Tuesday, 11 October 2016

Sinopsis On The Way to the Airport Episode 6-1



Mereka bersembunyi disebuah ruangan, Do Woo mempertanyakan apa benar-benar mereka sengaja bertemu. Soo A menjelaskan kalau ini tidak kebetulan, karena ia memang mencari Do Woo. Do Woo berkomentar kalau Soo A mencarinya lalu memegang tangannya. Soo A mengatakan kalau berpegangan tangan tidak benar-benar bersentuhan. Do Woo berkomentar kalau itu berarti tergantung situasi. Hiihihihihi. Soo A mengatakan kalau ibu Do Woo pekerja kerajinan, dan kemungkinan Do Woo juga berada di sini. Ia berharap kalau Do Woo ada di sini. Sebenarnya Soo A tidak berfikir Do Woo sedang ada disini, ia sangat terkejut. Do Woo mengatakan kalau Soo A benar-benar mencarinya. Do Woo membuka jendela ruangan tersebut, Soo A kagum melihat pemandangan disekitar ruangan tersebut. 


Ditelpon Ji Eun meminta Hye Won agar lebih sering bicara pada Do Woo, itu akan lebih baik. Ketika melihat Min Suk, Hye Won bertanya apa Do Woo ada di rumah tua. Mn Suk mengatakan kalau sepertinya tidak ada. Hye Won melanjutkan menelpon dan mempertanyakan apa Ji Eun tahu tentang ibu Hyo Eun. Telpon Hyun Woo bunyi ternyata dari Ji Eun yang mempertanyakan yang diluar jendela waktu itu ibu Hyo Eun. Hyun Woo tentu saja menyangkal, Ji Eun menagtakan kalau ia harusnya menghentikan pernikahan Doo Woo dan Hye Won. Sepertinya Hye Won akan menangkap cepat hal-hal seperti ini. Terdengar suara Min Suk memanggil Do Woo, Soo A bersembunyi dibalik Do Woo. Min Suk menghampiri Do Woo dan mengatakan kalau ada yng ingin dibicarakan dengan Do Woo.


Do Woo mengatakan kalau Soo A bisa tinggal sedikit lebih lama disini ketika ia pergi nanti. Soo A pergi dari ruangan itu. kancing baju Soo A lepas, ibu Do Woo yang melihatnya menghampirinya. Lalu ibu Do Woo membuatkan kancing dan memasangkan di baju Soo A. Soo A lalu pamit dan keluar membuka gerbang. Ibu Do Woo menatap pintu gerban, lalu ia teringat. Flashback, ia membukakan pintu gerbang dan melihat anak perempuan yang kehilangan kancing. Lalu Ibu Do Woo membuatkan kancing dan memasangkan ke baju anak perempuan tersebut. Terlihat seorang pria bersembunyi mengintip kejadian tersebut. Anak perempuan tersebut mencari Hye Won. Dan anak perempuan tersebut bicara dengan Hye Won. Anak perempuan tersebut terlihat seperti Annie. Selang beberapa waktu, Do Woo memperkenalkan Annie sebagai anak Hye Won. Tentu saja Ibu Do Woo mempertanyakan apa mereka pernah bertemu. Annie mengelak dan mengatakan kalau ini pertama kali mereka bertemu. Mereka lalu saling berkenalan. Ibu Do Woo terdiam mengingat kejadian tersebut.


Min Suk memperlihatkan CV Hye Won kepada Do Woo. Dan disana tertulis kalau Hye Won belum menikah. Do Woo emnagtaakn kalau Hye Won mungkin menyembunyikannya. Min Suk mengatakan karena itu ia menelpon Young Ji, Young Ji tidak tahu kalau Hye Won punya anak. Bahkan Young Ji kaget ketika diberitahu kalau Hye Won menikah dengan Do Woo. Do Woo kembali keruangan tetapi Soo A sudah tidak ada. 


Nenek Hyo Eun menemani cucunya main bola, bola ke arah nenek Hyo Eun. Ketika nenek Hyo Eun akan menendang, ia terjatuh. Nenek Hyo Eun dirawat, ia mengawasi Hyo Eun belajar. Soo A minta maaf, nenek Hyo Eun mengatakan tidak apa-apa ini bukan Soo A. Nenek Hyo Eun menyinggung tentang gaji bulanannya. Soo A mengatakan kalau ia membutukan salinan buku tabungan nenek Hyo Eun.


Hyo Eun seperinya akan les, ia diantar mamanya. Tapi Hyo Eun menolak, Soo A mengatakan kalau Hyo Eun harus datang karena ini hari pertamanya. Hyo Eun mengomentari mamanya yang jalan-jalan, karena kalau bekerja tidak mungkin memakai pakaian itu. Hyo Eun mengatakan kalau impas dan ia tidak akan berangkat. 


Pegawai wanita memberitahu Do Woo dan Hyun Woo kalau mereka harus mengentikan bisnisnya. Hal ini karena Tuan Hong berhenti mendanai mereka. Pegawai wanita tersebut minta maaf atas nama Ji Eun. Pegawai tersebut mengatakan kalau yayasan mereka membuat rencana untuk proyek baru. Do Woo tersenyum berkomentar kalau bukankah sekali saja menurutmu sudah cukup. Karena ia belum memutuskan tentang tempat ini.  

Hyun Woo menghampiri Do Woo, dan mempertanyakan apa yang akan dilakukan. Do Woomengatakan kalau ini pertama dibicarakan dengan Ji Eun. Hyun Woo mengatakan Ji Eun berbeda dengan dulu ketika Ji Eun SMA. Do Woo berkomentar kalau tidak ada gunanya bicara dengan Ji Eun. Hyun Woo memberitahu kalau Ji Eun menelponnya, dan mempertanyakan apa wanita itu ibu Hyo Eun. Ji Eun mempertanyakan itu karena Hye Won bertanya. 


Mi Jin dan Jin Suk satu lift, mereka terlihat canggung satu sama lain. Jin Suk mempertanyakan terakhir Mi Jin ke Sydney, Mi Jin menjawab kalau itu dua tahun lalu. Jin Suk berkomentar kalau itu pasti mengingatkan Mi Jin pada kenangan lama. Mi Jin mengatakan kalau itu tidak, karena ia tidak memiliki kenangan seperti itu. Seorang penumpang meminta selimut kepada Mi Jin, karena tidak diberikan karena pesawat belum terbang. Penumpang tersebut meminta pilot minta maaf, Jin Suk akhirnya keluar dari Kokpit dan meminta maaf kepada penumpang tersebut. Mi Jin mengantarkan minuman untuk Jin Suk dan Kevin. Mi Jin berterima kasik kepada Jin Suk yang mengatasi penumpang yang marah tadi. Jin Suk berkomentar kalau Mi Jin tidak mampu dan menyebabkan ia keluar Kokpit setelah 15 tahun lamanya.


Do Woo berpapasan dengan Hye Won, Hye Won mendengar kalau tadi Do Woo bertemu dengan Hyun Jung. Sepertinya membicarakan tentang proyek baru ibu Do Woo. Do Woo mengatakan kalau ia harus bertanya kepada ibunya dulu. Hye Won emnyarankan agar Do Woo tidak melanjutkan bisnisnya dengan Ji Eun. Do Woo mempertanyakan apa Hye Won ingat kenapa ia memulai bisnis dengan Ji Eun. Mereka tidak dipedulikan, mereka tetap melakukannya walaupun tidak didukung. Hye Won meminta Do Woo berhenti karena ia tahu pastinya. Do Woo mempertanyaka kenapa Hye Won bekerja pada keluarganya. Kalau Hye Won ingat, Hye Won tidak dapat mengabaikan mereka. Do Woo pergi meninggalkan Hye Won.


Nenek Hyo Eun ditelpon mengatakan apa Hyo Eun bolos, karena gurunya mengatakan kalau Hyo Eun tidak datang. Soo A mengatakan kalau ia akan mengeceknya. Nenek Hyo Eun memberi kode kalau itu buku rekening ada dikamar Soo A. Soo A membuka laci dan melihat ada buku rekening. Ia melihat foto pernikahannya, lalu foto bayi yang membuatnya tersenyum. 


Soo A menjemput putrinya dan berkomentar kalau pulang tepat waktunya. Soo A mendapat pesan dari Do Woo yang mengucapkan selamat malam, Soo A membalasnya. Lalu mereka sama-sama menghapus pesan tersebut.

Wednesday, 5 October 2016

Sinopsis On The Way to the Airport Episode 4-2

Di ruangannya Do Woo mencoba menelpon Soo A, tetapi hp Soo A tidak dapat dihubungi. Soo A ke tempat anaknya berman bola, ia menangkap bola. Team Jin Suk sudah selesai dari penerbangan, karena kalau mereka tidak di team Jin Suk lagi ini penerbangan terakhir. Para pramugari mengajak minum, tetapi Jin Suk menolak lalu pergi. 


Soo A bersih-bersih rumah mertuanya, ketika membersihkan kamar anaknya ia membawa kursi dan melihat sekeliling. Lalu ia duduk, ditelpon ia mempertanyakan pada Jin Suk apa meja riasnya ada. Jin Suk meniyakan, dan meminta Soo A mengirim anaknya ke seolah internasional. Jin Suk membuka laci dan mempertanyakan apa bola ini seperti permata. Soo A meminta Jin Suk tetap menyimpannya disitu. 

Soo A menelpon Mi Jin, Mi Jin mengatakan ia sedang berdoa karena jadwalnya besok keluar. Ia tidak masalah mendapat jadwal terbang kemanapun kecuali team Jin Suk. Soo A pun sama, ia tidak ingin satu jadwal dengan suaminya, karena itu akan kacau. Mi Jin mempertanyakan ia melihat Jin Suk pulang dan mempertanyakan apa mereka berpisah. Soo A mengatakan kalau mereka bertemu akhir pekan. Soo A menceritakan kalau ia kemungkinan melihat Annie sebelum Annie kecelakaan. Soo A menyalahkan dirinya yang tidak menghentikan Annie saat itu. Soo A menangis, Mi Jin pun mendengarnya dari telpon. Soo A ke kamar anaknya, ia memikirkan jika saat itu ia mencegah Annie ini tidak akan terjadi. Hyo Eun tetap di Malaysia, ia tidak bertemu dengan Do Woo.


Pagi hari Min Suk meminta Do Woo mengikutinya. Min Suk memberikan kotak milik Annie kepada Do Woo. Ia yang menyembunyikan ini dari Hye Won. Do Woo membuka kotak itu, Min Suk mengambil hp dari kotak, ia mempertanyakan apa ini hp sebelum Annie pergi ke Malaysia. Do Woo membenarkan dengan mengangguk. Mi Jin dirumahnya sedang berolahraga, lalu ia membuka laptop untuk melihat jadwal yang baru. Ternyata Mi Jin satu team dengan Jin Suk. Sedangkan Soo A membuka dari hp untuk melihat jadwal, ia meresa kecewa.


Soo A bertemu dengan Hyun Joo dan suaminya. Hyun Joo berkomentar pasti ada seseorang yang ingin menyingkirkan pramugari yang memiliki anak. Hyun Joo memberikan saran agar Soo A bertemu dengan pemimpinnya. Suami Soo A mempertanyakan apa ada perbedaan pergi tiga hari dan seminggu, mereka berdua kompak mengiyakan.


Soo A dan suaminya bicara kepada nenek Hyo Eun. Nenek Hyo Eun kaget ketika diberitahu harus pergi seminggu penuh. Ibu Hyo Eun berkomentar kalau Soo A memiliki pekerjaan yang luar biasa. Soo A menagtakan kalau besok adiknya yang akan mengawasi Hyo Eun. Soo A mengantar suaminya ke mobil, suaminya mengatakan kalau hanya ada satu jalan yaitu berbuat baik kepada ibunya. Mi Jin mengajak Soo A perawatan. Mi Jin memberi saran agar Soo A mendaftar menjadi pelatih. Soo A mengatakan kalau ia sudah melakukannya. Mi Jin mengatakan agar melakukan apa saja, selain berhenti.


Do Woo membetulkan hp Annie, lalu ia mengecek hp tersebut. Tidak ada pesan, tidak ada catatan panggilan, tetapi hanya ada foto-foto. Do Woo melihat foto-foto pemandangan tersebut. Lalu ia menunjukkan foto tersebut kepada Min Suk, Min Suk mengatakan kalau foto tersebut hanya diambil pada hari sabtu. Min Suk mengatakan ini tempat dimana Annie bertemu ayahnya. Team Jin Suk melakukan penerbangan dengan team barunya. Jin Suk mengatakan kalau penerbangan kali ini akan cerah.

Soo A dibandara, ia teringat ketika bersama Do Woo dibandara. Do Woo ketempat dimana Annie bertemu ayahnya. Soo A mendapat telpon dari ibu mertuanya kalau Hyo Eun belum pulang. Soo A menelpon adiknya. Adiknya menjelaskan kalau ada pertandingan dengan sekolah lain, padahal gurunya sudah mempertanyakan apa yang dilakukan Hyo Eun.

Adik Soo A mencari Hyo Eun, Soo A mengatakan agar mencari ke tempat  lebihtinggi. Do Woo mengirim foto-foto Annie kepada SooA. Do Woo disambut pegawai pengrajin tersebut. Do Woo ingat ketika ia sering mengantar Annie.


Pegawai menceritakan kalau ia janjian bertemu ayahnya disini, tetapi ayahnya tidak pernah datang. Benar saja adiknya menemukan Hyo Eun di tempat tinggi. Hyo Eun menjelaskan kalau ia dilarang ikut bermain bola dengan sekolah lain. Di Malaysia, Marry menerima paket dari polisi yang berisi barang bukti Annie, Marry membuka kotak tersebut dan menagis melihat isinya. Marry melihat catatan panggilan trakhir di hp Annie. Ruangan Annie mulai di renovasi menjadi perpustakaan ibunya.


Ternyata dulu Annie menghabiskan waktu menunggu ayahnya sambil menikmati pemandangan. Annie percaya kalau ayahnya akan datang. Soo A membalas pesan Do Woo dan mengatakan kalau Annie sedang menunggu seseorang. Soo A menelpon Do Woo, ia mengatakan kalau Annie menunggu walaupun ia tahu yang ditunggu tidak akan datang. Do Woo mengajak Soo A bertemu, ia merindukan Soo A.

Komentar:

Makin penasaran sebenarnya apa yang terjadi kepada ayah kandung Annie. Do Woo berhati lembut, ia menerima Hye Won sebenarnya karena Annie. Do Woo sangat menyayangi Annie. Entah bagaimana kelanjuta hubungan Do Woo dan Soo A. Mkin curuga sama Jin Suk sama Mi Jin, pasti ada sesuatu diantara mereka.

Sinopsis On The Way to the Airport Episode 4-1



Dimobil Hye Won meminum minuman tersebut dan mengatakan kepada Do Woo kalau Do Woo tidak perlu memberinya tumpangan. Hye Won berkomentar kalau minuman tersebut enak, karena gelas terakhir selalu terasa enak. 

Soo A masih di cafe, Hyun Woo mengatakan kalau cafenya akan segera tutup. Soo A segera membayar dan memberikan kartunya, Hyun Woo melihat tangan Soo A gemetar membawa kartu tersebut. Setelah mengembalikan kartu Soo A, Hyun Woo meminta Soo A tidak melupakan hari ini. Karena hari ini Soo A pasti merasakan sesuatu. Soo A terlihat bingung, Hyun Woo berkomentar kalau Soo A tahu atau hanya berpura-pura sangat disayangkan tidak tahu perasaan ini. Lalu Soo A mengatakan ia tidak akan melupakan hari ini.
Do Woo mengantar Hye Won, Hye Won meminta Do Woo membawa mobilnya. Do Woo menolak dan mengembalikan kunci mobil kepada Hye Won. Soo A mendapat telpon dari Do Woo, ia membiarkannya lalu masuk kedalam taxi. Di dalam taxi Soo A berbicara dengan Do Woo di telpon. Do Woo mempertanyakan dimana Soo A. Soo A mengatakan ia dalam perjalanan pulang. Do Woo berjalan ternyata berjalan kaki, Do Woo mengajak Soo A bertemu. Soo A mengatakan kalau ia sedang menyeberangi sungai Han. Sebelum Do Woo berbicara jauh, Soo A mengatakan ia tidak akan melupakan apa yang terlintas dipikirannya saat itu. “menakutkan dan menyedihkan,” jelas Soo A. Do Woo terdiam mendengarnya.


Do Woo kembali ke cafe, Hyun Woo memberikan Do Woo minuman. Do Woo berkomentar kalau Hyun Woo baru membuat minuman ini. Setelah meminumnya Do Woo mengatakan kalau minumannya enak. Hyun Woo berkata kalau Do Woo sampai selingkuh, ia tidak akan menjadi teman Do Woo lagi. Ia mengerti tetapi sangat menentang itu. Dulu ketika Do Woo bilang akan berkencan dengan pembantu Do Woo saat itu bernama Hye Won, ia berfikir kalau Do Woo akan mendapatkan yang lebih baik. Ternyata dari dulu Do Woo sudah tahu sifat Hye Won yang egois, padahal itu tidak disukai Do Woo. Do Woo mengatakan ia tahu perasaaannya saat ini, tetapi ia tidak tahu apa yang terjadi nanti.

Pagi hari Hyo Eun mempersiapakan keperluan sekolah, lalu ia berkata pada ibunya “Dia akan datang.”  Karena ia berfikir ibunya tidak datang. Lalu Soo A teringat saat itu ia hampir kehilangan Hyo Eun. Flashback, Hyo Eun kecil akan berenang menghampiri sekumpulan orang yang berlatih renang. Lalu anak kecil menyuruh Hyo Eun pergi karena Hyo Eun bukan anggota mereka. Soo Eun keluar dengan wajah sedih, Hyo Eun menunggu ibunya dan percaya kalau ibunya akan datang. Soo A datang berlari, sepertinya ia terlambat. Ia melihat Hyo Eun duduk sendiri, lalu ia menghampiri Hyo Eun. 


Ibu mertuanya memberikan jadwal kegiatan dan meminta Soo A agar adiknya datang ketika ia pergi. Jadi selama enam bulan walaupun tinggal bersama, mereka saling harus saling menghargai kehidupan pribadi. Do Woo dan Min Suk membuka sebuah ruangan, mereka kaget barang-barang Annie tidak ada.


Soo A bertemu dengan Hyun Joo lagi, Hyun Joo mempertanyakan bagaimana malam pertama di rumah mertua. Tetapi Soo A memikirkan kejadian ketika bersama Do Woo semalam. Lalu Soo A mengatakan kalau ia merasakan banyak hal terjadi. Mereka mengenang masa lalu, Soo A mengatakan kalau ia menyukai Hyun Joo dan menyayangkan Hyun Joo berhenti. Hyun Joo mengatakan ia tidak berani bekerja lagi setelah anak ketiga. Hyun Joo mengantar Soo A keluar, Hyun Joo meminta agar Soo A tidak berfikir akan berhenti karena anaknya akan semakin dewasa.


Soo A ke cafe, Hyun Woo yang sedang menurunkan kursi menyambutnya. Soo A mengatakan ia akan mengambil barang yang tertinggal di lantai atas. Hyun Woo berkomentar kalau Soo A hanya beralasan, saat ini Do Woo sedang tidak ada di cafe. Soo A menjelaskan bukan alasan, karena ia memang ingin mengambil barang yang tertinggal. Soo A akhirnya keatas untuk mengambil barang yang diberikan oleh nenek Annie. Keluarga Do Woo sedang di makam Annie untuk berdoa.


Setelah selesai berdoa, Do Woo mendapat pesan dari Hyun Woo yang memberitahu kalau Soo A keruangan kerja Do Woo. Soo A terlihat senang di ruangan Do Woo. Soo A mendapat pesan dari Do Woo, Soo A menjelaskan ia hanya mengambil hadiah yang diberikan oleh nenek Annie. Do Woo meminta Soo A membuka tirai, lalu melihat pemandangan yang indah dari atas.

Setelah mengantar nenek Annie ke mobil, Min Suk menghampiri Do Woo dan istrinya. Min Suk mempertanyakan renovasi apa ini, Hye Won menagatakan kalau ia akan merubah ruangan Annie menjadi perpustakaan. Do Woo yang sabar akhirnya mempertanyakan renovasi apa. Hye Won menjelaskan kalau ia sudah mengatakan akan menjadikan ruang tersebut perpustakaan. Min Suk mengatakan kalau begitu hanya memindahkan barang saja. Hye Won mengatakan ia tidak ingin meninggalkan jejak apapun.Min Suk kesal  dengan sikap Hye Won, Hye Won menjelaskan kalau hanya ibunya yang berbacara ini itu tentang Annie.

Setelah sampai mengantar Hye Won, Do Woo meminta agar Hye Won bersikap baik kepada Min Suk. Bagi Do Woo Min Suk sudah seperti keluarganya. Do Woo mengatakan ia akan meninggalkan mobil lalu pergi. Hye Won masuk kedalam galeri, pegawainya memberikan proposal tentang pameran di Asia Tenggara. Pegawainya mengatakan kalau sepertinya mereka akan sampai ke Belanda. Do Woo berjalan, hpnya berbunyi. Soo A mengikuti pesan yang dikirim Do Woo pergi ke balkon.

Soo A dan Do Woo mengobrol di telpon. Soo A masih melihat-lihat meja kerja Do Woo. Soo A mengatakan ia merasa nyaman dengan berbicara ditelpon dengan Do Woo. Soo A menghidupkan LCD, dan terlihat sebuah vidio. Soo A mengamati dan mempertanyakan ini seperti pameran di Malaysia. Do Woo mengiyakan, Soo A menceritakan kalau ia pergi dengan anaknya kesana. Do Woo menjelaskan kalau itu pekerjaan ibunya. Soo A melihat bola yang mirip yang ia temukan saat anak kecil menabraknya. Lalu untuk memastikan ia menanyakan apa Annie punya nama korea. Do Woo mengatakan Eun Woo. Tentu saja hal itu membuat Soo A kaget dan meminta maaf lalu menutup telponnya. Lalu Soo A pergi, diluar ia meiihat Do Woo. Mereka saling berpandangan, Soo A langsung masuk taxi lalu pergi.

Tuesday, 27 September 2016

Sinopsis On The Way to the Airport Episode 2-2



Do Woo di bandara, ia mengirim pesan kalau ia akan membawa puterinya kembali tanpa sepengetahuan Hye Won. Min Suk sedang membuat kerajinan mengatakan kalau setelah Do Woo membawa kembali, ini akan menjadi tempat Annie. Mi Jin dari kejauhan melihat Jin Suk yang baru pulang kerja. Hyo Eun mempersiapkan sarapan untuk ayahnya yang baru pulang. 


Akhirnya Hyo Eun dan ayahnya main bola, ayahnya mengatakan jika Hyo Eun bisa menghadang satu saja bolanya Hyo Eun bisa tinggal dikorea. Tentu saja itu membuat Hyo Eun semagat, tetapi sayang Hyo Eun selalu gagal menghadang sampai batas akhir yang ditentukan. Ayah Hyo Eun mengatakan kalau Hyo Eun harus kembali, dan meminta Hyo Eun jangan bermain bola. Hal itu membuat Hyo Eun menangis. 

Soo A mampir ke asrama di malaysia, ia menemui Mary. Mary mengatakan kalau biasanya orangtua menanyakan bagaimana dengan makan serta memeriksa nilai-nilai anaknya. Tapi seseorang yang berfikiran berbeda mengatakan bagaimana anakku hari apa ia tersenyum, sudah berapa tinggi mereka sekarang, atau apa yang mereka lakukan secara mandiri. pertanyaan tersebut yang ditanyakan oleh ayah Annie. 


Soo A membereskan barang-barang anaknya, lalu Mary mengatakn kalau ia tidak tahu harus diapakan barang-barang Annie karena ibunya ingin ia membuang barang-barang tersebut. Padahal ayah Annie sangat ingin barang-barang tersebut, tetapi istrinya tidak bisa karena terlalu sedih. Soo A mengatakan agar bilang kalau Mary sudah membuannya, dan ia akan mengambilnya untuk diberikan kepada ayah Annie. Akhirnya Soo A membawa barang-barang Annie yang penting. Di Malaysia Do Woo mengambil kembali abu Annie untuk dibawa ke korea. 


Di pesawat dalam Do Woo duduk dekat pintu darurat, Soo A yang menjelaskan kepada penumpang yang duduk di dekat pintu darurat. Dalam menjelaskan Soo A dengan bahasa formal mengatakan agar nanti Do Woo bisa menunggunya karena ia akan memberikan sesuatu kepada Do Woo.

Hye Won masuk ke kamar Annie dan membereskan barang-barang Annie. Setelah sampai di Seoul, Do Woo turun duluan dan menunggu di bandara. Sedangkan Soo A ternyata mengurus koper yang ternyata ikut penerbangan selanjutnya. Soo A menelpon Do Woo dan mengatakan kalau bagasinya tercampur jadi tertunda. Ketika Soo A mengatakan agar barangnya dikirim, Do Woo mempertanyakan apa isinya. Soo A membalas itu barang Annie, lalu Do Woo membalas kalau ia akan menunggunya. Soo A menyampaikan kepada petugas kalau barangnya tidak perlu dikirim karena ia akan menunggu. 


Akhirnya Soo A dan Do Woo menunggu barang tersebut bersama. Soo A mengatakan kalau Hyo Eun mengangap Annie seperti saudaranya. Do Woo mengatakan tidak apa-apa ia senang mendengarnya, karena dirumah nama itu dilarang. Mereka terlihat nyaman bicara satu sama lain.

Hyo Eun dan Ji Suk di rumah nenek Hyo Eun. Ji Suk mencari tentang sekolah-sekolah yang bagus di internet. Hyo Eun ditelpon mengatakan kepada ibunya kalau setelah main bola ia ke rumah nenek. Do Wook datang membawakan minuman, Soo A menjelaskan kalau penerbangan tertunda dan mereka harus menunggu sedikit lebih lama. Do Woo mengatakan agar Soo A mengatakan sesuatu pada Annie. Soo A bersiap akan mengatakan sesuatu, Do Woo mengatakan kalau Annie ada disini sambil menunjuk ke tasnya. Soo A memegang tas tersebut dan mengatakan sesuatu kepada Annie. 


Soo A menghampiri Do Woo dengan membawa koper yang berisi barang Annie. Do Woo tersenyum melihat setrika yang biasa digunakan Annie. Lalu Do Woo menawarkan untuk mengantar Soo A, karen Soo A juga sudah memberikan tiket kepadanya waktu itu. Hujan masih deras, Do Woo meminta agar Soo A menunggu sebentar. Ia segera berlari untuk mengambil mobil. Soo A memeluk tas Do Woo yang berisi abu Annie. Do Woo melihatnya di dalam mobil, ia mengambil payung dan menemput Soo A untuk masuk mobil. Dimobil Do Woo mengatakan ingin bertemu Hyo Eun, bahkan Do Woo tahu kesukaan Hyo Eun. Soo A mengatakan kalau Do Woo tahu banyak tentang anakanya, ia bahkan tidak tahu wajah Annie.

Do Woo mengantar Soo A sampai ke rumah nenek Hyo Eun. Hp Soo A berbunyi, ternyata dari suaminya. Soo A mengatakan ia baru sampai depan rumah nenek Hyo Eun. Tentu saja Jin Suk mengatakan kalau HyO Eun sekarang ada di rumah mereka bukan neneknya. Akhirnya Soo A turun lagi, Do Woo melihat Soo A. Do Woo turun dari mobil, Do Woo meminta Soo A masuk mobilnya lagi. Tetapi Do Woo meminta Soo A meluangkan waktunya lima menit. 


Mereka sampai di Sungai Han, Do Woo membuka tas dan mengambil segenggam abu Annie, lalu ia membiarkan abu Annie berterbangan disekitar Sungai Han. Soo A melihatnya dari dalam mobil.

Komentar:

aku termasuk jarang suka melo drama, tapi entah kenapa disini aku sangat suka jalan ceritanya. Yang membuat aku paling penasaran kenapa Hye Won sebagai ibu kandung Annie melakukan itu terhadap Annie. Pasti ada masa lalu yang membuatnya melakukan seperti itu kepada Annie. Keluarga Do Woo aja sangat sayang kepada Annie, apalagi nenek Annie. Mi Jin ini mash misteri ya aku penasaran apa dulu pernah ada hubungan dengan suami Soo A. bahkan sampai sekarang Mi Jin masih lajang lhooo.

Sinopsis On The Way to the Airport Episode 2-1



Setelah Soo A mengatakan kalau ia ibu dari Hyo Eun, penumpang dekat Do Woo sudah kembali. Sehingga saat Do Woo akan bertanya lagi Soo A hanya bisa terdiam dan tidak bisa menjawab pertanyaan Do Woo. Do Woo mengerti kenapa Soo A tidak dapat menjawab pertanyaannya. Min Suk datang ke bandara menjemput Do Woo. Di mobil Min Suk berkomentar kalau ibu Do Woo marah karena Do Woo kembali dengan tangan kosong. Bahkan Min Suk berkomentar ibu macam apa yang ingin anaknya dimakamkan di luar negeri dan mempertanyakan kenapa Do Woo melakukan apa yang diminta istrinya. Min Suk menambahakan kalau sekarang Hye Won melakukan hal yang besar.

Ternyata pameran kerajinan tetap dilaksanakan. Do Woo keluar dari mobil, lalu ia masuk. Do Woo melihat Hye Won yang memberi pelatihan kepada para tamu. Hye Woon telah selesai membuat kerajinan. Hye Won melihat Do Woo, ia meminta waktu istirahat sepuluh menit. Do Woo mendapat telpon, ternyata itu dari Hye Won. Hye Won meminta Do Woo agar tidak menatapnya seperti itu. Do Woo mengatakan ia hanya khawatir dan meminta Hye Won agar tidak memaksakan diri. Hye Won bahkan mengatakan agar Do Woo tidak mengatakan apa-apa yang Do Woo lakukan. Hye Won meminta agar Do Woo membawa ibunya karena para tamu ingin melihat demo kerajinan yang dibuwat oleh ibu Do Woo. Do Woo mengatakan kalau ini akan sulit. Do Woo menjelaskan kalau puteri kita sudah tidak ada, dan meminta menerimanya. 


Terlihat tepuk riuh para tamu, ternyata ibu Do Woo datang, ibu Do Woo meminta agar para tamu mendoakan cucunya yang meninggal karena kecelakaan. Entah kenapa HyeWon kesal mengepalkan tangannya. Pameran selesai, Hye Won sepertinya menunjukkan kalau ia tidak apa-apa dengan membersihkan tempat tersebut. Do Woo menghampiri Hye Won, Hye Won meminta Do Woo menghentikan tatapan seperti itu kepadanya. 

Dibandara, Ji Suk baru saja selesai dari penerbangannya. Mi Jin melihatnya dari kejahuan, ternyata Mi Ji baru selesai pelatihan. Hp Ji Suk berbunyi, ia menoleh ke belakang kepada salah satu pramugari yang bekerja di teamnya yang bernama Soo Yeon. Ji Suk berkomentar kalau Soo Yeon tidak terlalu pintar. Lalu hp Ji Suk berbunyi lagi, ia mendapat pesan dari pramugari tersebut yang mempertanyakan apa pramugari tersebut melakukan kesalahan. Ji Suk tidak membalasnya, lalu ia membuka sms dari Soo A yang memberitahu kalau Hyo Eun pulang. 


Hyo Eun pulang dijemput ibunya, Ji Suk menghampiri mereka berdua. Akhirnya mereka bertiga ngobrol bersama. Ji Suk marah kepada mereka berdua, tetapi ia berubah manis karena tidak enak ditempat itu banyak rekan kerja dsekitar mereka. Bahkan Ji Suk berkali-kali memuji anaknya yang berani terbang sendiri. Di mobil Ji Suk terus marah-marah kepada Soo A, sedangkan Hyo Eun tertidur. Ji Suk memelankan suaranya karena ia tidak ingin anaknya mendengar ia marah pada Soo A. 
 

Dirumah Ji Suk meminta agar Soo A membawa Hyo Eun kembali ke luar negeri, So A menjelaskan kalau Hyo Eun sudah keluar dari sekolah tersebut. Tentu saja Ji Suk kesal, Soo A menjelaskan kalau ia mengerti suaminya marah. Tetapi Hyo Eun ketakutan, dan meminta agar menenagkan Hyo Eun dahulu. Ji Suk mengatakan tetapi setelah itu kirim kembali ke luar negeri.  Soo A menjelaskan kalau Hyo Eun tidak ingin kembali kesana. Ji Suk menjelaskan kalau kita akan mengatur Hyo Eun sampai berumur lima belas tahun, setelah itu Hyo Eun dapat melakukan apapun yang diinginkan. Melihat tatapan Soo A Ji Suk sepertinya mengalah lalu pergi. Do Woo melihat Hye Won bersedih, lalu ia menghampiri Hye Won dan memeluknya. Hye Won mengatakan pada Do Woo agar tidak membawa puteri mereka. 


Do Woo kembali ke rumah setelah berlari, ia mendengar Hye Won yang sedang menelpon mengatakan kalau Hye Won belum siap melihat barang-barang puterinya. Tetapi setelah Do Woo pergi, Hye Won mengatakan kalau tidak perlu mengirim barang-barangnya. Ia menambahkan agar menyingkirkan semua barang-barang di kamar puterinya. Hye Won dan Do Woo sarapan bersama. Min Suk menghampiri mereka berdua. Min Suk mengatakan kalau orang lain bahkan mendaki gunung untuk mengumpulkan jasad. Hye Won mengatakan kalau ia adalah ibunya. Do Woo mencoba akan menenangkan Hye Won yang menagis dengan menggenggam tangan, tetapi tidak jadi.


Soo A menemui Mi Jin dirumahnya, ternyata Mi Jin baru saja pindah rumah. Mi Jin meminta agar Soo A tidak memberitahu suaminya kalau ia juga tinggal di dekat sini. Karena kolega tinggal di blok yang sama itu kabar buruk. 


Soo A meminta pada rekan kerjanya agar dirokemendasikan ke bagian pelatihan. Rekan kerjanya berkomentar kalau tidak ada yang mengasuh, bagaimana dengan mertuanya. Soo A mengatakan kalau itu tidak mungkin. 


Mi Jin menemui Soo Yeon, Soo Yeon mempertanyakan kalau dulu Mi Jin pernah satu team dengan Jin Suk. Mi Jin mengiyakan, Soo Yeon mengatakan ia sudah dua bulan satu team dengan Jin Suk. Soo Yeon dengan jujur mengatakan kalau ia menyukai Jin Suk. Mi Jin meminta agar Soo Yeon berhenti dengan pria yang sudah menikah. Soo Yeon mempertanyakan apa hal ini terjadi kepada Mi Jin. Mi Jin terdiam, tetapi ia langsung memarahi dan menasehati Soo Yeon. 


Pagi hari alarm hp berbunyi, Hyo Eun mempersiapakan baju kerja ibunya. Hyo Eun mengantar ibunya sampai depan. Do Woo mengirim pesan kepada Soo A dan menanyakan bagaimana dengan Hyo Eun. Soo A membalas pesan tersebut mengatakan kalau ia membawa Hyo Eun kembali.