan seorang pria. 

Kwon Joo menghampiri Jin Hyuk di kedai Byul. Jin Hyuk mempertanyakan kenapa Kwon Joo mencari tahu tentang istrinya. Kwon Joo mengatakan kalau sebelum istri Jin Hyuk dibunuh, istri Jin Hyuk mencari laki-laki gelandangan. Ternyata dulu istri Jin Hyuk pernah meminta bantuan Jin Hyuk untuk mencari Chul Han yang menghilang lagi. Kwon Joo menjelaskan kalau istri Jin Hyuk sangat terobsesi dengan Chul Han, padahal istri Jin Hyuk pekerja sosial berpengalaman. Jin Hyuk hanya tersenyum mendengarnya. Jin Hyuk mengatakan setelah istrinya meninggal ia ke yayasan, dan sifat istrinya memang seperti itu. Kwon Joo mengatakan kalau ada yang berbeda dengan Chul Han. 

Jin Hyuk mempertanyakan jadi karena istrinya mencari Chul Han saat hilang pelaku Eunhyung-dong memutuskan untuk membunuh istrinya. Kwon Joo menjelaskan sebelum istri Jin Hyuk meninggal, Chul Han meninggalkan pesan sebelum pergi dari yayasan. Setelah membaca pesan itu istri Jin Hyuk panik. Jin Hyuk tidak percaya istrinya ada hubungan dengan Chul Hon. 


Jin Hyuk keluar, ia mendapat telpon dari Snag Tae. Sang Tae mengatakan agar mereka membuat kesepakatan. Sang Tae mengatakan ia akan membantu Jin Hyuk menagkap pelaku. Gantinya Sang Tae meminta ia dibebaskan. Sang Tae meminta Jin Hyuk datang ke lokasi tempat Jin Hyuk dan istrinya memilki kenangan. Kwon Joo mendapat pesan dari Tae Gu yang memintanya bertemu. 

Komentar:

Makin seru aja sama makin gemes sama Tae Gu aahhh wajahnya itu lhoo kejem tapi ganteng. Wkwkkwk.